Istri Dadakan Tuan Muda.

Istri Dadakan Tuan Muda.
black rose is comeback part 2


__ADS_3

Nisa memicing.menatap ke arah spion samping mobil, kecurigaan nya muncul tiba-tiba.ada sekitar enam mobil hitam membuntuti mereka,tebakan Nisa tidak pernah salah.


“kau bisa menebak?.”tanya Nisa.


“tidak,aku kan bukan mafia.”mark mencibir kesal,menatap Nisa.


“anda?”nisa memicing ke arah sekertaris Jhon.


“dia pengawal terbaik,selain pintar dia juga ahli bela diri.”mark tidak ikhlas Nisa berbicara dengan Jhon, karena itu ia yang menjawab.


“belok!jalanan itu cukup sepi.”sekertaris Jhon mengangguk,membelokan mobil.


“lebih baik Mark yang menyetir,ada orang yang sedang mengincar kita sekarang.”nisa mengambil sebuah pistol dari dalam tas nya.


”apa?”kaget.mark menoleh ke belakang,benar perkataan Nisa bahwa ada mobil yang tengah mengikuti mereka.


“jhon!biar aku yang menyetir.”


Mark dan sekertaris Jhon bertukar posisi.sementara Nisa mulai membuka jendela,ketika mobil mereka mulai di tembaki dari belakang.


“astagfirullah.”nisa bergumam sangat lirih,trauma nya terhadap suara tembakan kembali kambuh.


“tidak!”nisa menutup telinga nya,keringat mulai terlihat di dahi nya.


“Nisa,ada aku.semua akan baik-baik saja,aku janji pada mu.”mark menarik tangan Nisa,menggengam nya erat,memberi kekuatan.


Hidup lah dengan baik nona.


Perkataan itu kembali terngiang.menghela nafas panjang,Nisa menarik tangan nya,bersiap mengeluar kan kemampuan terbaik nya.


Dor.


Dor.


Sret.


Dalam dua tembakan,mobil di kanan Nisa sudah hilang kendali.


Dor.


Dor.


Dor.


Suara tembakan saling bersautan.Nisa dengan lihai,menyembul kan kepala nya dari jendela.


Black rose is comeback.


Nisa bergumam lirih,menarik pelatuk membidik tepat ke arah ban mobil.


“sial.”mark mengumpat, karena tiba-tiba dua mobil menghadang mereka dari depan.


“akh.”suara teriakan terdengar dari bibir sekertaris Jhon Karena lengan kiri nya tertembak.


Sret.

__ADS_1


“awh.”nisa mengelus kepala nya yang terbentur kursi mobil,Mark mengerem secara mendadak.


“mereka benar-benar mencari masalah.”nisa menggeram kesal,mengambil masker dengan logo khas mawar hitam.


“nona,ini bahaya.jumlah mereka terlalu banyak,kita pasti akan kalah.”sekertaris Jhon meringis,lengan nya terus mengeluar kan darah.


“black rose tidak mudah kalah.”


Sekertaris Jhon tertegun.


Kalian dimana?panggil bantuan, mobil ku sedang di serang,datang dalam lima menit jika kalian tidak ingin mati.


Pesan singkat yang di ketik Nisa sebelum keluar, menghadapi orang-orang berpakaian hitam dengan senjata api di tangan masing-masing.


“aku akan keluar.”


“tidak tuan, anda tetap di sini.biar saya yang keluar,anda tidak bisa bela diri jadi cukup di sini,saya akan menjaga nona.”sekertaris Jhon keluar dari mobil,dengan pistol di tangan nya.


“black rose,sebuah kehormatan bisa bertemu anda,setidak nya kami bisa mengetes seberapa hebat Queen of Mafia.”


Salah satu dari mereka bersuara,meremeh kan sosok cantik dari dunia bawah.


Queen of Mafia dan Putri Diana nya pengusaha seantero dunia.dua julukan yang di pegang oleh Nisa,baik di dunia bawah maupun dunia atas.


“ah,kalian menentang ku ya?.”nisa menyeringai.


“nona,saya takut.jumlah kita kalah banyak.”sekertaris Jhon mendekat ke arah Nisa, berbisik dengan sangat lirih.


