ISTERI BAYARAN TUAN PRESDIR

ISTERI BAYARAN TUAN PRESDIR
KAMU MASIH ISTERIKU


__ADS_3

"Lepas." Viorella yang mendorong tubuh Erick Kembali.


"Aku tahu kamu pasti kembali." ucap Erick.


"Maaf, aku datang ke sini sebagai utusan perusahaan tuan Leons." jawab Viorella.


"Apa maksudmu?" tanya Erick.


"Aku datang kemari bukan ingin berbicara atau apapun. aku datang ke sini karena aku diutus oleh tuan Leons untuk membicarakan mengenai kerjasama Kita." jawab Viorella.


Tatapan mata Erick menatap istrinya. terlihat pria itu begitu merindukan sosok wanita yang ada di depannya itu.


"Apakah kamu tahu aku benar-benar begitu merindukanmu." ucap Erick.


"aku tidak peduli kamu merindukan aku atau bagaimana, aku datang ke sini sebagai utusan dari tuan Leons." jawab Viorella kembali.


Kata-kata yang dikeluarkan oleh Viorella begitu tajam, kata-kata itu sengaja diucapkan oleh Viorella sebagai tanda kalau dia tidak akan pernah luluh akan semua yang dilakukan oleh Erick.


"Kamu ke mana saja aku mencarimu seperti orang gila Erik terus berbicara tanpa mendengar kata-kata yang diucapkan oleh Viorella.


"Heh..,"


helaan nafas Viorella.


"Aku benar-benar begitu merindukanmu." Erick terus berucap namun Viorella enggan untuk menjawab perkataan dari Erick.


"Aku kan sudah bilang aku kemarin sebagai utusan dari tuan Leons, tuan Leons mengirimku kemari untuk menanyakan mengenai beberapa perhiasan yang harus segera kalian selesaikan." Viorella terus berusaha untuk menyingkirkan tangan Erick.


Seketika pria itu menarik Viorella untuk duduk di kursi kantornya.

__ADS_1


"Aku benar-benar begitu merindukanmu." mau tidak mau Akhirnya Viorella harus mempertegas apa yang dikatakan oleh Erick.


"Aku tidak bisa mengatakan apapun padamu, tapi yang jelas kita sudah tidak ada hubungan lagi. kita sudah berpisah aku Sudah menandatangani surat perpisahan kita, jadi kalau bisa kita berbicara seperti klien bisnis saja." ucap Viorella.


DEG..


Terasa hati Erick begitu sakit ketika wanita yang ada di depannya itu mengucapkan kata-kata seperti itu, dia tidak berani menyalahkan Viorella karena semua terjadi akibat ulahnya sendiri. kenapa dia harus berpura-pura sebagai pria yang tidak ingin dan tidak mau merasakan cinta namun ketika cinta itu benar-benar sudah membuatnya kebingungan, tentu saja Erick hanya bisa menatap bingung dengan semua yang terjadi.


"Aku tahu kalau aku salah, tapi berikanlah aku waktu." minta Erick.


"Kenapa aku harus memberikan waktu, kita sudah bersama selama 1 tahun, itu waktu yang cukup untuk kita saling mengenal, kamu selalu bilang begini dan begitu Aku tidak pernah mengatakan apapun. sudah satu tahun kita bersama sesuai kesepakatan kita kita harus berpisah, bukan? aku Sudah menandatangani surat perjanjian itu dan surat perceraian itu. jadi..., mulai sekarang kita sudah berpisah, Oh ya jangan lupa segera kirimi aku surat perpisahan dari pengadilan. Aku tidak ingin kamu menggantung statusku, Aku ingin mencari kebahagiaan Aku ingin mencari pria yang bisa menerimaku apa adanya." ucap Viorella.


Hati Erick begitu sakit, pria itu menarik tangan Viorella dengan hati yang benar-benar tidak terkata.


"Apakah kamu bersama Davin atau Romy?" tanya Erick.


"aku Bersama siapapun itu urusanku, aku Bersama siapapun itu adalah masalahku. bersama Davin atau Tuan Romy itu adalah privasiku, jadi kamu tidak usah ikut campur." jawab Viorella.


"Kamu harus tahu, surat pernikahan dan perjanjian itu sudah aku sobek. itu artinya kamu masih istriku secara negara dan agama kamu masih sah istriku. Jika kamu berani berselingkuh atau bersama pria lain aku tidak akan pernah melepaskanmu." Erik yang kemudian berdiri sembari menatap Viorella.


Mungkin Viorella tidak terkejut dengan kata-kata yang diucapkan oleh Erick, karena kakek Harold sudah menceritakan semuanya.


"Apa yang kamu inginkan? kamu benar-benar ingin menggantung statusku? kamu ingin membuat aku seperti wanita tidak laku?" ejek Viorella.


"Aku tidak akan pernah melepaskanmu, Tentu saja aku tidak akan pernah membiarkan kamu bersama pria lain." jawab Erick.


Seketika Viorella mendorong tubuh Erick dan berjalan hendak keluar, namun sayangnya Erick langsung menghentikan Viorella kemudian memberikan ciuman yang begitu luar biasa. kerinduan yang selama ini dia pendam dia tunjukkan kepada istrinya itu.


PLAKKK.

__ADS_1


"Apa yang kamu lakukan, berani sekali kamu melakukan hal itu padaku!" bentak Viorella.


"Memangnya apa yang salah? Aku adalah suamimu, aku bisa melakukannya." jawab Erick.


Viorella tersenyum wanita itu benar-benar tidak akan pernah mengira kalau Erick bisa melakukan hal itu.


"Kamu bilang aku masih istrimu, aku tidak peduli. tapi yang harus kamu tahu adalah kamu bukan suamiku lagi." ucap Viorella yang keluar dari kantor Erick. mungkin di luar Viorella begitu marah, namun dalam hati wanita itu benar-benar tidak pernah mengira kalau Erik akan melakukan hal itu. pria itu benar-benar begitu berubah drastis, kalau dulu dia tidak akan mungkin menunjukkan perasaannya namun sekarang ciuman itu sudah mendarat di bibir Viorella. Langkah kaki wanita itu keluar dari kantor Erick sembari tersenyum Dalam hati.


"Akan kubuat kamu merasakan kegelisahan yang luar biasa.' ucap Viorella.


** Bersambung **


Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatanmu


- Isteri simpanan bos kejam


- Gairah cinta isteri muda


- One night stand with mister William


- Mantra cinta gadis pemikat


- Gairah terlarang


- Isteri bayaran tuan Presdir

__ADS_1


__ADS_2