ISTERI BAYARAN TUAN PRESDIR

ISTERI BAYARAN TUAN PRESDIR
TIDAK BISA MEMBALAS


__ADS_3

"Bos." Panggil Peter kepada Erick.


"Ada apa?" tanya Erik kembali.


"Bos, kelihatannya Tuan Romi sudah keluar dari penjara." ucap Peter.


"Bagaimana bisa dia keluar penjara, apakah masa hukumannya sudah selesai?" tanya Erick.


"Sudah, memang seharusnya dia keluar tahun ini." jawab Peter.


pastikan dia tidak melakukan sesuatu yang membahayakan keluargaku." perintah Erick.


"Baik bos, Oh ya kemungkinan besar dia meminta anak buahnya atau menyuruh orang-orang yang bekerja dengannya untuk mencari informasi mengenai Bos." jawab Peter.


"Aku tidak mau tahu, Peter. Aku ingin kamu melakukan apa yang harus kamu lakukan. jika sampai dia ingin membalas dendam padaku dia pasti akan mencarimu ataupun Jos. dia akan mencari tahu mengenai keluarga kalian, Jika dia melakukannya itu pasti dia ingin membalas dendam dengan cara mengancam kalian." ucap Erick.


"Pria itu adalah pria yang tidak mempunyai pikiran sama sekali, Tuan. Saya yakin dia akan melakukan sesuatu yang licik." ucap Peter.


"Tentu saja dia pasti akan melakukan sesuatu yang licik, kamu tahu sendiri kan Bagaimana pria itu? semua yang dia lakukan adalah sesuatu yang sangat menjengkelkan, Jadi aku minta pada kalian untuk melakukan apa yang harus kalian lakukan." pinta Erik.


"Baik bos." jawab Peter yang kemudian pergi.


Setelah Peter pergi Erick nampak menatap ruangan yang begitu gelap itu, tatapan mata Erick terus menatap kekosongan yang begitu luar biasa. selalu saja ada kebencian, selalu saja ada sesuatu yang ingin menghancurkan kebahagiaannya.


"Sayang," Viorella yang masuk ke dalam ruangan sang suami.


"Sayang."


Erick yang terkejut.


"Ada apa denganmu? Kenapa kamu terkejut seperti itu?" tanya Viorella.


"Tidak apa-apa, sayang. tumben sekali kamu ada di sini?" tanya Erick.


"Aku tadi jalan-jalan sama anak-anak, sebenarnya kami mau mengajakmu untuk pergi ke suatu tempat jawab Viorella.


"Memangnya kamu mau ke mana?" tanya Erick.


"Aku mau pergi ke makam ibuku, sayang." jawab Viorella.

__ADS_1


"Baiklah kalau begitu sayang, aku juga akan sekalian pergi ke makam orang tuaku. Aku ingin melihat bagaimana kondisi makan mereka." jawab Erick yang kemudian berdiri dari kursi kebesarannya.


Tatapan mata yang kebingungan membuat dia rela tahu ada sesuatu yang disembunyikan oleh suaminya.


"Apakah semuanya baik-baik saja, sayang?" tanya Viorella.


"Semuanya baik-baik saja." jawab Erick.


"Lalu kenapa kamu kelihatannya kebingungan sekali?" tanya Viorella Kembali.


"Tidak apa-apa sayang, mungkin karena pekerjaan yang begitu banyak. hal itu membuatku sedikit tidak konsentrasi." jawab Erick.


APARTEMEN ROMY


"Tuan." panggil Salah satu anak buah Romy.


"Ada apa?" tanya Romy.


"Tuan, semua yang anda minta sudah saya dapatkan." jawab anak buah Romy.


"Baiklah kalau begitu, aku mau segera membunuh pria itu."


"Dia ada di mana?" tanya Romy.


"Mereka ke makam, tuan." jawab anak buah Romy.


"Baguslah kalau begitu, aku akan memakamkan pria itu dan keluarganya." ucap Romy.


Semuanya benar-benar sudah dipersiapkan oleh Romy untuk membalas dendam kepada Erick. satu bulan dia keluar dari penjara dia sudah memantau Apa yang dilakukan oleh Erick dan keluarganya. pria itu tidak akan membiarkan Erick hidup tenang dengan semua yang sudah dia lakukan.


"Aku akan membuat dia mati mengenaskan, aku akan membuat dia benar-benar membusuk di penjara." ucap Romy yang kemudian memasukkan salah satu pistol yang sudah dia ambil.


Rencana untuk membunuh Erick dan keluarganya, rencana itu sudah disusun oleh Romy jauh-jauh hari ketika dia masih di penjara.


"Aku tidak akan membiarkanmu hidup bebas, lihat saja aku akan membunuh keluargamu. aku akan membuatmu menderita." ucap Romy.


Setelah mengatakan hal itu Romi meminta beberapa anak buahnya untuk mengikutinya ke tempat pemakaman,


Beberapa jam kemudian.

__ADS_1


"Kalian cari pria itu di sekitar tempat ini, pastikan Kalau pria itu mati hari ini juga. bunuh istri dan anak-anaknya jangan sampai kalian gagal." perintah Romy.


"Baik Tuan." jawab anak buah Romy.


langkah kaki Romy memasuki tempat pemakaman, pria itu mencari keberadaan Erick dan keluarganya.


Sekitar 10 menit kemudian Romy melihat seorang pria yang sedang menaruh bunga di salah satu makam, tatapan mata Romy menatap Erick yang sedang mengusap salah satu kepala putranya.


"Akhirnya Aku menemukanmu, lihat saja kamu tidak akan bisa pulang dengan selamat. akan kubuat kamu melihat Aku membunuh Anak dan istrimu." ucap Romy.


Salah satu tangan Romy menarik pistol, pria itu menatap Erik dan Viorella.


"Aku akan membunuh wanita itu dulu, setelah itu aku akan membunuh pria itu. aku ingin melihat pria itu menatap wanita yang dia cintai itu merenggang nyawa." ucap Romy.


Tak akan ada yang tahu hidup itu akan berakhir Kapan seperti, hari ini Romy sudah bersiap-siap untuk mengakhiri nyawa Erick dan Viorella. pria itu sudah mengarahkan pistolnya ke arah Viorella, bersiap-siap untuk menembak Viorella dengan tembakan yang mematikan.


DOR..


SLEPP..


** Bersambung **


Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatanmu


- Isteri simpanan bos kejam


- Gairah cinta isteri muda


- One night stand with mister William


- Mantra cinta gadis pemikat


- Gairah terlarang


- Isteri bayaran tuan Presdir

__ADS_1


__ADS_2