Istri Dadakan Tuan Muda.

Istri Dadakan Tuan Muda.
kedatangan Mark.


__ADS_3

FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.


HAPPY READING.


Pipi Nisa bahkan masih bengkak, mengingat tamparan Mark cukup kuat.


"Princess"Nisa yang sibuk dengan pemandangan di hadapan nya menoleh,king mafia dragon white berdiri tenang di belakang nya.


"Hem"bahkan dengan ayah angkat nya,Nisa selalu saja bersikap acuh tak acuh.


"Pipi mu kenapa?"rahang king mafia dragon white mengeras, melihat pipi putri angkat nya membengkak.


"Kau di tampar?"walaupun tidak seberkuasa keluarga Asterio,king mafia dragon white mampu memberi Mark pelajaran.


"Dad"Nisa menyela dengan cepat.


"Kenapa?kau mau membela nya karena dia suami mu?. princess papa,ayah dan Daddy saja tidak pernah berani mengangkat tangan pada mu"


Nisa memijit pelipis nya yang mulai terasa berdenyut.


Daddy benar.dia satu-satu nya laki-laki yang berani menampar ku.


Nisa menghela nafas panjang,menatap pesawat yang landing dan lepas landas, penerbangan nya masih lima belas menit lagi.


"Dad,ayolah berhenti membahas ini"Nisa menatap ke arah king mafia dragon white tajam,kerutan ketidaksukaan terlihat jelas di mata nya.


"Kenapa? dia memaksa mu bukan?kenapa kau tidak melawan princess?kau masuk jajaran orang-orang paling berpengaruh di dunia bawah,lalu kenapa kau tidak melawan?"


Berbagai pertanyaan di lontar kan oleh king Mafia Dragon white, terlihat jelas ia tidak menyukai sikap dan tindakan Nisa yang sembarangan.


"Dad,bisa kah kita membahas nya nanti?aku lelah sekarang"tanpa menjawab, Nisa memerintah kan anak buah nya untuk memasuk kan barang-barang milik nya.


"Pulang dengan dad hari ini, Daddy juga akan ke Korea"bukan sebuah ajakan melain kan perintah tidak terbantah kan.


Nisa mengangguk,dengan mengguna kan jet pribadi, Nisa dan juga king mafia dragon white bersiap berangkat menunju Korea Selatan.


Keesokan hari nya.


Seoul, Korea Selatan.


Pukul 08:00.


Nisa melirik ke arah butik nya, butik besar yang menjadi pacuan utama untuk KNN boutique.


Baru beberapa menit lalu landing, Nisa langsung meluncur ke KNN boutique.

__ADS_1


Banyak pekerjaan nya hari ini,mengulang desain yang hancur,mempersiap kan para model untuk acara Korean fashion week dia hari lagi,cukup menguras tenaga.


Di tengah-tengah kesibukan nya, sekertaris Lee datang.


"Nona Kim,suami anda datang?"mendongak, kerutan di dahi Nisa mewakili rasa bingung nya.


"Wah udara di sini sangat dingin"Mark masuk,melepas mantel hangat milik nya,duduk di sofa tanpa meminta izin kepada si pemilik ruangan.


"Minta pelayan membuat kan kopi!"sekertaris Lee mengangguk, berlalu menjalan kan perintah Nisa.


"Sedang apa anda di sini?"Nisa berdiri dari duduk Nya,mendekat ke arah Mark yang sibuk mengistirahatkan tubuh nya.


"Menyusul mu.oh astaga,aku benar-benar lelah sekarang"Mark menatap Nisa dengan binaran kecil di mata nya.


Orang ini kenapa sih?!.


Nisa mengeryit heran karena perubahan mark.pada hal sebelum ke Korea,terpatri jelas di ingatan Nisa bagaimana laki-laki ini marah-marah.


"Ikut aku!"Nisa mengajak Mark ke sebuah pintu khusus,dengan cat yang menyatu pada dinding.


"Istirahat lah"Mark mengangguk.


Merebah kan tubuh nya pada sebuah kasur dengan seprai dan juga selimut berwarna hitam.


Sejenak mata Mark menelisik,tidak menyangka di ruangan Nisa ternyata gadis itu memiliki ruang pribadi yang cukup nyaman.


