
FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.
HAPPY READING.
Pagi hari di Korea.
Setelah mengajari Mark melaksanakan shalat subuh.kini Nisa bersiap di depan cermin, rencana nya hari ini dia akan di pabrik,mengechek desain yang baru ia kirim tapi pagi,apa sudah siap.
"Kau tidak cantik mengguna kan itu"Nisa yang sedang memoles bibir dengan lipstik berwarna Marron terhenti.
"Maksud mu?"Mark berdecak, karena Nisa tidak mengerti maksud nya.
Mendekat,Mark mengambil lipstik berwarna nude.mencengkram dagu Nisa agar mendongak,Mark memoles secara perlahan lipstik berwarna nude di bibir Nisa.
"Sempurna"Mark menegak kan tubuh nya, memandang berbinar kearah Nisa,yang tampak cantik di mata nya.
Pantas saja kau di juluki Putri Diana nya pengusaha seantero dunia, karena selain memiliki karir yang cemerlang,kau juga sangat cantik.
Mark mengulas senyum tipis.
"Berhenti lah menganggumi ku,aku memang cantik sedari lahir"Nisa berdiri,mengambil tas milik nya.
"Kita jadi ke rumah mode hari ini?"Mark sangat antusias, dia akan memanfaat kan kesempatan bersama Nisa dengan baik.
"Iya"singkat.
Mobil melaju,kali ini Nisa yang menyetir.sementara Mark hanya duduk di sebelah nya,terus bertanya tanpa henti.
"Bagaimana dengan keluarga mu yang ada di Indonesia?apa mereka tidak pernah merindukan mu?"Mark menatap Nisa.
"Aku pulang ke Indonesia,enam bulan sekali"jawab Nisa santai,seakan tidak merindukan keluarga nya.
"Nisa,tidak bisa ya kita mulai hubungan ini dengan serius"
Tangan Nisa mencengkram Stir mobil dengan sangat erat,tampak mulai tidak menyukai topik pembahasan.
Kenapa dia jadi menyeram kan seperti itu sih.
Mark memandang takut ke arah nisa.sebagai seorang suami,tentu ia sadar istri nya seperti bom waktu,yang bisa meledak kapan saja.
"Aku akan menuruti Nya jika kau berjanji satu hal"Nisa melirik ke arah Mark,masih tetap fokus pada kemudi.
"Apa?"
__ADS_1
Keputusan mu sudah benar mark.dia berlian,dan tidak mungkin kau terus-menerus menyia-nyiakan nya.
Cit!!
Mobil terhenti seiring suara decitan rem yang terdengar nyaring,rumah mode KNN boutique,mereka sudah sampai di tujuan utama.
"Jangan pernah Fikirkan Wanita lain,saat kau bersama dengan ku"Nisa mengalih kan pandangan nya,menatap langsung manik mata hijau milik Mark.
Sial,tatapan nya saja berhasil membuat ku berdebar.
Mark mengalih kan pandangan nya ke arah lain.jantung nya berhasil berdebar hebat,hanya karena bertatapan dengan Nisa.
"Aku janji,tapi bantu aku"Mark menatap Nisa dengan tatapan penuh perhatian.
"Ayo turun"Nisa membuka pintu mobil,turun lebih dulu dari sana,berpapasan langsung dengan pemimpin rumah mode.
"Selamat datang nona Kim"pemimpin rumah mode membungkuk hormat,menyapa desainer cantik itu.
Mengangguk singkat.Nisa mulai masuk bersama dengan Mark,semua orang yang sibuk Dengan pekerjaan masing-masing, segera berdiri, membungkuk hormat sekedar menyapa Nisa.
Butuh waktu tiga puluh menit,Nisa berhasil menyelesai kan seluruh pekerjaan milik Nya.
Di KNN boutique.mark ikut andil bagian dalam sebuah pemotretan,demi mendapat hari Nisa,dia dengan suka rela menjadi global ambassador baru di KNN boutique.
Saya,tuan Mark Celvin Asterio sekaligus global ambassador baru untuk produk kita"
Semua orang yang ada di ruang pemotretan tampak tertegun,saling memandang,raut keterkejutan tidak bisa lagi mereka sembunyi kan masing-masing.
