
RUMAH MARIO LEX
Pesta yang diadakan oleh tuan Mario benar-benar begitu meriah, para tamu hadir di tempat itu.
"Baiklah, kita akan memberi mereka pelajaran yang tidak akan pernah mereka pikirkan." ucapan Erick.
"Tentu saja aku akan memberikan mereka sesuatu yang tidak akan pernah mereka pikirkan, mereka sudah membuatku seperti ini aku tidak akan pernah melepaskan mereka apapun Yang terjadi." jawab Viorella.
Malam itu Viorella datang Bersama sang suami, wanita itu membawa satu kompi pasukan dari bengkel Angel.
"Kita akan bersenang-senang di sini, Jesselyn." ucap Jos.
"Tentu saja kita akan bersenang-senang, Jos. kalian lakukan apa yang ingin kalian lakukan, bersenang-senanglah sampai pesta ini selesai." jawab Viorella.
"Tentu, lakukan apa yang ingin kalian lakukan. luapkan seluruh keinginan kalian."
Erick malah membuat Jos tertawa dengan kata-kata yang dia ucapkan.
"Tentu saja kita akan melihat bagaimana pria itu mendapatkan balasan atas apa yang sudah dia lakukan, kita akan membuatnya seperti pria bodoh yang tidak berguna sama sekali. aku mau tahu bagaimana caranya menghindar dari hukuman yang akan kita berikan kepadanya." jawab Jos.
Akhirnya para pekerja di bengkel Angel berpencar menggunakan topeng yang dikhususkan untuk acara pesta itu, langkah kaki Erick dan Viorella memasuki rumah yang seharusnya menjadi miliknya. senyum itu terasa menyakitkan, Viorella akan memberikan balasan yang setimpal atas apa yang dilakukan oleh ayahnya itu.
"Jangan biarkan pria itu tersenyum di atas penderitaan kita." bisik Erick.
"tentu saja Sayang, aku tidak akan membiarkan pria itu tersenyum di atas penderitaan kita. kita akan lihat bagaimana caranya lepas dari jebakan yang sudah aku buat." jawab Viorella.
"Bagus." ucap Erick.
Selomita terus menunggu kedatangan Erick, wanita itu mempunyai sebuah rencana untuk membuat Erik bertahan bahkan mungkin wanita itu berharap akan mendapatkan perhatian dari Erick.
"Kelihatannya acaranya benar-benar begitu meriah." ucap Erick.
__ADS_1
"Kelihatannya kita akan mendapatkan sesuatu yang luar biasa, mereka akan mendapatkan apa yang akan seharusnya mereka dapatkan." jawab Viorella.
Senyum ditunjukkan oleh Selomita ketika dia melihat Erick sudah datang ke pesta tersebut, Tuan Mario dan istrinya menatap tajam ke arah Erick yang datang sembari membawa beberapa kado yang dibawa oleh Peter.
"Pasti akan sangat menyenangkan, jika kita memberikan mereka hadiah." ucap Peter.
"Sudahlah, kita akan memberikan mereka hadiah yang pantas mereka dapatkan. Sebentar lagi kita akan lihat bagaimana mereka menangisi diri mereka sendiri." jawab Erick.
Dengan segera Selomita dan Tuan Mario datang menghampiri Viorella dan suaminya, pria itu berpura-pura memeluk Viorella dengan begitu erat.
"Aku senang karena kamu mau datang kemari." ucap Tuan Mario.
Viorella tidak menjawab wanita itu, dia hanya menatap ayahnya dengan tatapan mata yang begitu jijik.
"Aku tidak akan pernah menganggapmu sebagai orang tuaku." bisik Viorela di telinga Papanya.
Wanita itu akan membuat papannya kehilangan muka, wanita itu akan membuat pria itu merasakan apa yang pantas dia dapatkan.
Tuan Mario mengeratkan kedua tangannya, ingin sekali pria itu menampar Viorella namun dia tidak boleh melakukan hal itu karena dia harus menunjukkan sikap baiknya di depan.
"Sebenarnya aku tidak bisa ke sini, tapi karena aku harus menghormati sebagai wanita yang pernah aku kenal. Tentu saja aku kemari." jawab Viorella.
Kata-kata yang diucapkan oleh Viorella adalah cibiran yang sangat pedas. wanita itu tidak mengucapkan kata saudara tapi dia mengatakan wanita yang dia kenal.
"Mama sangat merindukanmu, sayang." ucap ibu Selomita yang hendak memeluk viorella.
Namun sayangnya Viorella langsung menghentikannya.
"Maaf, jika kamu menyentuhku atau memelukku nanti gaunku akan rusak." jawab Viorella.
Erick tersenyum, pria itu tidak mengatakan apapun namun dia suka dengan kata-kata yang diucapkan oleh istrinya itu.
__ADS_1
"Sudah-sudah lebih baik kita masuk, kita harus segera memulai acaranya." ucap Tuan Mario yang kemudian mengajak Viorella dan Erik untuk segera ikut bersama mereka.
Langkah kaki Erik memasuki tempat tersebut, tatapan matanya mengisyaratkan kepada Peter untuk memberitahu kepada Jos dan yang lainnya.
"Bagaimana rasanya jika kita dibuang seperti sampah yang tidak berguna." ucap Jos yang berada di tempat itu pria itu.
Jos menatap Tuan Mario dengan tatapan mata yang begitu kesal, ternyata selama ini kehidupan Jos begitu sulit karena ulah Tuan Mario pria itu mengambil bisnis orang tuanya dan membuat orang tua Mario merasakan depresi yang sangat luar biasa.
Ibu Jos bunuh diri, sedangkan ayahnya masuk penjara dengan hukuman seumur hidup karena tuan Mario menjebak ayah dari Jos.
"Aku tidak akan pernah melupakan apa yang telah kamu lakukan, Kamu membuatku menjadi pria yang tidak mempunyai kebahagiaan. ibuku meninggal karenamu, Ayahku masuk penjara dengan hukuman seumur hidup.
"Aku mencoba menolongnya, namun tidak bisa." ucap Jos yang terus menatap Tuan Mario satu persatu.
Pembalasan itu akan terlaksana, Viorella ataupun Joss akan memberikan pembalasan sedikit demi sedikit, mereka tidak ingin menghancurkan Mario Lex dengan begitu mudah. mereka akan memberikan kehidupan yang sangat pahit seperti dia memberikan mereka kehidupan pahit.
** Bersambung **
Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatanmu
- Isteri simpanan bos kejam
- Gairah cinta isteri muda
- One night stand with mister William
- Mantra cinta gadis pemikat
__ADS_1
- Gairah terlarang
- Isteri bayaran tuan Presdir