
"Kamu dari mana saja?" tanya Erick.
"Tentu saja dari bengkel." jawab Viorella.
"Benarkah?" Erick yang curiga.
"Memangnya aku mau ke mana lagi kalau tidak di bengkel." jawab
Viorella.
"Lalu Kenapa pria itu sering ke tempatmu?" tanya Erick.
"Mana aku tahu, dia mau ke manapun Ya terserah dia dong. Kenapa juga aku harus memarahi dia jika ke bengkel." jawab Viorella.
"Apa kamu tidak bisa bilang sama dia kalau tidak usah ke tempatmu? Ngapain juga aku harus bilang kepada dia tidak usah ke tempat itu, dia membawa mobil memperbaiki mobil dan motor yang dia pakai." jawab Viorella.
"Jangan-jangan kamu itu janjian sama dia di tempat itu?" tanya Erick.
"Ngapain juga aku harus janjian sama dia, kalau aku ingin melakukan sesuatu Kenapa aku tidak harus langsung saja." jawab Viorella yang terlihat kesal.
"Kamu senang kan setiap kali diberi perhiasan oleh pria itu, apalagi dia juga sudah memesan beberapa perhiasan lagi." ucap Erick.
"Kamu kira aku ini wanita apaan, selalu mengharapkan diberi hadiah oleh orang lain." kesal Viorella.
"Ya kalau aku tahu sih kamu itu kan wanita matre, seorang wanita yang selalu suka diberi hadiah oleh pria kaya seperti Romy, jangan-jangan kamu mau menjadi wanita simpanannya ya." Erick yang mulai mengeluarkan kata-kata yang membuat Viorella seketika kesal.
"Maksud perkataanmu itu apa?" tanya Viorella.
"Apa yang aku katakan itu benar, bukan? yang aku tahu itu kalau kamu sekarang sering diberi hadiah oleh pria itu, jangan-jangan dia sudah melakukan sesuatu padamu?" Erick yang terus mencari Viorella hingga membuat wanita itu benar-benar harus mengatur emosinya.
"Aku ini bukan wanita murahan seperti yang kamu katakan, walaupun aku ini tidak mempunyai apapun jangan pernah kamu menghina aku." jawab Viorella.
Di tengah pertengkaran mereka Davin dan Selomita datang ke tempat mereka.
TOK..
__ADS_1
TOK..
TOK..
pintu kamar Viorella dan Erick diketuk salah satu pembantu.
CEKLEK..
Viorella membuka pintu.
"Ada apa?" tanya Viorella.
"Nyonya Viorella, ada saudara nyonya datang ke tempat ini." ucap salah satu pembantu.
"Bilang sama mereka aku tidak ada di rumah." jawab Viorella.
"Kenapa kamu tidak mau bertemu dengan mereka? yang aku tahu kan kalau pria itu adalah kekasihmu kan?" tanya Erick yang mulai menunjukkan kecemburuannya.
"Dari tadi kamu selalu menuduhku yang tidak tidak, kamu selalu mengatakan Aku wanita yang tidak benar. aku bersama ini bersama itu dan bersama pria lain, apakah kamu tidak bisa berbicara baik padaku atau kamu tidak bisa menjaga mulutmu itu." Viorella yang kemudian berlalu sembari mendorong tubuh Erick dan masuk ke kamar mandi.
Sebenarnya Erick tidak bermaksud mengatakan hal itu, dia hanya tidak suka ketika Viorella bersama dengan pria lain namun apa yang keluar dari mulut Erick itu benar-benar tidak pantas. pria itu seolah menghina istrinya, Dia menggunakan kata-kata yang begitu kasar dan mencurigai Viorella sebagai wanita tidak baik.
10 menit kemudian Viorella sudah keluar dari kamar mandi.
"Kamu mau ke mana?" tanya Erick.
"Aku mau tidur di kamar tamu." jawab Viorella.
"Kenapa kamu harus tidur di sana?" tanya Erick.
"Aku males melihat wajahmu yang sangat menyebalkan itu." kesal Viorella yang kemudian langsung keluar dari kamar mereka.
Erick sangat kesal, seketika pria itu menarik tangan Viorella yang hendak membuka pintu.
"Kenapa kamu harus kesal Jika kamu tidak melakukan hal itu?" tanya Erick sembari memeluk tubuh Viorella.
__ADS_1
"Hari ini aku malas berdebat denganmu, lebih baik lepaskan aku karena aku ingin keluar." Viorella yang terlihat berusaha melepas pelukan Erick.
"Lepaskan." bentak Viorella.
"Kenapa? besok kita akan bercerai bukan? lalu kamu berharap hari ini kamu akan mencari cara untuk melarikan diri dengan pria itu?" Erick terus mencurigai Viorella.
"Kalau aku ingin melakukan sesuatu Kenapa aku tidak melakukan dari dulu, Kenapa juga aku harus bertahan di sini ? masih ada banyak pria yang lebih kaya darimu masih ada banyak pria yang bisa memberikan aku kebahagiaan. Lalu kenapa aku harus bertahan di sini? aku bukanlah wanita murahan yang Akan berpindah tempat dan perpindahan hati secepat itu." jawab Viorella yang kemudian menendang tubuh Erick dengan sangat keras hingga membuat pria itu langsung tersungkur.
"Kamu harus ingat aku bukanlah wanita lemah seperti pikiranmu, Aku tidak akan membiarkan kamu selalu menghinaku. katakan saja kalau aku ini adalah wanita liar tapi aku tidak akan membiarkan kamu selalu menghinaku." ucap Viorella yang kemudian keluar dari kamar
Erick benar-benar merasa kesal, bukan seperti ini yang dia inginkan. tapi entah kenapa mulutnya benar-benar tidak bisa dikontrol sama sekali.
"Brengsek, kenapa aku harus mengatakan hal itu bukan malah membuatnya senang aku malah membuatnya semakin membenciku." ucap Erick yang kemudian berdiri sembari menatap ruangan yang sudah sepi itu.
Di lantai satu tentu saja Selomita dan Davin menunggu Erick ataupun Viorella turun menemui mereka, walaupun salah satu pembantu sudah mengatakan kalau Viorella tidak ada di rumah.
"Wanita itu benar-benar sangat menyebalkan, sekarang Dia sombong karena menjadi istri orang kaya." cibir Selomita.
** Bersambung **
Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatanmu
- Isteri simpanan bos kejam
- Gairah cinta isteri muda
- One night stand with mister William
- Mantra cinta gadis pemikat
- Gairah terlarang
__ADS_1
- Isteri bayaran tuan Presdir