Nona Kim sudah menikah kapan?.bukan nya itu adalah pengusaha terkaya tahun ini, yang sudah menikah dengan seorang model.
Begitu lah kira-kira isi fikiran mereka semua,saling melirik tanpa berani bertanya.
"Nona Kim,maaf.kapan anda menikah?bukan nya mr.asterio baru menikah dengan seorang model?bahkan anda sendiri yang merancang gaun nya?"
Seorang fotografer tampan angkat tangan, berbicara dengan sedikit gugup, terlihat dari tangan nya yang saling meremas.
Mati, kenapa oppa cari masalah sih?!.
Para karyawan Wanita yang ada di sana memandang khawatir ke arah sang fotografer,mereka seakan ikut khawatir, mengingat Nisa adalah bom waktu.
"Jika dia menikah dengan model itu, bagaimana Bisa saya menjadi istri nya?"
Diam.semua orang tidak ada yang berani menyahut sedikit pun, walaupun tidak mengetahui kronologi kejadian yang sebenar nya,semua orang jelas tau siapa Nisa sebenar nya.
__ADS_1
Menjadi satu-satu nya.begitu lah mereka memandang dan mengartikan sosok Nisa, selain tegas dan dingin,dia juga dikenal dengan sikap yang sedikit egois.
"Ah iya.kalian pasangan yang romantis nona Kim,yang satu nya putri Diana seantero dunia,yang satu nya pengusaha paling sukses"
"Iya, sama-sama sukses.semoga langgeng nona Kim,dan juga cepat di beri keturunan".
"Semoga kalian bisa tetap bersama hingga maut memisah kan.”
Doa-doa mengudara.semua orang di sana ikut berbahagia karena pernikahan Nisa,walaupun di kenal sebagai bos yang killer, kebaikan Nisa kepada para karyawan nya menjadi nilai plus tersendiri.
Kau di takuti tetapi juga di cintai.
Mark yang sedari tadi bersandar di dinding, tersenyum melihat Nisa dicintai oleh banyak orang, walaupun ia tau,sudut hati gadis itu masih sepi dan kosong.
Kau lihat aku sekarang kan?.aku di cintai oleh banyak orang,aku hidup dengan baik sesuai permintaan mu dulu.aku juga sudah menikah,ku harap kau bisa tenang sekarang,ada laki-laki lain yang akan melindungi ku.
Netra Nisa mendadak berubah kosong,tidak ada kesedihan ataupun sebagian, hanya kosong—jiwa nya seakan menghilang entah kemana.
Hidup lah dengan baik nona.
Perkataan terakhir sekertaris Wahyu sebelum laki-laki itu menghembus kan nafas terakhir, terngiang di fikiran nisa.hanya itu yang menjadi patokan hidup Nya.
"Apa yang kau fikir kan sekarang?"Mark mendekat, tangan nya melingkar di pinggang ramping milik Nisa.
Deg!.
Nisa menarik lamunan nya, mengulas senyum sangat tipis,seakan Baik-baik saja.
"Wah kalian pasangan yang romantis.”
Nisa hanya diam, Raut wajah nya berubah datar dan dingin seperti biasa.
"Kita mulai!"Nisa meminta semua orang bersiap di posisi masing-masing,sebelum fashion week mereka akan mengadakan sedikit promosi untuk fashion musim ini.
"Nisa, bagaimana dengan pakaian ku?"Nisa yang sibuk dengan i-Pad milik nya,menoleh.ternyata Mark sudah siap Dengan pakaian rancangan milik KNN boutique.
"Hem"Nisa ber-dehem singkat.mendekat ke arah Mark, Merapih kan ujung lengan baju yang sedikit kusut.
Mark menyeringai.menarik pinggang ramping milik Nisa,merapat kan tubuh gadis itu pada tubuh tegap milik Nya, melingkar kan satu tangan di pinggang,Mark mengulum senyum melihat raut wajah Nisa yang berubah dingin.
"Lepas kan!"Nisa menatap tajam ke arah Mark.
"Kenapa? kita kan suami istri"Mark mengecup dahi Nisa,tanpa memperdulikan banyak orang yang ada di sana.
__ADS_1
# like komen and Vote.