
"Peter!!!" seru Erick.
TUT...
"Cepat kemari!!" teriak Erick.
Beberapa menit kemudian
"Ya, bos."
Peter sudah berada di kantor Erick.
"Cepat antar aku ke tempat Jos!" teriak Erick.
"Mau apa kita ke tempat Jos?" tanya Peter.
"Antar aku ke gedung atau ke bengkel." jawab Erick dengan marah.
"Kenapa pria ini seperti ini?" Peter yang kebingungan.
DUA PULUH LIMA KEMUDIAN
BENGKEL ANGEL
"Jos!" seru Erick yang baru masuk ke bengkel.
"Aduh.., dia teriak-teriak seperti Tarzan aja." ucap Peter dalam hati.
"Peter!!!" teriak Erick kembali.
"Kenapa sih, ini pria?" gumam Erick dalam hati.
"Ya, bos." Peter yang baru keluar.
BUG..
satu pukulan langsung mendarat di pipi Peter.
"Bos, apa yang bos lakukan?" Peter menarik tubuh Erick.
"Ada apa Bos?" tanya Jos yang kebingungan.
"Jos, Katakan padaku yang sejujurnya. Apakah selama ini kamu tahu kalau Viorella berada di sekitar tempat ini? Apakah selama ini kamu sudah menyembunyikannya?" tanya Erick yang benar-benar marah.
"Aku benar-benar tidak tahu, Bos. Bahkan aku tidak mendapatkan informasi sedikitpun dari Jesselyn." jawab Jos.
"Aku yakin kamu bohong, bukan?" tanya Erick.
"Aku benar-benar tidak tahu Bos, Memangnya ada apa?" tanya Jos yang sedikit kebingungan. karena dia benar-benar tidak tahu mengenai keberadaan Viorella selama ini.
"Untuk apa kamu memarahi, Jos?" Viorella yang keluar dari sebuah ruangan. nampak wanita itu menatap Erik yang sudah berada di bengkel.
__ADS_1
"Buktinya kamu ada di sini, kan?" ucap Erick yang membuat Viorella sedikit tersenyum.
"Aku barusan kembali beberapa bulan ini, aku pergi ke luar kota dan aku enggan kembali ke sini." jawab Viorella.
"Aku yakin kalau Jos tahu kamu berada di mana." ucap Erick.
Jos tidak tahu apa-apa, barusan tadi aku kemari karena aku merindukan sepupuku itu." jawab Viorella. Terlihat wanita itu duduk sembari meminum segelas air mineral, Jos dan Peter saling menatap satu sama lain. terlihat mereka berdua seperti saling berbicara dalam hati.
"Karena ini, pria ini marah-marah seperti orang gila." guman Peter dalam hati.
"Senang bertemu denganmu, Viorella." ucap Peter.
"Senang bertemu denganmu, Bagaimana kondisi mu?" tanya Viorella.
"Aku baik-baik saja." jawab Viorella.
"Sekarang kamu tinggal di mana?" tanya Erick.
"Itu urusanku, mau tinggal di mana saja itu bukan urusanmu." jawab Viorella.
Erick benar-benar kesal dengan kata-kata yang diucapkan oleh Viorella, terlihat pria itu berjalan mendekati istrinya dengan tatapan mata yang benar-benar kesal luar biasa.
"Begitu ya..," ucap Erick.
"Memangnya kenapa?" jawab Viorella.
Seketika Erick langsung menggendong Viorella di pundaknya, pria itu tidak akan melepaskan istrinya. 3 bulan lamanya dia seperti orang gila yang mencari istrinya kemana-mana.
"Apa yang kamu lakukan, lepaskan aku!!" teriak Viorella.
"Lepaskan aku!!" teriak Viorella.
"Tidak, turunkan aku!!" seru Viorella kembali.
"Nggak bakalan." jawab Erick.
"Akan kutendang kamu!!" teriak Viorella kembali.
"Kalau mau menendang lakukan saja, aku tidak akan membiarkanmu." jawab Erick yang kemudian meminta Peter untuk segera membawa pergi istrinya itu.
"Jos, aku akan berbicara denganmu nanti!!" teriak Erick.
Tentu saja Jos hanya bisa menganggukkan kepalanya, dia harus kena semburan maut atas apa yang tidak dia ketahui sama sekali. Erick langsung memasukkan istrinya ke dalam mobil kemudian meminta Peter untuk segera mengunci mobil tersebut.
"Aku mau keluar!!" teriak Viorella.
"Lajukan mobilnya, Peter!!" seru Erick yang membuat Peter langsung melajukan mobil dengan kecepatan yang lumayan.
Suara perdebatan pertengkaran dan perkelahian di dalam mobil itu seperti aksi laga kungfu Mandarin, Viorella terus berusaha menyerang Erick, tentu saja Erick tidak akan membiarkan istrinya itu lepas begitu saja darinya.
BUG..
__ADS_1
BUG..
BUG..
Viorella terus memukuli Erick.
"Lakukan apa yang ingin kamu lakukan," ucap Erick.
"Dasar pria alien!!" seru Viorella.
Cup..
ciuman kembali mendarat di bibir Viorella.
Beberapa menit kemudian
"Turunkan aku!!" seru Viorella.
"Peter, minta para pembantu membersihkan kamarku!" perintah Erick.
"Baik, tuan." jawab Peter.
Para pembantu sangat terkejut ketika melihat Erick sudah kembali dengan membawa istrinya, para pembantu nampak sangat kebingungan ketika mereka melihat majikan mereka membawa istrinya dengan cara yang begitu unik. digendong di pundak seolah Viorella adalah satu karung beras atau tepung .
"Dasar pria tidak tahu diri, cepat lepaskan aku. turunkan aku!!" teriak Viorella.
"Aku kan sudah bilang aku tidak akan melepaskanmu, kamu ini masih sah istriku aku bisa melaporkanmu dengan alasan kamu kabur." ancam Erick.
"Memangnya bisa, Kamu kira aku ini anak kecil diancam begitu." jawab Viorella.
"Aku tidak akan mengatakannya jika aku tidak yakin." jawab Erick.
"Dasar pria tidak tahu diri, kamu selalu saja menyebalkan!!" seru Viorella.
"Dengarkan aku baik-baik, kamu masih sah sebagai istriku. jadi tidak ada yang boleh menatapmu, memberikanmu apa-apa karena aku yang akan memberikanmu semua yang harus aku berikan." ucap Erick yang kemudian melepaskan cincin pernikahan yang ternyata dia pakai sebagai liontin selama ini. Erik melepaskan cincin itu dari lehernya kemudian memakaikan cincin itu di jari Viorella.
** Bersambung **
Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatanmu
- Isteri simpanan bos kejam
- Gairah cinta isteri muda
- One night stand with mister William
- Mantra cinta gadis pemikat
__ADS_1
- Gairah terlarang
- Isteri bayaran tuan Presdir