
Walaupun akhir nya, wanita itu tidak mendapat kan kedua nya.sejak semester 4, Renald memutus kan menikah dengan wanita yang di jodohkan king Mafia.
Dari pernikahan itu mereka memiliki anak kembar, walaupun istri Renald harus berpulang ke pangkuan sang pencipta lebih dulu.
“kalian kan bersahabat dulu,lalu apa yang terjadi sekarang?.”king mafia membuka suara,menatap Mark yang masih memandang sengit ke arah Renald.
“aku tidak mengenal nya.”berkata ketus,duduk di dekat Nisa,sembari mengelus jilbab sang istri.
Dia milik ku!kau tidak bisa merebut nya.
Kira-kira seperti itu lah arti pandangan Mark ke arah Renald.
“cih!kau tidak berubah sedari dulu”renald menyeringai tipis.
“kau yang membuat ku tidak berubah, penghianat!”maki Mark.
Mereka kenapa sih?ada masalah apa?.
Nisa melirik kesana-kemari,menghela nafas panjang,enggan ikut campur.
“Kim, bagaimana keadaan mu?,maaf Daddy terlalu menekan mu”king mafia mengelus lembut jilbab Nisa.
”Baik”singkat.
“kau marah karena Daddy tidak percaya tadi?tanya Renald jika kau berkata seperti itu pada nya,apa dia akan percaya?”tanya king mafia dragon white lagi.
”tentang apa dad?.”renald yang masih berdebat dengan Mark,bertanya.
“dia mengatakan melihat sekertaris Wahyu.”jawab king mafia dragon white.
“apa? hahahaha”renald langsung tertawa keras.
Kenapa tidak ada yang percaya pada ku,seharus nya mereka sadar kan aku tau mana yang nyata dan halusinasi semata.
Mata Nisa memerah.dia paling benci tidak di percayai,dan sekarang semua nya menjadi kenyataan.
“ren!”mark menyenggol lengan Renald,membuat laki-laki itu menatap ke arah Nisa.
“oh honey, maaf maksud ku bukan begitu honey.”renald gelagapan,baru ingat ternyata masalah ini cukup sensitif.
“tidak percaya pada ku,terserah. aku kan hanya orang gila yang terlalu berhalusinasi.”
__ADS_1
Suara Nisa mendadak berubah sangat dingin,mata nya menajam menatap semua orang.
“nisa, bukan seperti itu...”belum selesai Mark berujar Nisa lebih dulu mengangkat tangan nya.
“tidak perlu menjaga perasaan ku,aku sadar diri.”nisa membaring kan tubuh nya, membalik kan badan lalu menutup ujung kaki hingga ke ujung kepala mengguna kan selimut.
“ini gara-gara kau Renald.”suara Mark berubah dingin.
“ini fakta, bagaimana bisa aku membiar kan nya terbelenggu di masa lalu!.”suara Renald semakin meninggi.
“terbelenggu?aku?jika aku terbelenggu,aku tidak akan bisa melanjutkan hidup,keluar!”nisa menunjuk ke arah pintu.
“tidak dengar?keluar!.”nisa berteriak karena semua orang diam termengu.
“panggil aku jika terjadi sesuatu.”mark menarik tangan Renald untuk pergi dari sana.
Di luar,kembali terjadi perdebatan antara Renald dan Juga Mark,kedua laki-laki itu tidak ada yang mau mengalah.
“ini semua karena kesalahan mu,apa susah nya sih berkata iya!”mark berkacak pinggang.
“kenyataan nya kan tidak seperti itu.”menjawab acuh, Renald enggan menatap ke arah Mark.
“kau membuat nya bersedih Renald, walaupun tidak percaya seharus nya kau tidak tertawa.”
“ini semua karena mu.semalaman dia saja sudah bersedih karena aku tidak percaya, sulit untuk membujuk macan betina itu.”
Ah bukan,dia bukan hanya macan betina tapi juga kulkas.
Mark melarat ucapan nya dalam hati.
“kalian berdua harus membujuk nya!”titah king mafia dragon white.
Mark dan Renald saling pandang, tampak nya mereka harus menyingkir kan ego masing-masing demi wanita yang mereka sayangi.
“baik dad,tapi Kim kan sangat susah di bujuk”mendadak semangat Renald hilang.
“cih! balok es mana bisa di bujuk.”mark berdecak kesal karena memiliki istri dingin seperti Nisa.
Setelah bernegosiasi cukup lama,Renald dan juga Mark membagi tugas.
Mereka akan melakukan apapun agar Wanita dingin itu tidak marah lagi pada mereka,untuk urusan sekertaris Wahyu,Mark tidak peduli.
__ADS_1
***
“aku tidak bermimpi,aku tidak berhalusinasi,itu sekertaris Wahyu dan aku yakin itu.”nisa bergumam lirih.
Mata nya memerah,tapi air mata tak kunjung mengalir, mungkin saja air mata sudah lelah terus mengalir dari dua manik cantik itu.
Ceklek.
Pintu terbuka.mark menghela nafas,waktu sudah malam.sebelum berangkat kemari ia sudah melaksanakan shalat isya.
Tubuh tegap di balut dengan jas casual berwarna navy itu terlihat semakin berwibawa dengan tatanan rambut yang rapih.
“nisa”mark menyentuh lembut kepala Nisa.
“aku ingin menunjuk kan sesuatu,kau mau kan?.”
Tidak beraksi.tapi Nisa turun dari ranjang,menyeret infus di tangan nya.
“tunggu, karena ini kejutan aku harus menutup mata mu”mark menutup mata Nisa mengguna kan selembar kain Hitam.
“maaf.”terasa canggung.mark menarik pinggang Nisa,memapah Nisa menuju atap,sebuah kejutan menunggu di sana.
“tada, suprise!.”
Begitu penutup di buka,Nisa di suguh kan pemandangan yang cukup indah, atap rumah sakit di sulap sedemikian rupa.
Kelopak mawar merah bertaburan di mana-mana,sebuah meja dengan empat kursi berjejer di ujung sana,ada lilin dan juga lampu warna-warni.
“kim,untuk mu.”renald datang,mengulur jan buket mawar berwarna merah.
"Em.”nisa hanya ber-dehem.
“ayo duduk,hari ini kita akan menghabis kan waktu bersama.daddy juga ingin mengenal menantu keluarga Dragon white.”king mafia membimbing Nisa untuk segera duduk.
“udara cukup dingin.”mark melepas jas nya, menutupi tubuh Nisa dengan jas berharga puluhan juta.
“mark,aku titip putri ku.”
Mark tertegun.ingatan nya berkeliaran,setahu Mark ayah Nisa seorang jendral,sedang kan ayah angkat nya adalah tuan Kim.
Lalu siapakah orang di hadapan nya ini?.
__ADS_1
“aku adalah ayah angkat nya,dia biasa memanggil ku Daddy.”king mafia memberitahu hubungan antara mereka berdua.
# like, komen and Vote