
FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.
HAPPY READING.
Mark duduk diam di kursi tunggu.tatapan nya berubah kosong,hati yang sedari awal bimbang,semakin menjadi.
Cinta nya pada Alicia Elizar dan juga status nya sebagai seorang suami untuk Nisa.
Benar-benar membuat Mark bimbang, ia tidak yakin keputusan mana yang harus ia ambil sekarang.
“mark,jangan jauhi Alicia nak.kondisi nya benar-benar sangat tidak baik,dia membutuh kan kehadiran mu sebagai penyemangat.”
Mark melirik ke arah tangan ibu Alicia Elizar yang tengah menggenggam nya,semakin menambah keraguan.
Aku harus apa?cinta ku pada Alicia sangat besar,tapi aku sudah berjanji pada Nisa untuk menjaga nya?.
Janji yang Mark ucapkan di depan papa Nisa, menjadi beban tersendiri.
“maaf aunty,Mark sudah menikah”mark melepas tautan tangan nya.
“nak, Alicia sangat membutuh kan mu sekarang.istri mu Baik-baik saja,tidak dengan Alicia,kalian sudah bersama selama bertahun-tahun,kau pasti sangat mencintai nya kan?.”
Ya!aku memang masih mencintai nya.
Jawab Mark,hanya di dalam hati.
“istri mu akan mengerti,cintai Alicia seperti awal kau mencintai nya nak.”
Diam.mark tidak bereaksi sedikit pun.tanpa basa-basi,Mark beranjak dari duduk nya pamit undur diri.
Sebelum pulang,Mark singgah ke sebuah masjid di pusat kota.melaksana kan kewajiban nya untuk shalat isya, seperti yang di ajar kan oleh Nisa.
“nisa,aku ingin bicara.”saat sampai di mansion, Mark langsung menemui Nisa.
Mengangguk singkat,Nisa bersiap mendengar kan perkataan Mark.
“aku ingin mendampingi El”mark menatap langsung ke manik mata Nisa.
“berani sekali kau.”hanya itu yang keluar dari bibir Nisa.
__ADS_1
Gluk.
Mark menelan Saliva nya kasar.dia bisa ikut barisan suami takut istri jika istri nya seperti Nisa,menakut kan.
“aku mencintai nya!aku hanya mengatakan pada mu,bukan meminta izin dari mu.”
Mark bersungut-sungut tidak suka,menatap Nisa dengan sangat tajam.
“kau tidak berhak menghalangi ku, kita hanya menikah selama tiga bulan, setelah itu kita berhak menjalan kan kehidupan masing-masing.”
“lakukan sesuka mu,jangan salah kan aku jika aku bisa berbuat lebih parah dari mu”bersidekap, Nisa membanting majalah di hadapan nya kasar.
Emosi Nisa benar-benar memuncak sekarang.bagaimana bisa Mark dengan terang-terangan mengatakan ingin menemani Alicia sang mantan,di hadapan wanita yang masih berstatus sebagai istri nya.
Gila!.
Satu kata yang pantas mendeskripsikan seorang Mark.
“putri Diana nya pengusaha seantero dunia tidak takut kehilangan laki-laki”Nisa menaikan Dagu penuh kesombongan.
“ikut aku!”nisa menarik tangan Mark,mereka berdua turun ke bawah,di mana semua anggota keluarga Asterio sedang berkumpul.
“mark ingin kembali pada Alicia Elizar.”nisa duduk santai,berujar tanpa beban,dan tanpa rasa takut sedikitpun.
Ciri khas gadis itu tidak berubah,sebesar apapun masalah yang ia hadapi.nisa akan tetap mempertahan kan wajah dingin nya di hadapan orang-orang.
“apa?”nyonya besar Asterio menatap tajam ke arah Mark, pertanda tidak suka dengan keputusan putra sulung nya.
“kakak!kau gila, Alicia Elizar jelas-jelas sudah menghianati mu!kenapa kau ingin kembali pada nya!”ken juga ikut menyerukan ketidaksukaan.
