ISTERI BAYARAN TUAN PRESDIR

ISTERI BAYARAN TUAN PRESDIR
TINGGAL DI GEDUNG SINGGAH


__ADS_3

Setelah beberapa jam kemudian akhirnya Viorella dan Erick membawa Kevin ke rumah singgah, rumah singgah adalah tempat tinggal Viorella dahulu. sebuah bangunan milik kakek Viorella yang terbengkalai, dia dan Jos membereskan tempat itu dan menjadikan tempat tinggal.


GEDUNG SINGGAH


tatapan mata seorang bocah kecil menatap tempat itu.


"Ini tempat Siapa nyonya?" tanya Kevin kepada Viorella.


"Masuklah dahulu, akan ku perkenalkan kamu dengan orang-orang yang ada di sini." jawab Viorella.


Erick tersenyum melihat Apa yang dilakukan oleh istrinya, pria itu tahu kalau istrinya adalah seorang wanita yang hatinya begitu lembut.


"Mama." panggil Felicia.


"Ayo kita masuk." minta Viorella.


Langka kaki Viorella memasuki tempat itu, Kevin terus menatap sebuah bangunan yang mungkin berlantai sekitar lima belas.


penjaga keamanan di tempat itu mendatangi Viorella.


"Nyonya." Panggil penjaga keamanan.


"Oh ya, lantai tiga milikku masih kosong kan?" tanya Viorella kepada petugas keamanan.


"Iya Nyonya, sesuai keinginan nyonya lantai 3 tidak ada yang menghuni. anak-anak semuanya tinggal di tempat mereka." jawab petugas keamanan.


"Oh ya apakah Tuan Joss tidak kemari?" tanya Viorella.


"Tuan Jos menginap di sini Nyonya, katanya Tuan Jos lagi bertengkar dengan istrinya." jawab petugas keamanan sambil tersenyum.


"Dia selalu saja seperti itu, selalu melarikan diri kemari. lihat aja apa yang akan dilakukan istrinya." guman Viorella dalam hati.


"Ada apa Sayang?" tanya Erick.


"Seperti biasanya pria itu selalu kabur Jika ada masalah dengan istrinya." jawab Viorella.


"Sudah berapa hari Tuan Jos berada di sini?" tanya Erick kepada petugas keamanan.

__ADS_1


"Kemarin malam baru di sini, Tuan." jawab petugas keamanan.


"Kalau tadi malam kemungkinan nanti siang istrinya akan kemari dengan marah-marah." ucap Viorella.


"Biarkan saja Sayang, itu urusan rumah tangga mereka masing-masing."


Erick yang kemudian mengajak sang istri untuk masuk, kunci ruangan lantai 3 masih dipegang oleh Viorella, lantai 3 memiliki kenangan yang begitu besar bagi Viorella. lantai 2 ada 4 kamar yang dimiliki oleh Jos, lantai pertama difungsikan untuk tempat pertemuan mereka. sedangkan lantai 3 adalah milik Viorella, lantai 4 hingga seterusnya dimiliki oleh 30 anak buah Viorella. namun beberapa diantara mereka sudah menikah dan membeli rumah sendiri, namun beberapa diantara mereka mengajak keluarganya untuk tinggal di sana karena mereka tidak ingin meninggalkan kenangan yang selalu membuat mereka bangga.


"Apakah mereka semuanya sudah bekerja atau ada yang di rumah?" tanya Viorella.


"Ini hari Minggu Nyonya, semuanya ada di rumah karena nyonya bilang hari Minggu ada tempat hari berkumpul." jawab petugas keamanan yang nampak tersenyum.


Ternyata teman-temannya itu masih memegang prinsip untuk memberikan satu hari bagi keluarganya.


Tatapan mata Kevin nampak menatap bangunan yang dia Lihat.


TRURTTTTT...


TRURRTTTTT...


Viorella membunyikan bel yang biasa dia gunakan untuk memanggil seluruh teman-temannya, para penghuni gedung itu seketika berlarian menuju salah satu ruangan yang khusus difungsikan untuk berkumpul. lantai 7 adalah tempat berkumpul bagi seluruh orang-orang yang ada di sana.


"Siapa yang membunyikan bel itu?" tanya Jos yang sudah berada di tempat itu juga


"Aku yang membunyikannya memangnya siapa lagi." jawab Viorella.


"Orang-orang yang ada di Kedung itu nampak tersenyum saat melihat Viorella.


"Kenapa kamu membunyikan bel itu, kamu membuat kami langsung berlarian seperti orang yang tidak punya pekerjaan." cibir Jos


"Kenapa memangnya? apa kamu tidak senang kalau aku ada di sini?" tanya Jos kepada Viorella.


"Ya bukannya aku tidak senang, memangnya ada apa? Kenapa kamu membunyikan bel itu?" tanya Jos.


"Aku ingin kalian semuanya berkumpul dan aku ingin kalian bertemu dengan salah satu calon penghuni tempat baru ini." jawab Viorella.


"Maksudmu?" tanya Jos.

__ADS_1


Viorella memanggil Kevin, perkenalkan bocah remaja itu.


"Namanya adalah Kevin, dia akan tinggal di lantai 3 di salah satu tempatku. mulai sekarang tolong kalian jaga dia seperti kalian menjagaku dahulu." ucap Viorella.


Tatapan mata Jos dan yang lain nampak menatap bocah yang mungkin berusia 15 tahun tersebut.


"Siapa dia Jesselyn?" tanya Jos.


"Dia adalah teman putriku, sekarang dan seterusnya aku minta kalian berteman baik padanya. dia akan membantu kalian di sini dan dia akan membantu di bengkel." jawab Viorella.


Beberapa orang yang ada di tempat itu nampak menatap seorang bocah yang berusia 15 tahun, sama seperti ketika mereka masih muda dulu. berapa di antara mereka seusia itu ketika mereka bertemu dengan Viorella.


"Selamat datang bocah kecil, mulai sekarang dan seterusnya Kamu adalah tanggung jawab kami." ucap para penghuni gedung.


Kevin benar-benar sangat kebingungan, bocah remaja itu begitu tersentuh. Bahkan dia tidak akan pernah mengira kalau reaksi orang tua dari Felicia begitu luar biasa, Kevin tidak akan pernah mengira kalau wanita asing itu memberikan dia tempat tinggal.


"Nyonya, saya benar-benar sangat berterima kasih. saya benar-benar tidak akan pernah mengira Nyonya akan membantu saya." ucap Kevin.


"Mulai sekarang kamu akan melanjutkan sekolahmu, kamu akan sekolah sama di tempat putriku." ucap Erick.


** Bersambung **


Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatanmu


- Isteri simpanan bos kejam


- Gairah cinta isteri muda


- One night stand with mister William


- Mantra cinta gadis pemikat


- Gairah terlarang

__ADS_1


- Isteri bayaran tuan Presdir


__ADS_2