
FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.
HAPPY READING.
“kau tidak lebih menjijikan dari pada wanita-wanita lain nya!kau tidak lebih menjijikan dari pada wanita simpanan laki-laki hidung belang!”teriak Alicia marah.
“el!”mark berteriak tidak terima,bangun dari duduk nya, mencengkram lengan Alicia.
“kenapa?kau tidak terima Mark! karena salah mengambil mempelai pengganti?”sudut bibir Alicia terangkat,membentuk senyum Sinis.
Tamat lah riwayat mu kak Alicia,kenapa kau cari masalah sih?.apa dia lupa terkahir kali dia menghina kakak ipar apa yang terjadi,dia sampai terbaring di rumah sakit.ken.
Oh astaga,jangan sampai jiwa pisikopat milik kakak ipar kambuh.bisa-bisa nyawa Alicia melayang,dan aku?aku tidak dapat bertemu dengan jisso blackpink.lucas.
Aku pasti kan,kakak ipar akan mengamuk sekarang.bern.
Plak.
Sebuah tamparan mendarat tepat di pipi Alicia Elizar, wanita bergaun seksi itu bahkan sampai tersungkur di lantai,mangkuk bubur untuk Mark pun ikut jatuh dan pecah, karena kuat nya tamparan Nisa.
“sudah puas menghina ku Hem?”nisa bertanya dengan nada lembut,tapi berbanding terbalik dengan tangan nya yang mulai menjambak rambut panjang Alicia.
“kau fikir diri mu siapa berani menghina ku?sesuci apa tubuh mu yang pernah di jamah oleh laki-laki yang bukan pacar mu?”nisa mencekik leher Alicia.
“nisa!”mark mencoba melelai.
“mau mati di tangan ku?”menyeringai,Nisa menodong kan pistol nya ke arah Mark.
“jangan ikut campur”titah Nisa dingin.
Srek.
“el kau gila!”mark mendorong Alicia hingga tubuh nya terhuyung membentur dinding.
“berani sekali kau menyakiti istri ku!”teriakan Mark menggema,tamparan tanpa basa-basi ia layang kan pada Alicia.
“kakak,kakak baik-baik saja?”tanya Lucas panik, menatap tusukan pisau buah di perut bagian kanan Nisa.
“tentu saja.”
Apa?.
Lucas terperangah Nisa masih bisa menjawab dengan santai,pada hal luka yang di derita nya cukup dalam.
“kau sudah melewati batas.”
__ADS_1
nisa mendekat, menarik tangan Alicia Elizar hingga ke dekat jendela,dengan satu gerakan tangan,tubuh Alicia sudah terhuyung ke belakang.
“aku benar-benar membenci mu.”
“kau mau mati?aku akan mengabul kan Nya dengan senang hati”nisa mencekik leher Alicia,sebelum mendorong wanita itu.
Jadi lah Alicia bergelayut di atas pegangan jendela,terus berteriak histeris, karena tubuh nya menggelantung.
“bagaimana?masih mau bermain-main dengan ku Hem?”nisa menarik dagu Alicia,memaksa wanita yang bergelayut di pembatas jendela itu menatap ke arah nya.
“ruangan ini berada di lantai 5,jatuh dari sini,bisa membuat mu terbang ke neraka.”
Nisa menyeringai.
“kalian urus Alicia,selamat kan dia, aku akan membawa Nisa ke ruang operasi!"titah Mark, menggendong tubuh Nisa menjauh dari sana.
“shh.”
“bodoh!”mark mengumpat,begitu mendengar Nisa meringis kesakitan.
Dengan tubuh yang masih lemah, Mark berlari sekuat tenaga untuk segera membawa Nisa ke ruang operasi, punggung tangan nya mengeluar kan darah, karena infus yang di cabut paksa.
“tuan,biar saya yang memeriksa nona”seorang dokter laki-laki datang,hendak mengoperasi Nisa.
