
ZDARR..
"Siapa yang akan mengira Kalau hari ini akan datang waktunya."
Erick membongkar semua kebusukan dari Mario lex, pria itu tidak akan membiarkan mariolex berdiri dengan semua yang sudah dia lakukan kepada istrinya.
"Ketika kamu menyakiti orang lain kamu harus merasakan kesakitan itu, ketika kau merasakan penyesalan itu Semuanya sudah terlambat." ucap Viorella.
Karir yang dibangun oleh Mario Lex selama bertahun-tahun itu akhirnya hancur dalam semalam saja, Erick bersama dengan yang lain sudah memberikan bukti-bukti atas semua yang dilakukan oleh Mario Lex bersama istri dan anak tirinya itu.
"Dasar tidak tahu diri, Kenapa kamu menghancurkan semua ini!!" teriak Selomita.
"Memangnya apa yang sudah aku hancurkan? Bukankah kamu yang menghancurkan semuanya ini sendiri, kamu melakukan kesalahan ini sendiri lalu Kenapa kamu bilang aku menghancurkan semuanya?" tanya Viorella kepada Selomita.
Kehancuran itu tidak akan pernah disangka oleh Mario lex sama sekali, semua yang dia inginkan selama ini ternyata tidak bisa dia miliki. malam itu akan menjadi saksi bisu atas semua yang dilakukan oleh Mario Lex, pria itu hanya bisa terkulai lemas tak berdaya setelah seluruh pengusaha dan tamu yang hadir di pesta Selomita mencibirnya dengan kata-kata yang begitu menyakitkan.
Semuanya benar-benar hancur, Erick dan sang istri bersama yang lain akhirnya Pergi dari rumah pria tua itu dengan senyum yang begitu mengembang. Viorella Akhirnya bisa mengambil sebagian harta yang dimiliki oleh kakeknya, beberapa perusahaan milik ibunya dan milik orang tua Jos juga akan segera mereka ambil. Mario lex benar-benar tidak berdaya, pria itu hanya bisa menatap kosong atas apa yang sudah terjadi. Biarkan saja semuanya seperti itu, nyatanya pria itu tidak akan mampu melakukan apa yang sudah dia lakukan. tatapan kosong penuh kehampaan senyum yang begitu pilu juga senyum yang begitu tidak terkatakan.
Beberapa hari kemudian saham perusahaan milik Mario lex benar-benar turun drastis, tak ada yang berani menolong pria itu. tidak ada yang berani memberikan bantuan apapun, semuanya seperti cerita yang sudah kosong.
"Aaaa!!!"
Mario Lex berteriak dengan begitu keras, dia bagaikan mendapatkan sesuatu yang sangat buruk. dua saham perusahaannya turun drastis bahkan bisa dibilang hancur total.
"Bagaimana bisa ini terjadi?" tanya Mario lex.
"Maafkan saya, Tuan. ini semua di luar kendali, beberapa saham perusahaan tiba-tiba menjadi seperti ini." jawab anak buah Mario Lex.
__ADS_1
"Tapi, tidak sehancur ini kan? ini namanya hancur total."jawab Mario lex.
"Apa yang bisa kita lakukan, tuan? ini semuanya di luar kendali bahkan semua saham yang ada di perusahaan anda kelihatannya mengalami kemerosotan yang signifikan." jawab anak buah Mario lex.
Mario Lex kembali terdiam, pria itu hanya bisa terdiam dengan semua kabar yang barusan dia dapatkan. Entahlah semuanya bagaikan petir di siang hari, bagaikan gelombang tsunami yang langsung melibas habis dirinya.
"Ini semuanya gara-gara wanita sialan itu, beraninya dia melakukan hal ini padaku." ucap Mario Lex.
Pria itu tetap saja menyalahkan Viorella. pria itu tidak bisa berpikir dengan normal atas semua yang terjadi, di tempat lain berita mengenai selomita benar-benar membuat karir yang baru dibangun itu hancur seketika. beberapa agensi model langsung memutus kontrak kerjasama dengan selomita karena kabar yang begitu menyedihkan, apalagi mengenai kabar dari orang tua Selomita yaitu ibunya. mereka menganggap Selomita dan ibunya sama saja, sama-sama wanita murahan yang akan melakukan apapun untuk mendapatkan keinginan mereka.
"Aaaa!!!" suara teriakan Selomita.
"Sudahlah, Selomita. kamu tidak usah berteriak seperti itu!" seru ibu Selomita.
"Bagaimana aku tidak bisa berteriak, Aku hancur Aku hancur." jawab Selomita.
"Kembali pada tempatnya? apa apa mama tidak tahu kalau aku hancur gara-gara wanita sialan itu, seharusnya wanita sialan itu kita bunuh dari dulu!!" seru Selomita.
"Diamlah, kamu jangan berteriak seperti wanita gila!!"
Ibu Selomita berusaha untuk menenangkan putrinya.
"Aku tidak akan bisa tenang sebelum Aku membunuh wanita itu, berani sekali dia menghancurkanku!!" teriak frustasi Selomita.
Beberapa agensi model sudah memutuskan untuk tidak memakai Selomita. Hal itu membuat wanita itu semakin frustasi semakin kesal bahkan dia seperti wanita gila yang berusaha untuk melukai orang lain.
"Tenanglah." pinta ibu selomita.
__ADS_1
"Aku pasti akan membunuh wanita itu, beraninya dia melakukan hal ini padaku!!" teriak Selomita.
"Kamu jangan macam-macam, kamu jangan gila. Jika kamu berani melakukan sesuatu yang membuatku ikut terseret, maka aku pasti akan membuatmu merasakan akibatnya juga!!" teriak Ibu Selomita.
Selomita benar-benar seperti wanita gila yang sudah kehilangan kendali atas dirinya, dia mengobrak-abrik kamarnya menghancurkan barang-barang yang ada di tempat itu. berteriak begitu kencang bahkan dia berkata tidak karuan. para pembantu yang ada di rumah Mario lex mereka sedikit ketakutan, mereka tidak ingin bekerja pada orang-orang yang sudah terkena penyakit jiwa akibat dosa mereka sendiri.
"Lebih baik aku pergi dari sini, aku tidak mau bekerja di sini. orang-orang itu sudah menjadi gila." ucap salah satu pembantu.
** Bersambung **
Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatanmu
- Isteri simpanan bos kejam
- Gairah cinta isteri muda
- One night stand with mister William
- Mantra cinta gadis pemikat
- Gairah terlarang
- Isteri bayaran tuan Presdir
__ADS_1