
"Ya ampun.., kamu baik banget sih Bos." ucap Jos.
"Sudah gak usah pakai bilang begitu, Kamu kira aku ini orang pelit apa." jawab Erick.
"Tentu aja pelit kalau nggak pelit kamu nggak akan aku Katai begitu." Viorella terus mencerca Erick dengan semua kata-katanya.
Waktu terus berjalan, Hari berlalu dengan begitu cepatnya. dua hari lagi kontrak pernikahan itu akan berakhir. Erick terus memikirkan mengenai hal itu, dia harus mencari jalan keluar untuk membuat Viorella tetap bersamanya.
"Ada apa, Erick?" tanya kakek Harold kepada Erick.
Terlihat pria itu begitu enggan menjawab apa pertanyaan dari kakeknya. Erick benar-benar begitu bingung, entah apa yang harus dia katakan mengenai perjanjian pernikahan itu.
"Apakah kamu sedang memikirkan mengenai perjanjian pernikahan yang dua hari lagi itu akan berakhir?" tanya kakek Harold yang membuat wajahnya langsung berubah.
"Kenapa kamu diam saja, Erick?" tanya kakek kembali.
Erick menghela nafasnya, pria itu tertunduk lesu dengan semua permainan yang dia buat sendiri.
"Aku tidak tahu kek, Aku benar-benar tidak tahu apa yang harus aku lakukan." jawab Erick.
"Memangnya apa yang harus kamu lakukan?"
"Aku benar-benar kebingungan, kek."
"Hidup itu terlalu rumit untuk kita pahami, tapi kehidupan itu akan sangat menyebalkan jika kita hanya diam saja." jawab Kakek.
"Apa yang harus aku lakukan kek, aku tidak tahu bagaimana perasaanku padanya. namun ketika aku memikirkan kalau dia akan meninggalkanku hatiku begitu sakit." keluh Erick.
"Lalu?" tanya kakek.
Terasa otak Erik benar-benar sudah buntu, dia sudah kebingungan dengan semua yang harus dipikirkan.
"Dengarkan kakek baik-baik, kehidupan menuntut kita untuk menjadi seorang pria yang bertanggung jawab, tegas dan mempunyai kepribadian. kalau kamu memang menginginkan dia bersamamu maka pertahankan dia." saran kakek.
__ADS_1
Terasa beban yang ada di hati Erik seketika sirna saat mendengar jawaban yang dikatakan oleh kakeknya.
"Kakek benar, aku akan mempertahankan apa yang sudah menjadi milikku. aku tidak akan membiarkan orang lain berusaha untuk mengambilnya dariku." jawab Erick.
"Baguslah kalau begitu, Itu namanya pria..., itu baru namanya cucuku." kakek Harold yang kemudian tertawa.
Apa yang bisa dilakukan Erick sekarang tergantung kepada pria itu, dua hari lagi perjanjian pernikahan itu akan berakhir. Erik harus menjadi pria yang benar-benar memikirkan tentang hidupnya, Jika dia salah mengambil keputusan maka dia akan kehilangan segalanya. Erick harus memilih mempertahankan egonya atau dia mempertahankan wanita yang sudah mengambil hatinya.
Di tempat lain terlihat Viorella juga sudah mulai memikirkan mengenai kehidupannya, satu tahun bersama Erick dan kakek Harold serta orang-orang yang selalu membuatnya begitu bahagia. Viorella merasa tidak ingin kehilangan segalanya, Dia ingin mempertahankan semua itu. dia masih ingin mempunyai keluarga yang utuh.
"Apa yang sedang kamu pikirkan, Jess?" tanya Jos kepada Viorella.
"Entahlah Jos, aku benar-benar sangat kebingungan." jawab Viorella.
"Memangnya Apa yang sedang kamu pikirkan dan apa yang membuat kamu kebingungan?" tanya Jos.
Jos ingin mengetahui bagaimana perasaan yang dimiliki oleh sepupunya itu terhadap Erick.
"Dua hari lagi kontrak pernikahanku akan selesai, aku akan kembali ke tempat kita." jawab Viorella.
"Aku tidak tahu, terasa ada sesuatu yang benar-benar hilang dariku." jawab Viorella.
"Maksudmu?" tanya Jos.
"Aku benar-benar mulai tidak waras, aku benar-benar tidak ingin kehilangan keluarga lagi." jawab Viorella.
"Apakah kamu tidak mau berbicara dengan pria itu, cobalah kamu bicara baik-baik dengannya." pinta Jos.
"Aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan." jawab Viorella.
"Apakah kamu masih bisa bertahan atau kamu memang ingin bertahan dengan pria itu?" tanya Jos.
"Maksudmu?" Viorella yang bertanya kembali.
__ADS_1
"Apakah kamu ingin bersama pria itu selamanya?"
"Aku tidak tahu Jos. Aku tidak tahu bagaimana perasaanku, Aku tidak mengerti Bagaimana rasanya memiliki seseorang yang begitu membuat kita bahagia." jawab Viorella.
"Lalu, apakah kamu bahagia bersamanya atau selama ini kamu hanya menganggapnya teman atau orang lain?" tanya Jos.
"Aku tidak pernah memiliki keluarga sama sekali, Hanya kamu dan teman-teman yang aku miliki. tapi ketika bersama kakek dan pria itu terasa semuanya begitu berbeda, ada kekosongan yang tertutup tiba-tiba. ada sebuah lubang yang sudah ditambal oleh sesuatu." jawab Viorella.
"Hati akan berdebar ketika bersama seseorang yang kita cintai, terasa ada semut yang merayap ketika kita berdekatan dengannya. terasa angin berseliweran ketika kita berdekatan, amarah akan muncul saat kita melihat dia bersama yang lain." Jos yang terus mencoba untuk menunjukkan kepada Viorella bagaimana mencintai itu.
Memang Viorella adalah wanita yang sangat pandai membuat orang lain jatuh cinta, Namun karena pengkhianatan yang dilakukan oleh ayahnya membuat wanita itu tidak tahu apa artinya dicintai dan mencintainya.
"Apakah terasa begitu aneh jika kita saling berhadapan?" tanya Viorella.
"Cobalah untuk merasakan ketika kalian berpisah, Apakah cinta itu memang ada ataukah hanya ingin memiliki saja." jawab Jos.
** Bersambung **
Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatanmu
- Isteri simpanan bos kejam
- Gairah cinta isteri muda
- One night stand with mister William
- Mantra cinta gadis pemikat
- Gairah terlarang
__ADS_1
- Isteri bayaran tuan Presdir