
FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.
HAPPY READING.
“masalah ini semakin serius Mark,jika kau tidak bisa menjaga adik ku, kembali kan dia pada ku.”
Di dapur,terjadi perbincangan serius antara Renald dan juga mark.dua laki-laki tampan itu saling melayang kan tatapan tajam,bertahan dengan ego masing-masing.
“apa maksud mu?”suara dingin keluar dari bibir Mark.
“kau hanya pecundang yang tidak mampu menjaga istri mu!”renald secara terang-terangan menunjuk kan dia tidak menyukai Mark.
“kau tidak berhak meminta ku mengembali kan istri ku,tidak ada yang lebih berhak pada wanita kecuali suami nya.”jawab Mark santai,namun tersirat sebuah kemarahan di setiap kata nya.
Srak.
Buah apel di hadapan Renald langsung terpotong menjadi dua.tatapan prince dragon white semakin menggelap, tertutup dengan sebuah amarah.
“kau pecundang Mark!”renald menarik kemeja Mark.
“I hate you!”mark berkata dengan penuh penekanan.
“kau!”emosi Renald naik ke ubun-ubun,mengangkat pisau bersiap menusuk laki-laki di hadapan nya sekarang.
“daddy,apa yang kau lakukan?”suara Lee terdengar menggema,membuat Renald menghenti-kan kegiatan nya.
“daddy,kau gila?!”lee menatap tajam sang Daddy.
“lee your language”nisa masuk, belum memperduli-kan pertengkaran Renald dan Mark,ia lebih dulu memarahi Lee.
“sorry aunty”lee menunduk.
“apa yang kalian lakukan?”nisa melirik ke arah Mark dan Renald secara bergantian.
“kalian mendebat kan ku?apa kalian gila!kalian anggap aku tidak bisa menjaga diri hah!kalian berfikir aku barang yang bisa di pinta dan di buang sesuka hati!.”
Nisa menggebrak meja,menimbul kan suara nyaring yang memenuhi dapur, kilat kemarahan terlihat jelas di mata nya.
“bukan begitu honey”mark menyela.
“kak,untuk pertama kali nya sebagai adik aku kecewa pada mu.”
Renald tergugu di tempat nya berdiri,Nisa menatap nya dengan pandangan memerah.
Brak.
Setelah menghempas kan Gucci Nisa berlalu pergi,membiar kan Mark menatap ke arah nya bingung.
Cletak.
Sebuah pistol di pompa terdengar.nisa menyeringai, karena sebuah pistol menempel tepat di kepala nya.
__ADS_1
Bruk.
Brak.
Dalam dua kali gerakan,orang yang menodong kan pistol pada Nisa terkapar di lantai.
Kegesitan seorang black rose memang tidak mampu di tandingi siapa pun,dalam gerakan detik dia mampu melumpuh kan lawan nya.
Renald dan king mafia dragon white saja tidak mampu menandingi nya,apalagi hanya ulat bulu.
“pesan terakhir?”tanya Nisa,menekan pistol lebih dalam.
“aku masih ingin hidup princess.”laki-laki yang tidak lain adalah tangan kanan Renald di dunia bawah meringis.
Arghh,pada hal aku hanya ingin bermain-main tadi , princess.
Buk.
Nisa menendang nya dengan kesal,sebelum melempar kan pistol di tangan nya.
“argh”An meringis kesakitan karena tendangan Nisa.
“uncle an apa yang kau lakukan di sini?”lee mendekat begitu mendengar suara ringisan an.
“an kau baik-baik saja?”renald segera membantu tangan kanan nya itu untuk berdiri.
“princess,tendangan anda sangat menyakit-kan”an meringis kesakitan, sementara si pelaku hanya mengendik kan bahu acuh.
“aku baik-baik saja.”nisa menjawab dingin,masih menatap An dengan sangat tajam.
Bugh.
