
SATU BULAN KEMUDIAN
"Apakah reparasi mobil tuan Deni sudah selesai?" tanya Viorella.
"Jess!" panggil Jos.
"Apa?" tanya Viorella.
Ada tiga mobil yang masuk, mereka meminta untuk full servis dan reparasi bodi." jawab Jos.
"Apa masih bisa?" tanya Viorella.
"Aku belum periksa, tolong kamu periksa dahulu. soalnya aku ada perbaikan yang tidak bisa di tinggalkan." jawab Jos.
"Sebentar, aku mau ganti pakaian." jawab Viorella yang baru kembali dari sebuah tempat.
SEPULUH MENIT KEMUDIAN
"Mana yang masuk dahulu?" tanya Viorella.
Tiga pria yang berada di ruang tunggu nampak terdiam tanpa bisa menjawab, terlihat tiga pria itu menatap seorang wanita yang berpakaian montir.
"Siapa yang masuk dahulu?" tanya Viorella.
"Pria yang berpakaian merah." jawab anak buah Viorella.
Tiga puluh orang yang ada di bengkel semua pria kecuali Viorella.
"Mobilnya yang mana?" tanya Viorella.
Pria berkaos merah itu terdiam ketika menatap seorang wanita cantik yang ada di depannya.
BRAKKK!!!
Viorella mengebrak meja.
"I-iya, mobil BMW hitam." jawab si pria berkaos merah.
__ADS_1
"Lalu, kamu ingin di apakan mobilmu itu?" tanya Viorella, mau di reparasi full bodi, aku ingin mobil itu di sulap menjadi mobil balap." jawab si pria.
"Wow..., mobilmu akan menginap di sini untuk waktu yang lama." ucap Viorella.
"Oke." jawab si Pria.
Viorella adalah icon yang sangat terkenal di bengkel itu, tempat itu selalu mendapatkan pelanggan yang banyak, terkadang para pelanggan itu sengaja meminta perbaikan agak lama agar mereka mempunyai waktu untuk menemui bidadari yang ada di tempat itu. terkadang para pekerja yang ada di bengkel milik Viorella kewalahan dengan Semua pesanan yang begitu luar biasa. waktu berjalan dengan semua cerita lucu namun benar-benar menjadi beragam cerita.
DUA BULAN KEMUDIAN
"Kamu sedang melakukan apa?" tanya Erick yang sengaja berkunjung ke tempat isterinya.
"Sudah tahu malah nanya, kamu lihat kan aku sedang memperbaiki mobil ini." jawab Viorella.
"Pekerja kan banyak, Lalu kenapa kamu turun tangan sendiri?" tanya Erick yang membuat istrinya itu menoleh.
"Apa kamu tidak lihat, tidak ada satu orang pun yang ada di sini yang santai-santai. jadi jangan mengatakan hal itu." jawab Viorella tanpa menoleh kepada Erick.
Tanpa terasa pernikahan mereka sudah berjalan 11 bulan, 1 bulan lagi kontrak perjanjian itu akan berakhir. terkadang Erick memikirkan cara untuk mengikat Viorella selamanya, namun terkadang pula Erick bingung untuk mengatakan apa yang ada di hatinya.
"Belum." jawab Viorella.
"Berhentilah sebentar, makanlah dahulu." pinta Erick.
"Nanti saja, sebentar lagi aku akan selesai." jawab Viorella.
Tanpa mendengar perkataan Viorella seketika Erick menarik tangan istrinya itu kemudian membawanya duduk di salah satu kursi yang ada di tempat itu.
"Kamu ngapain sih?" tanya Viorella.
"Makanlah dulu, setelah itu selesaikan pekerjaanmu." jawab Erick.
"Nanti saja aku beli makanan." ucap Viorella.
"Tidak usah, aku sudah membelikanmu makanan. kita makan bersama." jawab Erick yang kemudian memberikan makanan yang tadi sudah dibeli dari restoran.
"Aku sudah bilang kan kamu harus menjaga diri, kamu itu selalu teledor. makanlah dulu jika jam istirahatmu sudah datang, kalau kamu terlalu memposir kerjamu bisa-bisa kamu sakit." mendengar perkataan seperti itu keluar dari mulut Erick. tentu saja Viorella sedikit terkejut.
__ADS_1
"Tumben sekali kamu mengatakan hal itu?" tanya Viorella.
Erick tersenyum, pria itu menatap Viorella dengan tatapan mata yang begitu sendu.
"Aku tidak ingin kamu sakit." jawab Erick.
"Apa kamu takut jika tiba-tiba aku sakit dan hal itu akan membuat kontrak perjanjian pernikahan kita akan panjang?" tanya Viorella.
Seketika jantung Erick berdebar begitu kencang, pria itu benar-benar tersentak luar biasa. ingin sekali pria itu melupakan semuanya, ingin sekali Erick berharap Viorella melupakan mengenai semua kontrak kerja perjanjian tersebut.
"Kamu benar, Tentu saja aku takut jika kamu tiba-tiba sakit dan Hal itu membuat aku harus memperpanjang kontrak pernikahan kita." mulut dan hati memang sangat berlainan. mulut bisa mengatakan hal itu namun di dalam hatinya pria itu benar-benar tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi dengannya.
Dalam satu tahun pernikahan, 4 bulan berkenalan total 15 bulan mereka bersama. Erick tidak bisa menyangkal kalau dia memang benar-benar sudah jatuh cinta kepada Viorella. wanita yang sudah dia nikahi dan dijadikan istri.
"Tenang saja, aku tidak ada maksud untuk membuat pernikahan kita berlangsung selamanya." ucap Viorella. Sama halnya dengan Erick, mungkin Viorella bisa mengatakan hal itu di luar pemikirannya, namun di dalam hati terkadang wanita itu ingin tetap bersama dengan Erick dan keluarga.
"Ya sudah kalau begitu kita tidak usah membicarakan mengenai surat perjanjian itu." Erick yang mengalihkan pembicaraan. terasa keluh bibir Erick ketika mengatakan hal itu, ego memang benar-benar mengendalikan segalanya, Cinta berdiri di atas pondasi ego yang sangat besar. Hal itu membuat Erick masih belum mampu untuk mengatakan mengenai semua perasaan yang dia miliki untuk wanita yang sudah menjadi istrinya itu.
** Bersambung **
Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatanmu
- Isteri simpanan bos kejam
- Gairah cinta isteri muda
- One night stand with mister William
- Mantra cinta gadis pemikat
- Gairah terlarang
- Isteri bayaran tuan Presdir
__ADS_1