“black rose tidak takut apapun kecuali Tuhan.”nisa memandang lurus ke depan.


Seorang laki-laki dengan tubuh gagah,dan kulit sedikit gelap khas orang barat muncul di antara kerumunan.


Berdiri tegak,di tangan nya terdapat sebuah pistol dengan jarak bidik yang cukup jauh.


Diam.nisa tidak beraksi,sama sekali tidak marah karena laki-laki ini menyebut nya dengan sampah.


“siapa kau?dan dari klan mana kalian?aku yakin kalian bukan mafia, hanya gangster biasa yang di sewa oleh seseorang.”


Nisa menodong kan senjata tepat di hadapan banyak laki-laki berseragam hitam,tatapan nya menajam.


“lebih baik kau tidak ikut campur cantik,lebih baik temani saja kami di ranjang.”


Nisa terkekeh sumbang,sebelum melayang kan sebuah tendangan tepat kewajah laki-laki itu.


“kalian laki-laki atau banci?maju satu-satu menghadapi ku.”emosi Nisa memuncak,wajah nya memerah menahan amarah yang siap meledak-ledak.


Pertarungan terjadi.dengan membelakangi masing-masing,Jhon dan Nisa menghadapi lawan mereka.


Dor.


Sebuah tembakan melesat ke arah Nisa,bukan mafia nama nya jika ia tidak berhasil mengelak dengan cepat.


“kalian benar-benar membuat ku marah!”nisa berteriak lantang, bersiap menarik pelatuk milik nya.


“angkat senjata mu Jhon!mereka benar-benar mencari masalah.”

__ADS_1


Dor.


Dor.


Dor.


Tiga kali tembakan Nisa layangkan.Ia berhasil menembak pergelangan tangan musuh-musuh nya.


Dor.


Tiga laki-laki tumbang sembari meringis, karena tembakan Nisa.melesat di kaki mereka.


“diam, atau laki-laki ini akan mati.”


Nisa yang sibuk menembak menoleh.mata nya membola melihat Mark tengah di Sanders, pistol berada tepat di dekat kepala laki-laki itu.


Laki-laki ini kenapa tidak diam di dalam mobil.


Nisa berdecak kesal,mata nya mengedar mencari keberadaan sekertaris jhon.ternyata laki-laki itu juga tersungkur di dekat mobil.


“turun kan senjata mu,jika tidak ingin laki-laki ini mati.”


Nisa mengangkat sebelah alis nya,masih berwajah sangat dingin.seakan tidak peduli pada Mark, padahal sekarang ia tengah kesal setengah mati.


“apa kalian fikir bisa mengancam ku?.”nisa menyeringai,mengarah kan pistol tepat ke arah Mark.


Dor.


Deg.


Mark terdiam di tempat,membelalak kaget.berulang kali ia mengerjap,sebuah peluru baru saja melewati nya,tepat mengenai tangan laki-laki yang tengah menyandra nya.


Terlalu cepat, hingga tidak ada yang bisa menebak apa yang terjadi.


“kau mau laki-laki ini mati ternyata.”walaupun tangan nya berdarah, laki-laki yang menyandra Mark tak patah arah.


“kau menarik pelatuk, sniper ku juga siap melubangi kepala mu.”nisa menyandar kan tubuh di mobil,memain kan pistol dengan santai.


“sniper?”gengester terbelalak kaget.tidak lama banyak laki-laki dengan logo khas dragon white,yaitu naga putih keluar dari gedung-gedung tua.


Di tangan mereka,terdapat senjata,mulai dari pistol hingga senapan.


Dor.


Dor.


Nisa menarik pelatuk,dengan sekali gerakan ia menembaki kaki para gangster.


Baku tembak terjadi.semua Anggota dragon white membentuk formasi melindungi sang princess dari depan, sementara di belakang Nisa tengah melindungi Mark dengan tubuh nya.


Dor.


Peluru mengenai bahu kanan Nisa, membuat mari memekik karena sangat kaget.


“itu tidak mempan untuk ku”nisa masih bersikap biasa saja,ia masih fokus berkelahi.

__ADS_1


# like, Vote and komen.


__ADS_2