Istri Dadakan Tuan Muda.

Istri Dadakan Tuan Muda.
aku beruntung.


__ADS_3

FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.


HAPPY READING.


Puluhan jam mereka lalui hingga akhir nya tiba di kota mode, negara P.


Mata Nisa berbinar bahagia,menatap negara yang baru saja menjadi tempat nya mendarat.


Aku datang kota impian setiap desainer di dunia.


Nisa memekik dalam hati,senyum lebar terukir di wajah cantik nya.


“kau bahagia?aku tau ini kota impian setiap desainer di dunia,banyak orang kesini.”mark berdiri di sebelah nya, bahagia karena kejutan nya berjalan lancar.


“terima kasih,aku sangat menyukai negara ini.kau benar-benar suami yang pengertian big baby.”nisa terkekeh,menempel kan kepala nya pada lengan Mark.


“di sini kita akan membuka lembaran baru.”mark menarik tangan Nisa.


Dengan di kawal banyak bodyguard, rombongan Mark dan Nisa keluar dari aera bandara.


Di luar, beberapa mobil sudah menunggu.


“wah,kak Mark benar-benar the real Sultan.”puji Ken.


“kau benar,kakak mu memang benar-benar kaya.ini bukti nya,kita bisa mendapat kan liburan gratis.”lucas terkekeh, mendengar perkataan nya sendiri.


“diam lah!ayo cepat masuk,jika tidak ingin di tinggal oleh mark.”ketus Bern,masuk lebih dulu ke dalam salah satu mobil.


“ayo!sopir suduh menunggu.”nisa mengangguk.


Setelah beristirahat sejenak,mereka menikmati malam hari di kota mode,senyum terus terukir di bibir Nisa.


Honeymoon hanya sebuah kedok yang Mark buat,agar Nisa bisa merilekskan pikiran sejenak,dan perlahan membantu penyembuhan mental wanita cantik itu.


Di sebuah restauran halal.


Mark duduk manis sembari mengelus jemari lembut sang istri.


“kau bahagia honey?”tanya Mark lembut.


”sangat terima kasih”nisa mengulas senyum lebar.


“jangan berterima kasih pada ku,ini sudah kewajiban ku karena aku suami mu.”mark mengecup pelan pipi Nisa.

__ADS_1


“aku beruntung karena kau menarik ku sebagai pengantin pengganti.”nisa mengulas senyum lebar.


“nisa?!.”


Tangan Nisa mengepal pelan,tatapan yang tadi penuh kebahagiaan mendadak berubah,hanya ada kebencian tersirat di dalam nya.


Suara itu,aku tetap tidak bisa mengontrol diri ku.


Nisa menoleh, menyeringai sinis melihat kehadiran mantan sahabat nya.


“dia sahabat mu kan?”tanya Mark antusias, berharap bisa memperbaiki hubungan renggang antara mereka.


“aku tidak punya sahabat seperti nya”Nisa mengendikan bahu nya acuh.


“astaga kau benar-benar di sini Nisa,aku bahagia melihat kehadiran mu”teriak nya penuh kebahagiaan.


“tapi saya tidak nona julliano”nisa menjawab singkat,menatap wanita di hadapan nya, Amerra sang sahabat.


Amerra terdiam,mengelus pelan rambut sang putri.dia dan Kevin sedang berjalan-jalan di Paris, menghibur baby karra.


“kau masih belum memaafkan ku Nisa,maaf aku tau banyak hal yang sudah ku renggut dari mu.”mata Amerra berkaca-kaca,hati tulus nya terluka.


Diam.nisa memandang ke arah baby karra yang melihat ke arah nya.lagi dan lagi,mata Nisa memerah, mengingat batita itu menjadi alasan sekertaris Wahyu menyelamat kan Ameera.


Nisa menggengam pisau di tangan nya erat,sampai tidak menyadari bahwa darah mengalir segar dari tangan nya


“ra,aku mencari mu”suami Amerra,Kevin datang,menatap sang istri tajam.


