ISTERI BAYARAN TUAN PRESDIR

ISTERI BAYARAN TUAN PRESDIR
TERASA INDAH


__ADS_3

Erick benar-benar terdiam, dia benar-benar tidak percaya dengan apa yang terjadi kepadanya. ciuman itu benar-benar nyata, sepasang suami istri itu nampak saling menatap satu sama lain.


"Aku tak akan pernah melepasmu." ucap Erick yang kemudian mencium Viorella.


"Hem...,"


senyum Viorella.


Ciuman penuh hasrat dan cinta itu mulai terjadi, tak ada perlawanan, tak ada tekanan. ciuman itu benar-benar begitu luar biasa.


"Aku begitu tergila-gila padamu." ucap Erick.


Ciuman berhasrat itu semakin luar biasa, diantara cinta dan hasrat itu menjadi satu. terasa begitu indah, terasa begitu luar biasa.


ciuman itu lambat laun semakin menuntut, perasaan itu semakin bergejolak. Erick mengendong sang isteri ke kamar mereka, terlihat mereka benar-benar semakin bergelora, saat mereka sudah berada di kamar, gejolak itu semakin menuntut hingga membuat sepasang suami isteri itu sudah memulai aksi mereka.


"Aku ingin semua." ucap Erick.


"Hem..,"


hanya jawaban itu yang keluar dari mulut Viorella, wanita itu terus mendesah dengan semua yang di lakukan oleh suaminya.


Ranjang cinta itu mulai bergoyang, mereka sudah melupakan semua yang terjadi. cinta yang mereka rasakan seolah menuntun mereka semakin terbuai. suara ******* keluar dari mulut sepasang suami istri itu, debar jantung itu semakin membuat mereka terbuai dalam kenikmatan cinta.


Makam itu menjadi saksi cinta Antara dua insan yang begitu bahagia, gairah cinta mereka telah terjalin, malam penuh cinta itu akhirnya terjadi. tatapan mata yang penuh cinta, asmara yang begitu luar biasa.


Malam itu malam yang penuh dengan cinta, Viorella dan Erick kini benar-benar menjadi sepasang suami istri. mereka sudah melakukan malam pertama, Viorella harus memastikan bahwa suaminya itu tidak akan bisa lepas darinya begitu pula dengan Erick. pria itu akan memastikan tidak satu pria pun yang bisa mendekati istrinya, Malam yang begitu larut membuat sepasang suami istri itu terlelap pada mimpi mereka.


Keesokan pagi nampak Viorella masih tertidur, Erik tersenyum.., pria itu nampak menatap istrinya yang masih memejamkan mata.


Cup..


sebuah kecupan mendarat di pipi Viorella, setelah memberikan ciuman itu akhirnya Erik keluar dari kamarnya. pria itu akan memberikan kejutan kepada sang istri sebelum dia bangun berjalan ke kamar mandi, pria itu membersihkan dirinya kemudian keluar dari kamarnya berjalan menuju dapur. senyum yang begitu mengembang dapat dilihat oleh para pembantu.

__ADS_1


"Kelihatannya Tuan Erick sangat bahagia." ucap salah satu pembantu.


"Jangan keras-keras, nanti Tuan Erick mendengar kita bisa-bisa dipecat." ucap salah satu pembantu yang lain.


Erick tidak menghiraukan kata-kata yang diucapkan oleh pembantunya, pria itu nampak memasak kemudian mempersiapkan semua bahan masakan. senyum yang ditunjukkan Erick benar-benar membuat para pembantu yang ada di rumahnya begitu penasaran.


"Apa yang terjadi dengan Tuan Erik, Lihatlah dia tersenyum begitu bahagia." ucap salah satu pembantu.


Beberapa menit kemudian lebih tepatnya satu jam kemudian masakan yang dibuat Erik sudah matang, pria itu membereskan makanannya dan bersiap-siap untuk membangunkan sang istri.


"Tuan, Apa ada yang bisa saya bantu?" tanya salah satu pembantu.


"Tidak usah, aku sudah selesai. kalian bersih-bersih saja setelah itu masak buat kakek karena hari ini dia akan pulang." ucap Erick.


"Tapi tuan besar kan sudah pulang, tuan muda." ucap salah satu pembantu.


"Maksudmu?" tanya Erick yang masih belum tahu kalau kakeknya ternyata sudah pulang kemarin.


"Lalu, Kenapa kalian tidak bilang padaku kalau kakek sudah pulang kemarin?" tanya Erick.


"Ya sudah kalau begitu kalian masak saja buat kakek, setelah itu kalian bersihkan rumah." minta Erick.


Ketika Erick berjalan ke kamarnya terlihat Viorella sudah terbangun, bahkan Wanita itu sudah berganti pakaian.


"Apa yang kamu lakukan di sini?" tanya Viorella yang melihat Erick sudah berganti pakaian dan berada di lantai satu.


"Aku sudah membuatkan kejutan untukmu." jawab Erick yang kemudian memeluk sang istri dan membawanya ke dapur.


"Memangnya kejutan apa?" tanya Viorella.


"Ayo kita makan bersama, aku sudah membuatkan masakan yang mungkin kamu suka." jawab Erick.


"Kamu masak lagi?" tanya Viorella.

__ADS_1


"Tentu, hari ini aku spesial memasak untuk Istriku yang tercinta." jawab Erick sambil tersenyum.


Ingin sekali Viorella tersenyum, namun dia harus memalingkan wajahnya ketika melakukan hal itu.


"Ayo sayang." ajak Erick.


Langkah kaki seorang pria tua memasuki dapur, pria tua itu benar-benar tersenyum ketika melihat cucu dan cucu menantunya begitu bahagia.


Kelihatannya aku akan mendapatkan cicit sebentar lagi!" seru kakek Harold yang membuat Viorella dan Erick langsung menghentikan langkah kakinya dan menatap pria tua itu.


"Kakek, Kapan kakek pulang?" tanya Viorella yang kemudian berjalan dan memeluk kakek.


"Sebenarnya kemarin kakek sudah pulang, kakek ingin menyapa kalian namun kelihatannya Kalian sedang sibuk." jawab kakek yang kemudian memberikan pelukan balik kepada Viorella.


Terlihat senyumnya ditunjukkan oleh Erick dapat dilihat oleh pria tua itu.


"Ayo kita makan, Kakek dari tadi malam belum makan perut kakek keroncongan sekali." ucap kakek Harold yang terlihat ikut duduk di ruang makan.


** Bersambung **


Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatanmu


- Isteri simpanan bos kejam


- Gairah cinta isteri muda


- One night stand with mister William


- Mantra cinta gadis pemikat

__ADS_1


- Gairah terlarang


- Isteri bayaran tuan Presdir


__ADS_2