Istri Dadakan Tuan Muda.

Istri Dadakan Tuan Muda.
perhatian kecil


__ADS_3

FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.


HAPPY READING.


Deru nafas Mark mulai teratur.secara perlahan,Nisa membaring kan Mark di ranjang,meletakan kepala nya di bantal.menarik selimut,Nisa tertegun memandang laki-laki yang sudah menjadi suami nya.


“mimpi indah”nisa mengelus kepala Mark,sebelum beranjak dari ranjang.


“kau sudah selesai dengan suami mu princess?”di lantai bawah,Renald langsung menggoda Nisa.


"Dia tidur”nisa menjawab singkat.


“tuan sudah tidur nona? cepat sekali”sekertaris Jhon mengeryit heran.


“kita mulai latihan nya”nisa mengambil pistol di atas meja,berjalan santai menuju ruang bawah tanah.


“selamat malam, princess, prince”semua anggota Dragon white menyapa Nisa dan Renald dengan penuh hormat.


“kim,latihan lah sendiri,aku ingin bermain catur.”niat hati ingin latihan bersama dengan Nisa pudar,begitu Renald melihat papan catur.


“kak!”nisa memekik kesal.


“oh astaga adik ku sayang,hanya sebentar.”renald mengedip kan sebelah mata nya.


Renald menarik kursi,duduk dengan santai,siap memain kan pion di tangan nya.


“maju satu langkah,jika kau ingin tewas di tangan ku.”nisa menodong kan pistol tepat di belakang kepala Renald.


Kenapa aku punya adik sehebat dia sih?.lihat lah,pasti orang-orang melihat ku sebagai kakak takut adik.


Renald mengangkat kedua tangan nya sejajar bahu.berbalik, tersenyum lucu agar Nisa tidak marah.


“oh ayo lah honey,aku hanya bercanda.bagaimana bisa aku membiar-kan adik ku latihan sendiri.”


Renald berujar tanpa rasa bersalah,menatap ke arah pistol yang masih setia menodong nya.


“kau benar-benar menjengkel kan Renald”suara dingin Nisa menembus Indra pendengaran Renald.


“aku kakak mu yang paling kau sayangi honey, kau pasti bercanda.”kekeh Renald.


“iya kan?”renald menoleh,menatap semua anak buah nya yang tengah menatap ke arah nya, seperti meminta persetujuan.


Dasar Renald.


“diam lah, kita harus mulai latihan!”nisa menyelip kan kembali pistol ke saku pinggang nya,sebelum dengan gerakan mendadak menyerang Renald.


Latihan kali ini benar-benar terasa istimewa bagi anggota dragon white.karena,untuk pertama kali nya setelah sekian lama,mereka bisa berlatih dengan sang princess.


Kecepatan, ketepatan,serta kelincahan Nisa menjadi penunjang sempurna untuk di nobatkan sebagai princess Mafia.


Pukul tiga malam mereka baru selesai latihan.nisa melangkah menuju kamar nya di lantai bawah,sembari memberi kan olah raga ringan pada kepala nya.


kau benar-benar kebiasaan nisa.kau tau tubuh mu lemah,tapi kau tetap Keukeh dengan keinginan mu untuk latihan.

__ADS_1


Nisa menggerutu karena kesal.


“auh,tubuh ku pegal semua”nisa berdesis,terus melangkah maju menapaki satu-persatu tangga.


“nisa!”


Nisa terkesiap kaget.


Mark telah menyambut nya di depan pintu,dengan tatapan tajam nya.


“kau dari mana?”tanya Mark.


“latihan”nisa menjawab singkat,di selipi seluas senyum tipis.


“mandi lah,aku sudah menyiap kan air hangat untuk mu,ingat jangan terlalu lama.”


Mark melempar kan bathroop berwarna putih milik nisa.senyum tipis terukir di bibir nya,Nisa tampak lebih cantik dengan wajah penuh keringat dan memar.


Tunggu,memar?.


“ini kenapa?”mark menyentuh luka di sudut bibir Nisa.