“maaf mas,tadi aku melihat Nisa,jadi aku langsung menghampiri nya”amerra menjawab penuh rasa bersalah.


“tuan Juliano silahkan duduk!”mark mempersilahkan Kevin untuk duduk.


“terima kasih Mr.Asterio”kevin duduk di sebelah Amerra,mengambil karra dari pangkuan sang istri.


“papa!”karra langsung bermanja pada Kevin.


“dia putri mu yang waktu itu kan tuan Juliano?,dia sangat menggemas kan!”mark bertanya antusias,menatap ke arah karra dengan binar bahagia.


“iya,dia putri kami karra Wahyu arlando Juliano”kevin menekan kan kata-kata Wahyu.


Aku berharap kau sadar,aku masih mengenang semua tentang Wahyu Nisa.


Kevin menatap tajam ke arah Nisa,tapi Wanita itu menghindari kontak mata dengan nya.

__ADS_1


Nisa memilih memaling kan wajah nya,enggan menatap ke arah Kevin.


“oh astaga,aunty apa dia suami mu?kenapa dia terlihat sangat tampan?”karra berteriak,balita tiga tahun itu terlihat bahagia melihat kehadiran Mark.


Diam,Nisa tidak beraksi sedikit pun.


“iya cantik,kau mau bersama dengan uncle?”karra mengangguk,beralih pada gendongan Mark.


“anda lancar berbahasa Indonesia mr.asterio,apa ini karena Nisa?”amerra bertanya.


“seseorang memaksa ku belajar bahasa Indonesia, karena itu aku sangat fasih”mark sibuk mengelus pelan rambut karra yang berada di dalam dekapan Nya.


“ah kalian sudah cocok jadi orang tua,semoga saja Allah segera memberi kalian keturunan.”doa mengudara dengan tulus dari bibir Amerra.


“amin,kami sedang berusaha membuat nya,bukan begitu honey?”mark menoleh,mengerling kan satu mata nya.


“aku mencintai mu”mark mengecup kening Nisa.


Kenapa Nisa diam?apa dia tidak mencintai Mark?.


Amerra bertanya dalan hati, karena Nisa tidak membalas perkataan Mark.


Tidak mungkin kan Nisa masih mencintai sekertaris Wahyu,ku mohon jangan nisa.aku akan merasa sangat bersalah pada mu, karena aku yang membuat mu kehilangan cinta mu,dan juga alasan mu tidak bisa melanjutkan hidup.ku mohon,aku hanya ingin melihat mu bahagia,agar aku bisa membalas semua yang di beri kan oleh sekretaris Wahyu.


Mata Kevin memerah,rasa bersalah menelusup hati nya.tebakan nya tidak meleset,Nisa belum benar-benar mengikhlaskan kepergian sekertaris Wahyu.


Bukan sekertaris,Kevin sudah menganggap sekertaris Wahyu sebagai sahabat dan juga saudara.


Pada Wahyu lah Kevin mencurah kan semua isi hati nya,berkeluh kesah dan membagi suka duka berdua.


Kehilangan sekertaris Wahyu, membuat Kevin juga kehilangan sandaran hidup nya.tapi hidup tidak berhenti begitu saja masih ada Amerra,sang istri yang terbelenggu rasa bersalah.


Maaf Wahyu,aku tidak pantas kau sebut saudara.aku tidak mampu menjaga satu-satu nya wanita yang kau cintai,bahkan membiar kan nya terbelenggu kesedihan seorang diri.


“semoga rumah tangga kalian langgeng dan secepat nya kau bisa melupakan sekertaris Wahyu,nisa.”doa juga mengudara dari bibir Kevin, mengulas senyum sangat lebar.


“melupakan?anda tidak tau ya saya terbaring di rumah sakit jiwa selama satu Minggu?”nisa menatap tajam ke arah Kevin.


“apa?”amerra terperangah kaget,berbeda dengan Mark yang langsung terdiam.


satu fakta baru terkuak.


# like, komen and Vote.

__ADS_1


__ADS_2