ISTERI BAYARAN TUAN PRESDIR

ISTERI BAYARAN TUAN PRESDIR
ERICK YANG POSESIF


__ADS_3

Setelah Apa yang terjadi hari ini, Erick sudah memikirkan dan memutuskan dia tidak akan pernah melepaskan istrinya.


BRAKKK..


Erick menutup pintu dengan keras.


"Tentu saja mau melakukan sesuatu padamu." jawab Erick.


"Kamu jangan macam-macam!" seru Viorella.


"Kenapa aku harus macam-macam, aku akan melakukan seribu macam." jawab Erick.


"Pergi!" seru Viorella.


CUP..


Erick langsung memeluk isterinya dan mendaratkan ciuman lagi.


"Kamu." ucap Viorella.


"Aku tidak akan melakukan lebih dari ini, karena aku tidak mau kalau kamu tiba-tiba membenciku." ucap Erick yang kemudian meminta Viorella untuk segera beristirahat.


"Dasar pria gila!!" seru Viorella.


"Aku gila karena kamu yang membuatku gila." jawab Erick santai.


"Dasar tidak tahu diri!" bentak Viorella kembali.


"Kamu yang membuat aku menjadi seperti ini." jawab Erik yang terus membuat Viorella kesal.


"Kamu ini manusia apa tidak sih?" tanya Viorella.


"Tentu saja manusia." jawab Erick.


"Lalu Kenapa kamu sangat menyebalkan?" tanya Viorella.


"Ini semuanya gara-gara kamu, aku nggak mungkin seperti ini jika tidak kamu buat seperti ini." jawab santai Erick yang membuat Viorella terus memutar kedua bola matanya dengan begitu jengah.


DUA HARI KEMUDIAN


"Selamat pagi." Erick yang sudah berada di dapur.


"Pagi." Viorella yang sedang memotong sayuran.

__ADS_1


CUP...


Erick yang memberikan ciuman di pipi Viorella.


"Kau." Viorella langsung menunjuk Erick.


Para pembantu yang terlihat syok dan benar-benar terkejut saat melihat Erick memberikan ciuman kepada isterinya.


"Kamu kenapa?" tanya Erick.


"Dasar pria tidak tahu malu." cibir Viorella.


"Memangnya kenapa? kamu kan Isteriku." jawab Erick tanpa dosa sama sekali.


Viorella yang mendengar kata-kata yang diucapkan oleh Erick membuat wanita itu sedikit kesal.


Para pembantu hanya bisa tersenyum dengan kata-kata yang diucapkan oleh Erick, terlihat wanita itu hanya bisa terdiam karena tidak bisa mengatakan apapun. mau tidak mau Viorella hanya mampu menggelengkan kepalanya kemudian terdiam sembari menetap Erik yang sedang makan.


"Hari ini kamu mau ke mana?" tanya Erick.


"Tentu saja mau kerja." jawab Viorella.


"Ke bengkel?" tanya Erick.


"Tidak, aku mau ke tempat Tuan Leons." jawab Viorella.


"Cukup kamu di perusahaan sama aku, aku tidak mau menerima jawaban yang lain karena aku mau kamu berada di perusahaanku atau di bengkel saja." pinta Erick kembali.


"Memangnya kenapa aku harus mendengar permintaanmu itu? lagi pula aku itu sudah mempunyai pekerjaan." jawab Viorella.


"Bengkel itu kan bengkel milikmu, Lalu kenapa kamu harus mencari pekerjaan lain? lagi pula walaupun kamu tidak bekerja aku masih bisa menghidupimu." ucap Erick.


Mendengar kata-kata seperti itu nampak Viorella sedikit terdiam.


"Semenjak kapan kamu mempunyai pemikiran seperti itu? yang aku tahu sih Kamu tidak akan perduli aku mau melakukan apapun?" tanya Viorella.


"Kamu itu istriku, aku berhak dong untuk memberikan kamu nafkah." jawab Erick.


Entah mengapa Viorella benar-benar merasakan perubahan yang begitu luar biasa pada suaminya itu, berpisah selama 3 bulan ternyata hal itu membuat Erick benar-benar bisa memahami Seperti apa wanita yang sudah menjadi istrinya itu.


"Apa kamu yakin mau melakukan hal itu?" tanya Viorella.


"Melakukan apa?" tanya Erick kembali.

__ADS_1


"Kamu tadi bilang kamu mau menafkahiku? memberikan aku tunjangan dan lain sebagainya?" tanya Viorella yang sedikit memancing.


"Tentu saja Kamu adalah istriku, sudah kewajibanku kan untuk memberikanmu nafkah, jadi Mulai sekarang kamu tidak usah bekerja dan melakukan apapun. cukup kamu ikut aku ke perusahaan dan melakukan kewajibanmu sebagai seorang istri." jawab Erick.


Para pembantu yang ada di sekitar tempat itu nampak mereka benar-benar dibuat terkejut kembali, pria yang tidak pernah mau membuka hati untuk siapapun itu sekarang menjadi pria yang sangat protektif.


"Apa kamu yakin mau melakukan hal itu?" tanya Viorella.


"Hari ini aku mau ke perusahaan bersamamu, aku akan menunjukkan sesuatu untukmu." jawab Erick.


Viorella ingin tahu apa yang akan dilakukan oleh suaminya itu, entah apa yang menunggunya namun ada sesuatu yang ingin ditunjukkan oleh Erick kepada istrinya. mungkin sesuatu yang begitu spesial atau sesuatu yang akan membuat Viorella bahagia.


Setelah selesai makan Erick mengajak sang istri ke perusahaan, pria itu nampak memegang erat tangan istrinya. Viorella sedikit risih dengan perlakuan itu, namun apa yang bisa dia lakukan mau tidak mau wanita itu hanya bisa mengikuti kemana langkah kaki Erick.


ketika berada di kantor perusahaan terlihat pria itu mengeluarkan sesuatu dari laci kantornya.


"Apa itu?" tanya Viorella.


"Sebenarnya aku mau memberikan ini dan ingin melakukan sesuatu lagi." jawab Erick.


"Maksudmu?" tanya Viorella.


Erik membuka kotak berwarna hitam itu, ada satu set perhiasan wanita. kalung, cincin gelang, liontin dan anting-anting.


"Aku mau memberikan ini di hari ulang tahunmu, sayangnya aku tidak bisa memberikannya waktu itu karena kamu tidak bisa memaafkan kesalahanku." jawab Viorella.


Erick tanpa mengatakan apapun, pria itu memasang satu persatu perhiasan itu mulai dari kalung gelang cincin, liontin dan anting-anting.


** Bersambung **


Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatanmu


- Isteri simpanan bos kejam


- Gairah cinta isteri muda


- One night stand with mister William


- Mantra cinta gadis pemikat

__ADS_1


- Gairah terlarang


- Isteri bayaran tuan Presdir


__ADS_2