“kenapa?biar kan saja.dia kan memang seperti itu,terlalu setia pada satu wanita.jika kau sudah bosan dengan istri mu itu,aku dengan senang hati memungut nya.”
Jared berujar sangat santai, menganggap Nisa hanya sebuah barang.
Sejak awal bertemu,Jared memang sudah tertarik dengan sosok nisa.selain dingin,dan cantik hal lain yang membuat Jared tertarik adalah gadis ini milik Mark.
“jared!jaga bicara mu pada menantu keluarga ini! kedudukan nya lebih tinggi dari pada kau yang hanya putra angkat!.”
Si kepala keluarga,tuan besar Asterio berteriak lantang.tidak menyukai sikap Jared,yang seakan merendah kan seorang Nisa.
__ADS_1
Kalian saja tidak tau,aku siapa sebenar nya.andai saja kalian tau aku adalah black rose,dari klan mafia paling di takuti di dunia.kalian pasti akan berfikir jutaan kali untuk menghina ku.
Yang menjadi topik pembicaraan hanya diam.duduk santai,bersikap tenang seperti biasa nya tidak tersulut sedikit pun dengan perkataan Jared yang merendah kan nya.
“mark, Daddy dengan tegas melarang mu untuk berhubungan dengan Alicia Elizar lagi.Dia sudah hampir membuat keluarga kita malu.”
“dad,sudah lah.”nyonya besar Asterio mengelus pelan lengan tuan besar Asterio,berusaha membuat sang suami mengerti.
“tidak bisa!anak ini harus di beri pelajaran!”kemarahan tuan besar Asterio semakin meluap-luap.
“anda seharus nya sadar diri kan?anda sama seperti ku!bahkan anda memiliki dua orang istri!jangan Sok suci!.”mark berdiri,memaki sang ayah yang sedari awal ia benci.
“mark jaga bicara mu!”nyonya besar Asterio ikut beraksi.
“kenapa?aku tidak pernah mencintai Nisa sedikit pun!kami menikah karena keadaan.aku terdesak,dan dia tidak memiliki alasan untuk menolak ku.”
Mark berteriak lantang.menatap tajam semua orang yang ada di sana,kerutan ketidaksukaan terlihat jelas di wajah Nya.
“kak! walaupun kau tidak mencintai nya seharus nya kau menghargai perasaan nya.terlepas dari kalian menikah bukan Karena cinta,ingat kak posisi nona Kim”ken berdiri dari duduk nya,melayang kan protes keras dengan sikap Mark.
“kau tidak boleh ikut campur!ini masalah rumah tangga ku!kau tidak lebih dari anak haram!.”
Kemarahan Mark memang meledak-ledak.jika ia sedang marah, tidak peduli siapapun ia akan meluap kan kemarahan nya.
Anak haram?tanpa perlu di ingat kan aku cukup sadar diri kak.
Mata Ken mengembun, ia cukup sensitif terhadap status nya di rumah ini.yang tidak lebih dari anak haram.
“kau boleh menghina ku sesuka hati mu.tapi,tidak seharus nya kau berkata kasar pada Ken!dia adik mu!.”
Nisa yang sedari tadi hanya duduk diam tanpa melirik.mendadak berdiri,emosi nya tersulut mendengar kata anak haram.
“jangan ikut campur!dia memang anak haram,aku membenci nya sedari lahir,seharus nya aku membunuh nya!.”
Nisa mengepal kan tangan nya geram,tatapan nya berubah nyalang.telinga nya terasa panas mendengar semua cacian yang di layang kan Mark kepada ken.
“mark!jaga bicara mu!”nisa berdiri di hadapan Ken, melindungi adik ipar nya itu.
“mom,Ken pamit ada janji.”ken memilih untuk pergi dari sana.
__ADS_1
“mom,Ken pamit ada janji.”ken memilih untuk pergi dari sana.