Istri Dadakan Tuan Muda.

Istri Dadakan Tuan Muda.
Black Rose id comeback part 1


__ADS_3

FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.


HAPPY READING.


Mark menatap sekertaris Steven dahi atas hingga bawah, tidak ada keunggulan sama sekali.


“tuan,lebih baik kita segera duduk.”sekertaris Jhon yang baru masuk, menengahi—duduk di dekat sekertaris Steven.


Mark dengan kesal duduk di dekat Nisa.masih terus menatap tajam ke arah sekertaris Steven.


“mark,kenal kan dia sekertaris Steven.”nisa memperkenal kan Mark pada Steven.


“aku tau, dia mencintai mu bukan?.”menjawab malas,tersirat ketidaksukaan di dalam mata Mark.


“maaf sekertaris Steven,suami ku bukan orang yang ramah.”nisa mengulas senyum tipis, meminta maaf atas sikap Mark.


“untuk apa meminta maaf pada nya,aku tidak salah sama sekali.”masih memasang wajah kesal,Mark tidak henti-henti nya bersungut tidak suka.


Tuan bisa tidak sih bersikap dewasa?anda seperti kekasih yang sedang cemburu.


Di kursi nya.Sekertaris Jhon memandang geli ke arah Mark,secara tidak langsung laki-laki itu menunjuk kan kecemburuan.


”Tidak masalah nona Kim,saya mengerti.anda terlalu cantik,idaman semua orang,pantas suami anda untuk cemburu.”


Steven menanggapi dengan sangat tenang,hati nya sedikit kecewa, melihat cinta Mark kepada Nisa.


Kenapa aku kecewa ya?bukan nya ini hal yang baik.artinya nona Kim sudah bisa move on dari sekretaris Wahyu,dia memiliki laki-laki yang akan menjaga nya selama nya.


Steven termenung.sibuk dengan Fikiran nya tentang Nisa,wanita yang masih bertahta di hati nya.


“jangan terlalu memperjelas nya,istri saya memang cantik jadi jangan coba untuk merebut nya sedikit pun.”


Nisa memutar bola mata nya malas.


“sekertaris Steven,anda datang kemari sendiri?di mana Virgin saya merindukan nya?.”tanya Nisa.


“kau selingkuh dengan siapa lagi?.”mengerucut kan bibir kesal,Mark masih tetap bertahan pada pendapat nya sendiri.


Siapa lagi itu virgin?kenapa banyak laki-laki tampan di sekitar nya sih.


Gumam-gumam pelan dalam hati,melirik ke arah Nisa dengan wajah yang sangat kesal.


“dia putri saya tuan,bukan selingkuhan nona Kim.”steven mengulas senyum tipis, kecemburuan Mark cukup menghibur nya.


“bukan nya kau ingin menemani Alicia Elizar berobat?lalu kenapa kau ada di sini?.”nisa menatap tajam Mark, mengusir laki-laki itu melalui pandangan mata nya.


Dia mau mengusir ku? untuk berdua-duaan dengan sekertaris ini,cih jangan harap.

__ADS_1


Mark membalas tatapan Nisa tidak kalah tajam.


“aku tidak akan pergi,lagi pula aku sedikit senggang sekarang.”senyum menyebal kan terukir di bibir Mark.


“lagi pula Alicia sudah dewasa,aku harus mengawasi istri ku yang sangat cantik ini, takut di ambil oleh orang lain.”


Mark menekan kan kata-kata nya, seperti menyindir Steven yang masih duduk dengan tenang.


“nona, kapan-kapan datang lah ke Inggris.tuan dan nona muda,serta tuan kecil sangat merindu kan anda.”steven menyesap jus jeruk milik nya, kesukaan nya dan Nisa cukup sama.


“tentu saja kami akan pergi ke Inggris,kami pasangan pengantin baru, Inggris masuk daftar list tujuan honeymoon kami,bukan begitu honey?.”mark menggenggam tangan Nisa,meletakan nya di atas meja.


Honey?dia terbentur apa sih tadi pagi?honey,cih menggelikan.


Nisa menatap Mark dengan pandangan terkejut,di mata nya perubahan Mark cukup signifikan.