Mark berteriak sebelum masuk ke dalam ruang operasi.selain mengerti bisnis,Mark juga ahli dalam bidang kesehatan,dia pernah kuliah selama setahun di bidang kedokteran.
“ah,aku baik-baik saja”nisa menepis tangan Mark yang hendak menyikap gaun nya.
“diam!luka mu dalam,kau sudah kehilangan darah cukup banyak”mark terus berceloteh,sembari menyikap gaun Nisa.
“luka nya cukup dalam, aku akan memberi kan mu obat bius,agar tidak sakit.”
Nisa mengangguk, membiar kan Mark menyuntikan obat bius.
“aku akan menjaga mu,jangan khawatir istirahat lah dengan tenang,tidak akan ada laki-laki yang melihat tubuh mu selain diri ku, aku janji”mark berbisik lirih di telinga Nisa, menghadiahi kecupan singkat di bibir sang istri.
Mark tentu kenal sosok Nisa, karena gadis itu sangat Anti di rawat oleh dokter laki-laki.
Dengan mendalami Islam melalui seorang ustad,akhir nya Mark mengerti alasan Nisa tidak ingin di rawat oleh dokter laki-laki.
“hem”nisa ber-dehem pelan,sebelum mata nya tertutup rapat, efek obat bius mulai bekerja dengan baik.
1 jam kemudian.
Brankar Nisa sudah di dorong keluar.mata nya masih terpejam erat, sementara di sebelah nya Mark dengan setia mendorong brankar sang istri.
__ADS_1
Nisa di rawat di satu ruangan dengan Mark, dengan alasan Mark tidak ingin berpisah dengan sang istri.
Terlalu klise.
Bugh.
Seseorang datang dengan langkah cepat,menghantam wajah tampan Mark,membuat laki-laki itu terhuyung kaget.
“kau tidak pantas menjaga nya”suara orang itu meninggi.
“hei! apa-apaan kau ini!”ken pasang badan, melindungi sang kakak.
“siapa?tanya kan pada nya!kenapa dia tidak menjaga nona Kim ku dengan baik!”suara orang yang tidak lain adalah sekertaris Steven menggema,di seluruh ruangan.
Nona Kim ku?.gumam Lucas dan Bern yang berdiri tidak jauh dari sana.
“tunggu, laki-laki itu kan saingan ku dulu,dia pernah dekat dengan nona Kim beberapa tahun lalu”bern mengingat wajah sekertaris Steven.
Ternyata dia lebih tampan jika di lihat secara langsung.
Bern bergumam sangat lirih.dia memang menyukai Nisa Sedari dulu,semua tentang gadis itu ia tau,termasuk kedekatan nya dengan sekertaris Steven.
“kim ku?sudah kuduga sejak awal kau mencintai istri ku!”mark balas berteriak.
“cinta?aku memang mencintai nya lebih dulu dari mu.aku sangat mencintai nya,tapi sayang laki-laki Bodoh seperti mu yang mendapat kan nya."
Sekertaris Steven semakin berteriak.
“apa kau fikir hanya kau yang mencintai nya?!semua laki-laki berhak mencintai nya,cinta mu hanya segelintir di antara cinta banyak laki-laki untuk nya!jadi jangan terlalu berbangga diri.”sekertaris Steven tertawa penuh ejekan,menatap tajam ke arah Mark.
“kau!”mark menunjuk ke arah wajah sekretaris Steven,rahang nya mengeras.
“hah-hah!.”
Mark dan juga semua orang yang ada di ruang rawat Nisa menoleh.panik, karena istri dari Mark itu mengalami sesak nafas tiba-tiba.
“dokter!cepat panggil dokter!”sekertaris Steve dan juga Mark berteriak panik.
“nisa,ku mohon jangan tinggal kan aku”mark menggengam tangan Nisa dengan sangat erat.
“kak,keluar yuk! dokter akan memeriksa kakak ipar”ken menahan bahu mark, mengajak laki-laki itu berlalu pergi.
“mommy!”mark yang masih lemah tersungkur di lantai.
# Like,komen and Vote
__ADS_1