ISTERI BAYARAN TUAN PRESDIR

ISTERI BAYARAN TUAN PRESDIR
MENCARI


__ADS_3

BRAKK...


"Apa maksud, kakek?" tanya Erick.


"Maksud kakek? tentu saja maksud kakek itu.., kalau kakek sudah mengusir Viorella dari rumah ini. perjanjian pernikahan kalian kan sudah berakhir, kakek meminta dia untuk segera pergi dari sini, kakek mengantarkannya ke stasiun kereta. Aku tidak ingin gadis itu tiba-tiba pergi atau membawa sesuatu dari rumah ini." jawab kakek.


Erick tiba-tiba sangat marah, kedua bola matanya langsung memerah.


"Apa yang kakek lakukan, berani sekali kakek melakukan hal itu?!!" teriak Erick dengan suara yang begitu keras.


"Memangnya Apa kesalahan kakek? Bukankah kalian sudah seharusnya berpisah? kalian menikahkan hanya untuk membodohi kakek, setelah waktunya sudah habis ya kalian juga harus berpisah." jawab kakek tanpa dosa.


DEG..


Erick tidak tahu apa yang harus dia lakukan, Dia menatap kakeknya dengan kemarahan yang begitu luar biasa.


"Lalu ke mana kakek mengantarkan Viorella pergi?" tanya Erick.


"Kakek mengantarkan dia ke salah satu stasiun yang tidak jauh dari kota ini." jawab kakek.


Seketika Erick berlari dengan begitu kencang, dia keluar dari rumahnya dan melajukan mobilnya dengan kecepatan yang sangat tinggi.


Setelah melihat cucunya pergi kakek Harold nampak tersenyum.


"Aku kan sudah bilang kepadamu untuk menjadi pria yang mempunyai prinsip, Lalu kenapa kamu masih belum mengerti Seperti apa dirimu itu." ucap kakek yang kemudian mengambil ponselnya. dia melihat Viorella sudah pergi dari tempat itu.


"Kamu harus merasakan kehilangan agar kamu bisa merasakan betapa berharganya dia untukmu." ucap kakek yang kemudian mematikan ponsel kemudian memasukkan ke saku celana. pria tua itu tersenyum jahat, Dia tidak ingin menyakiti cucunya namun pria tua itu hanya ingin cucunya mempunyai ketegasan. Jika dia mencintai istrinya maka dia harus mendapatkan istrinya itu bagaimanapun caranya.


BEBERAPA JAM KEMUDIAN


Erick benar-benar seperti pria gila, dia mencari Viorella di dua stasiun yang ada di kota, Erick benar-benar sangat frustasi, dia tidak tahu harus mencari kemana.


"Ya Tuhan, kemana dia pergi." ucap Erik.

__ADS_1


Satu persatu gerbong kereta dimasuki oleh Erick namun tidak ada keberadaan istrinya, hingga beberapa jam kemudian Erick kembali dengan semua kebingungan yang melanda. hatinya begitu hancur terasa begitu sakit hingga menusuk ke tulang. Erick begitu frustasi, kondisinya benar-benar berantakan.


"Aaaaa!!!!"


suara teriakan Erick sembari kedua tangannya memecahkan barang pecah belah yang ada di ruang tamu. beberapa pelayan nampak sangat terkejut namun mereka tidak berani menghentikan pria itu.


Tatapan mata kakek Harold yang berada di lantai 2 tentu saja menatap cucunya itu. pria tua itu tersenyum.


"Pria yang mempunyai predikat tidak bisa mencintai wanita itu sekarang akhirnya menjadi gila karena cinta." ucap kakek Harold. langkah kaki Erick memasuki kamarnya, pria itu terus menghancurkan barang-barang yang ada di kamarnya. para pelayan tidak diperbolehkan oleh kakek Harold untuk memasuki kamar Erick.


Beberapa hari kemudian Erick masih mencari keberadaan istrinya, namun masih belum juga dia mendapatkan informasi mengenai Viorella. Erick mencari ke tempat Joss namun Joss tidak tahu di mana keberadaan Viorella karena dia baru tahu kalau sepupunya itu tiba-tiba menghilang. satu kata untuk Erick, pria itu benar-benar sangat depresi.


Sudah satu minggu ini dia belum mendapatkan keberadaan Viorella, Peter diperintahkan untuk mencari setiap sudut kota agar bisa menemukan istrinya.


DUA BULAN KEMUDIAN


"Bos, kita harus rapat." ucap Peter.


"Kamu pergi saja sendiri, aku masih ingin di sini." jawab Erick. kondisi perusahaan permata itu benar-benar berantakan karena Erick tidak mau mengurus perusahaan itu.


Sudah hampir 3 bulan Viorella masih belum ditemukan, Erick hanya bisa menatap benci dirinya sendiri. lembaran kertas perceraian dan perjanjian pernikahan itu sudah dirobek bahkan dibakar oleh Erick. pria itu ingin menghancurkan semua penyebab kepergian istrinya.


TOK...


pintu kantor Erick diketok oleh seseorang, aku sudah bilang Kan kalau aku tidak ingin ikut rapat!!" teriak Erick.


TOK...


pintu kantor Erick masih diketok, pria itu sangat marah. seketika dia berdiri dan membuka pintu kantornya dengan sangat kesal.


"Apa kamu tidak dengar kalau aku tidak mau ikut rapat!!" teriak Erick dengan sangat murah.


Seketika mulutnya terhenti saat melihat seorang wanita berdiri di depan pintu kantornya. tatapan mata Erick menatap wanita itu, kedua bola matanya seketika berkaca-kaca. 3 bulan dia sangat menderita, dia begitu terluka.

__ADS_1


"Aku perwakilan dari salah satu perusahaan permata yang seharusnya melakukan rapat dengan." ucap Viorella.


"Tak ada kata yang diucapkan oleh Erick. seketika pria itu memeluk Viorella dengan begitu erat.


"Apa yang kamu lakukan?!" teriak Viorella yang kemudian mendorong tubuh Erick.


"Kamu ke mana saja, aku mencarimu seperti orang gila." ucap Erick.


"Kamu ini siapa sih, berani banget kamu memeluk aku." ucap Viorella sembari mengarahkan tangannya ke depan.


Tak ada kata yang diucapkan oleh pria itu, nampak Erick tersenyum kemudian langsung memeluk Viorella kembali. rindu yang benar-benar tidak bisa terkatakan.


"Kamu tahu, aku benar-benar gila. aku benar-benar gila karena tidak bisa menemukan keberadaanmu." Erik yang memeluk erat istrinya.


** Bersambung **


Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatanmu


- Isteri simpanan bos kejam


- Gairah cinta isteri muda


- One night stand with mister William


- Mantra cinta gadis pemikat


- Gairah terlarang


- Isteri bayaran tuan Presdir

__ADS_1


__ADS_2