Dia bahkan mau menerima kehadiran ku dengan sangat baik.pada hal aku baru memarahi nya habis-habisan?.El maaf,kurasa jika aku terus bersama nya aku bisa berpaling.


Mark menerawang,menatap langit-langit putih di atas nya.kilasan-kilasan kebersamaan nya dengan Alicia Elizar melintas begitu saja, menciptakan sebuah kegamangan di dalam hati.


Perlahan mata Mark menutup, lelah dan kantuk menerjang menjadi satu.


Di luar sana.


Nisa sibuk dengan berbagai pekerjaan nya yang menumpuk.Mulai dari merancang desain baru,mengecek persiapan fashion week, Nisa sibuk berkutat dengan banyak pekerjaan, hingga tidak sadar hari beranjak Sore.


"Eugh"sebuah suara menghentikan aktivitas nisa.gadis cantik itu menoleh,Mark tengah merenggang kan tubuh nya yang terasa pegal.


"Kau tidak pulang?"Nisa melirik ke arah arloji milik nya, ternyata Mark benar ini waktu nya pulang.


Tanpa banyak bicara,Nisa memasuk kan beberapa barang ke tas nya.berlalu pergi,di ekori oleh Mark yang menyeret koper milik Nya—laki-laki itu berdecak kesal melihat sifat Nisa yang tidak berubah sedikit pun.


Nisa menyetir dengan sangat handal,hingga sampai di sebuah rumah dengan halaman yang cukup luas.


"Ini rumah mu?"Mark menatap sekeliling,di banding kan dengan Mansion Asterio,ini memang tidak besar,tapi cukup nyaman.

__ADS_1


"Istirahat lah!"


Akhir nya dia membuka mulut juga.


Senyum puas tercetak di bibir Mark karena Nisa mau membuka mulut nya.


Mark melangkah ke lantai dua,asal menebak yang mana kamar nisa.akhir nya pilihan nya jatuh pada sebuah pintu dengan aksen bunga sakura di pinggir nya.


Ceklek!


Pintu terbuka.mark benar ini kamar Nisa,terbukti ada beberapa alat make-up di meja rias.


"Dia benar-benar cantik"gumam mark lirih.memicing menatap tajam ke arah sebuah foto.


"Tapi kenapa tidak ada foto laki-laki itu ya?"Mark asal menebak, karena tidak mendapati foto laki-laki masa lalu sang istri.


Tanpa Mark tau,Nisa memang memindahkan foto itu ke ruangan lain,mengingat status nya yang sudah menikah.


"Mark!"mendengar suara teriakan dari bawah,dengan langkah seribu Mark segera turun.


"Makan lah.aku tau kau lapar,maaf karena terburu-buru aku hanya membuat ini"ujar Nisa.


"Terima kasih"Mark memang bukan pemilih.Ia langsung mengambil sepiring nasi goreng dan juga ayam goreng di atas nya.


"Kau memasak nya sendiri?"tampak nya Mark mulai mengakrabkan diri dengan Nisa.


"Tidak ada orang lain di sini"Nisa mengendikan bahu acuh,kesal karena pertanyaan Mark.


"Maaf"gerakan Nisa pada pensil terhenti mendengar kata maaf yang keluar dari bibir Mark.


"Untuk?"Nisa bersikap acuh.


"Karena aku menampar mu tadi.menurut ku itu sudah keterlaluan, Kenny bisa mati di tangan mu."


Diam.Nisa tidak menampik ataupun mengiyakan.karena perkataan Mark benar,hanya saja cara laki-laki itu menegur nya yang salah.


"Kau seperti pyscho"gumaman Mark memang pelan,tapi terdengar di telinga Nisa.


"Aku tidak mengatakan itu salah"Nisa tidak mengiyakan atau berkata tidak.


Karena aku memang sering lepas kendali, ketika aku sedang marah.


Nisa menghela nafas panjang.ia memang sering lepas kendali,terutama saat emosi nya meledak-ledak.


"Aku tidak pernah ke Korea,kau mau menemani ku berjalan-jalan?"pinta Mark.

__ADS_1


"Bersiap lah!"Nisa berdiri dari duduk nya,menuju ke dalam kamar,untuk mandi.


# like komen and Vote.


__ADS_2