ISTERI BAYARAN TUAN PRESDIR

ISTERI BAYARAN TUAN PRESDIR
AYO SAYANG


__ADS_3

LIMA BELAS MENIT KEMUDIAN


"Ini."


Erick meminta Viorella untuk mencicipi masakannya.


"Untuk apa?" tanya Viorella.


"Ini, kamu cicipi." jawab Erick.


"Nggak ah, Nanti aku keracunan." Viorella yang enggan untuk mencicipi masakan yang dibuat oleh suaminya itu.


"Kamu kira aku akan meracunimu, kalau aku meracunimu ngapain juga Aku harus membawamu kemari. tinggal di jalan Aku menabrakmu kan sudah bisa." jawab Erick.


Seketika Viorella melotot, wanita itu benar-benar tidak terima dengan kata-kata yang diucapkan oleh suaminya.


"Ayolah cicipi..," minta Erick.


Tanpa menunggu jawaban dari sang istri pria itu mendekatkan masakannya ke mulut sang istri, Viorella membuka mulutnya, wanita itu merasakan masakan yang dibuat oleh suaminya itu. masakan itu memang terasa lezat, ada aroma yang begitu harum dari masakan itu.


"Bagaimana, Enak tidak?" tanya Erick.


Viorella menganggukkan kepalanya, wanita itu menunjukkan ekspresi kalau masakan itu memang lezat.


"Aku sudah bilang Kan kalau aku ini bisa memasak, tidak mungkin aku akan meracunimu." ucap Erick yang kemudian mengambil nasi putih dan meminta sang istri untuk makan bersamanya.


LIMA BELAS MENIT KEMUDIAN


"Selamat sore!" seru seorang wanita yang sudah berada di rumah kakek.


"Hem..,"


Viorella yang menatap wajah seorang wanita yang datang bersama dengan ibunya.


"Hai, sayang..,"


ibu Selomita yang mencoba untuk berbasa-basi.

__ADS_1


Terlihat wanita itu ingin memberikan ciuman rindu kepada Viorella, namun sayangnya Viorella yang mendapat perlakuan seperti itu seketika wanita itu menghentikan ibu Selomita.


"Kalian Ngapain di sini?" tanya Viorella.


"Sayang, Kamu ini bagaimana sih. tentu saja mama sangat merindukanmu, Sudah berapa kali papa dan saudaramu kemari, tapi mama tidak bisa kemari." jawab ibu Selomita.


"Yang aku tanya itu ngapain kalian di sini?" tanya Viorella.


"Kami kemari membawa makanan untukmu, makanan kesukaanmu." jawab ibu Selomita.


Tentu saja Viorella langsung memutar kedua bola matanya jengah, Wanita itu benar-benar sangat tidak menyukai semua yang dilakukan oleh keluarga tirinya itu.


"Halo Tuan Erick." sapa Selomita kepada Erick.


Tidak ada jawaban yang dikeluarkan oleh pria itu, nampak Erick terdiam sembari membersihkan mulutnya dengan sapu tangan.


"Oh ya sayang, hari ini kita ada pekerjaan kan." ucap Erick.


"Oh ya aku harus membantumu untuk mendesain beberapa perhiasan kan?" tanya Viorella.


"Tuan Erik mau ke mana?" tanya Selomita.


Tentu saja dalam hati Viorella nampak tersenyum ketika Erick memperlakukan dua wanita itu benar-benar dengan cara yang begitu kejam.


"Tuan Erick, aku dan putriku membawakan makanan ini. putriku sengaja memasak untukmu dan istrimu." ucap ibu Selomita.


"Maaf, aku sudah makan kalian lihat sendiri kan aku tadi memasak untuk istriku. istriku ini benar-benar manja meminta di masakkan untuk dirinya. benar kan sayang?" tanya Erick sambil tersenyum.


Melihat hal seperti itu seketika Viorella tersenyum, wanita itu akan membuat adik tirinya itu kebakaran jenggot hingga rambutnya habis.


"Tentu saja sayang, Masakanmu sangat lezat. Oh ya kita selesaikan pekerjaan kita setelah itu kita lakukan pekerjaan kita yang lain..," ucap manja Viorella yang membuat jantung Erick malah berdebar begitu kencang.


DEG..


Viorella langsung mendorong tubuh suaminya, sedangkan Selomita dan ibunya benar-benar sangat geram apalagi mereka harus mendengar kata-kata intim yang diucapkan oleh Viorella di depan mereka.


"Dasar wanita tidak tahu diri, berani sekali dia melakukan hal itu pada kita." ucap Ibu Selomita.

__ADS_1


"Tentu saja, lihat saja kalau dia sudah melarikan diri lagi akan kurebut Tuan Erick dan akan kubuat dia menikahiku." jawab Selomita.


Mau apa lagi dan bagaimana lagi, Selomita dan ibunya tidak bisa melakukan apapun. terpaksa mereka berdua harus gigit jari karena tidak mendapatkan perlakuan baik sama sekali dari Erick, kedua orang itu akhirnya terdiam dengan semua pemikiran yang harus mereka lakukan. mereka akhirnya pergi dari rumah besar itu pergi dengan keputusan kekesalan dan amarah yang luar biasa.


Dicampakkan dan dihina, itulah yang mereka rasakan hari ini. malam itu akhirnya Erick dan Viorella mengerjakan beberapa pekerjaan yang harus diselesaikan.


"Kamu masih lama?" tanya Viorella.


"Sekitar 10 menit lagi." jawab Erick.


"Ya sudah aku mau tidur di sini aja, Aku sudah ngantuk." ucap Viorella yang kemudian menguap dan merebahkan dirinya di sofa panjang ruang kantor Erick.


Sekitar beberapa menit kemudian Erick sudah selesai, nampak pria itu menatap istrinya yang Sudah terlelap. sebuah senyum ditunjukkan oleh pria itu, Erick nampak mendekatkan wajahnya ke wajah sang istri.


"Aku benar-benar tergila-gila padamu." ucap Erick yang kemudian memberanikan diri untuk memberikan ciuman di bibir sang istri.


Perlakuan itu benar-benar begitu romantis, Viorella tiba-tiba membuka matanya ketika Erick memberikan ciuman.


"Kamu benar-benar pria buaya darat." ucap Viorella yang membuat Erick terkejut dan menarik tubuhnya.


Dengan segera Viorella langsung menarik tubuh Sang suami kembali dan memberikan ciuman balasan kepada pria itu. tanpa diduga Viorella melakukan hal itu yang membuat Erick benar-benar terkejut luar biasa.


** Bersambung **


Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatanmu


- Isteri simpanan bos kejam


- Gairah cinta isteri muda


- One night stand with mister William


- Mantra cinta gadis pemikat

__ADS_1


- Gairah terlarang


- Isteri bayaran tuan Presdir


__ADS_2