“biasa, terima kasih.”nisa berlalu pergi,masuk ke dalam kamar mandi,membiar kan Mark memandangi nya terus.


ah segar nya,nikmat Tuhan mu mana lagi yang kau dusta kan.


Nisa bergumam lirih,menikmati guyuran air yang menyapa wajah cantik dari Putri Diana Nya Pengusaha seantero dunia.


Tidak memerlu kan waktu lama,Nisa sudah keluar dengan piyama,tanpa jilbab,hanya handuk kecil yang melilit kepala nya.


“duduk di sini,minum teh nya!”mark meminta Nisa untuk segera duduk di kursi meja rias,di mana segelas teh hangat tersedia.


“untuk ku?kapan kau membuat nya?”nisa menyeruput segelas teh manis buatan Mark.


“saat kau mandi tadi”mark mengering kan rambut Nisa dengan handuk kecil.


“terima kasih.”


“lain kali jangan keramas malam-malam,kau bisa sakit, bagaimana jika kau sakit aku bisa di bunuh oleh king”mark terus berceloteh.


”aku tidak akan mengulangi nya”nisa menjawab singkat,membiar kan Mark mengeringkan rambut Nya.


“sudah,ayo tidur.”mark menggendong tubuh Nisa,membawa nya ke ranjang king size.


“aku bukan anak kecil”nisa menggeleng pelan, berdecak tidak suka.


“iya-iya, sekarang tidur lah”mark mengecup kening Nisa,menarik Nisa ke dalam pelukan nya.


***


Pukul 07:00.


Mansion Asterio.

__ADS_1


Sekertaris Jhon baru datang,hendak mengambil beberapa berkas yang tertinggal di atas meja Mark.


“jhon,duduk lah nak”nyonya besar Asterio menyambut kedatangan Jhon dengan hangat.


“baik nyonya besar”sekertaris Jhon duduk di sofa.


“ini minum lah dulu,udara sangat dingin.”nyonya besar Asterio membawa kan segelas teh madu.


“terima kasih nyonya.”


“jhon!di mana Mark?!”alicia yang baru Turun langsung memekik begitu melihat kehadiran Jhon.


melihat kesana-kemari,Alicia harus menelan kekecewaan karena tidak ada nya Mark di sana.


“dia sedang pergi bersama nona muda Asterio.”sekertaris Jhon berujar dingin,membungkuk hormat berlalu ke dalam ruang kerja Mark.


“alicia, sekarang pergi lah dari sini”nyonya besar Asterio berdiri dari duduk nya,menatap tajam ke arah Alicia.


Sial,semua orang di mansion ini memihak nona Kim.


Tangan Alicia mengepal erat.berbanding terbalik dengan raut wajah nya yang tenang,dan lembut.


“mommy,aku kan terbiasa menginap di sini”alicia berujar dengan sangat tenang.


“itu dulu! sekarang kau tidak memiliki hubungan apa-apa lagi dengan rumah ini.”


“mark masih mencintai ku!”alicia berujar penuh percaya diri.


“kau terlalu percaya diri”


Nisa masuk,langkah nya sangat anggun.aura dingin dan kejam menguar hebat,di belakang Nisa Mark dengan setia mengekor.


“mark kau datang?”alicia merentang kan tangan Nya,hendak memeluk Mark.


Tapi.


Bruk.


Nisa dengan sengaja menghadang langkah kaki Alicia dengan satu kaki nya,menyebab kan Alicia terjatuh ke belakang.


“awh”alicia meringis kesakitan.


El.


Mark hendak mendekat.tapi langkah nya terhenti,saat Nisa menatap nya tajam.


“mark kenapa kau tidak menolong ku?”mata Alicia berubah menjadi merah,di hiasi dengan kaca-kaca.


Mark kau berubah? dulu kau begitu peduli pada ku.


Alicia kehilangan Mark.ya,dia kehilangan Mark sejak Nisa masuk dalam hidup Mark, mengambil posisi yang seharus nya di miliki Alicia.


“pergi!”nisa bersuara.

__ADS_1


“aku tidak mau!ini tempat ku,dan kau mengambil nya.”alicia berdiri,menatap tajam ke arah Nisa.


#like,komen and Vote.


__ADS_2