“honeymoon?ah iya nona.setelah kemarin kalian honeymoon di Indonesia dan juga Korea, Inggris bisa jadi referensi.”


Sekertaris Jhon membantu Mark.sebagai seorang sahabat,Jhon tentu tau Mark sedang cemburu.


Honeymoon? kalian ini sengaja kan?.


Nisa melirik Jhon tajam.tapi, ia tetap diam bersikap tenang seperti biasa nya.


“nona anda ingin makan apa?tampak nya semua nya lezat?”sekertaris Jhon mengambil buku menu,mulai membaca menu-menu yang ada di sana.


Mereka memesan makanan masing-masing,Nisa masih duduk santai, sesekali mengobrol bersama dengan Steven.


“honey,aku benar-benar lelah sekarang.”


Nisa melirik ke arah bahu nya.mark dengan tidak sopan nya, bersandar pada bahu nya.


“aku benar-benar lelah sekarang, karena kau membuat ku tidak tidur semalaman ,tapi tidak masalah aku puas.”rengekan ambigu terdengar dari bibir Mark.


Tidak tidur semalaman?.


Sekertaris Steven tertegun sejenak.secepat kilat ia mengubah raut wajah nya.


Apa lagi sekarang.


Memutar bola mata nya jengah,Nisa enggan menanggapi.memakan hidangan yang baru datang dengan sangat santai.


“honey,lihat bibir mu terkena saus.”mark mengambil kesempatan, melihat sedikit saus di ujung bibir Nisa.


Cup.


Mark menjauh kan wajah nya,berharap melihat wajah merona nisa.tapi,tidak sesuai harapan, wanita itu masih keukeh dengan wajah dingin nya.

__ADS_1


Dia?dasar kulkas.aku baru saja mencium nya di hadapan banyak orang,tapi dia tidak tersipu sama sekali?.


Nisa hanya menatap datar Mark yang sudah mengambil ciuman pertama milik nya.


Mereka romantis sekali ya?.


Sekertaris Steven mengulas senyum getir.


“sekertaris Steven,kami harus pamit sekarang.”nisa berdiri dari duduk nya, sementara sekertaris Jhon tengah membayar di kasir.


“tentu, terima kasih sudah menyempat kan waktu bertamu dengan saya nona.”steven ikut berdiri,dari duduk nya.


“hubungi saya jika terjadi sesuatu,saya masih nona Kim yang sama.”


“honey,ayo pulang!”mark menarik-narik lengan Nisa,merengek seperti anak kecil.


“permisi!”membungkuk hormat, Nisa berlalu dari sana.


Sedangkan Mark, dengan masker yang menempel di wajah nya ia tetap bergelayut di lengan Nisa.


“kita jadi ke rumah sakit tuan?.”di mobil, akhir nya sekertaris Jhon menanya kan hal yang sedari awal menggelayut perasaan nya.


”tidak.”singkat Mark.


“tapi,bukan nya anda janji pada nona Alicia Elizar bahwa anda akan menemani nya jalan-jalan di taman?.”


“terserah.”mark menyandar kan kepala nya.


Nisa memicing.menatap ke arah spion samping mobil, kecurigaan nya muncul tiba-tiba.ada sekitar enam mobil hitam membuntuti mereka,tebakan Nisa tidak pernah salah.


“kau bisa menebak?.”tanya Nisa.


“tidak,aku kan bukan mafia.”mark mencibir kesal,menatap Nisa.


“anda?”nisa memicing ke arah sekertaris Jhon.


“dia pengawal terbaik,selain pintar dia juga ahli bela diri.”mark tidak ikhlas Nisa berbicara dengan Jhon, karena itu ia yang menjawab.


“belok!jalanan itu cukup sepi.”sekertaris Jhon mengangguk,membelokan mobil.


“lebih baik Mark yang menyetir,ada orang yang sedang mengincar kita sekarang.”nisa mengambil sebuah pistol dari dalam tas nya.


”apa?”kaget.mark menoleh ke belakang,benar perkataan Nisa bahwa ada mobil yang tengah mengikuti mereka.


“jhon!biar aku yang menyetir.”


#like, komen and vote

__ADS_1


__ADS_2