Nisa meninju wajah An,hingga laki-laki itu tersungkur di lantai.sungguh wanita kuat dan juga tangguh,satu tinju saja mampu membuat laki-laki jatuh.
“aku membenci mu An!”nisa memekik keras.
“nisa ada apa dengan mu?!”renald berteriak karena kaget,dengan perubahan sikap Nisa.
Sementara Mark langsung menahan kedua tangan Nisa,tanpa memperduli-kan Wanita itu terus memberontak.
“honey tenang!”mark mendekap Nisa yang terus berteriak.
“aunty”lee merapat kan tubuh nya pada Renald, ketakutan.
“argh!”nisa berteriak,tampak nya mulai kambuh,mental nya memang belum sembuh.
“kak Lucas!”ken berlari menuju kamar yang di tempati nya,Lucas dan juga Bern.
“ada apa?”lucas yang sedang memakai baju bertanya.
“apa ada hantu di sini?kenapa kau ketakutan seperti itu?”bern keluar dari kamar mandi, bertanya bingung.
__ADS_1
“nona Kim?”bern,Lucas menoleh dan berujar secara bersamaan,saat mendengar suara teriakan Nisa yang melengking.
“sial.”bern yang masih berbalut handuk segera berlari keluar, sementara Lucas membongkar kotak berisi obat-obatan milik nya, mencari-cari suntikkan yang berisi cairan obat penenang.
“kak Lucas cepat!”ken panik sendiri,ketika suara teriakan Nisa semakin menjadi.
“sabar bodoh!aku juga dokter,tidak bisa sembarangan.”lucas mengumpat,sebelum berlalu keluar.
Ken termenung di tempat nya berdiri,belum loading.sepersekian detik kemudian,dia segera berlari ke bawah.
Semua orang terdiam,begitu juga Bern.rasa tidak percaya menelusup hati nya,untuk pertama kali nya Nisa terlihat berantakan.
“aku akan membunuh mu An!”teriak Nisa.
Dengan gerakan mata,Lucas meminta Mark untuk menahan Nisa.sementara ia segera menyuntik kan obat penenang, pada lengan Nisa.
“honey”mark memeluk tubuh Nisa yang sudah melemas dalam pelukan nya.
“kau apakan dia?”bern menatap Lucas dengan tajam.
“obat penenang,Mark bawa kakak ipar ke kamar.kondisi mental nya semakin memburuk,apa yang terjadi?apa kalian semua bodoh hingga membuat nya mengalami tekanan batin?.”lucas marah-marah,sudah tidak peduli pada etika.
Apa aku salah masih mengingin kan mu nona?.
Terjadi peperangan batin pada Bern, pandangan nya berubah sendu melihat Nisa yang tengah di gendong oleh Mark.
“buang perasaan mu pada adik ku,aku bisa membunuh mu kapan pun aku mau”renald menatap tajam ke arah Bern,begitu menyadari ada binaran tidak biasa di sana.
“uncle sebaik nya segera pakai celana, tidak ada yang ingin melihat perut sixpack mu itu,milik Daddy ku lebih menggoda.”
Lee dengan polos Nya berujar.
***
Negara A.
“sampai kapan kau bersembunyi Hem?kau muncul di hadapan nya hanya sesaat,kau fikir aku tidak tau perasaan mu pada nya.”
Laki-laki paruh baya mendekat ke arah seorang laki-laki muda yang tengah mengamati sebuah figura.
Figura berisi sepasang laki-laki dan perempuan,yang sama-sama memiliki aura super dingin.
“sampai kapan?selama tiga tahun ini kau memantau nya dari kejauhan.”
Diam, laki-laki itu masih tidak bergeming.perkataan sang ayah,bagi nya hanya angin lalu saja.
Aku masih mencintai nya,bahkan sangat.aku terlalu bodoh karena masih memupuk rasa ini hingga sekarang.
“aku harus bagaimana dad?”tanya nya.
# like,komen and vote ya para readers yang Budiman, happy reading.
__ADS_1