Istri Dadakan Tuan Muda.

Istri Dadakan Tuan Muda.
delapan bulan kemudian {menghilang nya Kim ae-ra}


__ADS_3

FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.


MAMPIR YA!!!.



HAPPY READING.


Nisa dan beberapa anggota dragon white yang terluka sedang berada di ruang perawatan,tepat di lantai dua Mansion Dragon white.


“shh”nisa meringis.


“aku sudah kata kan biar aku yang membantu mu,tapi lihat lah kau tetap Keukeh ingin mengangkat peluru mu sendiri.”di ujung ruangan,Renald bersungut-sungut kesal.


Lima menit yang lalu terjadi perdebatan hebat antara Renald dan Nisa.


Karena Nisa tetap Keukeh ingin mengangkat peluru yang bersarang di kaki nya sendiri, pada hal Renald sudah menawar kan bantuan.


“diam lah!pendapat mu tidak di butuh kan.”nisa berkata ketus,sibuk dengan pekerjaan.


“princess,kau harus meninggal kan negara ini sekarang.”king mafia dragon white masuk,berujar tenang, namun sarat akan kekhawatiran.


“maksud Daddy?”nisa bertanya tanpa menoleh.


“semua yang terjadi membahaya kan nyawa mu, satu-satu nya cara adalah kau pergi ke tempat yang aman.”


Nisa tertegun,mulai menyadari kali ini masalah nya tidak bisa di sepelekan.karena,untuk pertama kali nya king mafia Dragon white meminta nya untuk pergi.


“honey,aku memiliki sebuah villa di desa terpencil,kau bisa tinggal di sana. untuk butik,aku yang akan mengambil alih.”renald menoleh,menatap Nisa dengan pandangan meyakinkan.


“aku akan membicara-kan nya dengan suami mu nanti princess,jika dia tidak setuju Daddy akan melubangi kepala nya.”


Nisa hanya mengangguk, meyakinkan diri ini yang terbaik.mengingat kondisi nya yang juga semakin lemah,tidak mungkin Nisa tetap Keukeh menghadapi musuh nya sendirian.


“kau harus fokus pada penyembuhan mu.daddy akan mengambil alih perusahaan,dan Renald mengambil alih butik mu.ini semua untuk kebaikan mu princess.”


Raut wajah meyakinkan membuat Nisa tidak bergeming,dia hanya bisa mengangguk.


Lagi dan lagi,tubuh lemah nya menjadi halangan.


***


8 bulan berlalu.


Dengan langkah tegap dan raut wajah dingin,seorang laki-laki menapaki satu-persatu tangga.

__ADS_1


Raut wajah nya berubah sangat dingin,menyimpan sebuah luka yang langsung di lihat secara langsung oleh mata.


“mark,kau tidak mau makan?”nyonya besar Asterio menyapa sang putra sulung.


“aku tidak lapar”sahut Mark dingin,berlalu pergi tanpa memperduli kan tatapan semua orang.


“ada apa dengan putra kita kak?”elis,istri kedua tuan besar Asterio bertanya.


“apa karena si Kim itu menghilang?. jangan-jangan dia sudah tiada di makan buaya,ah pada hal aku baru akan menjadi kan nya simpanan ku.”


Jared bersuara lantang,tidak peduli dengan posisi Nisa yang sebenar nya masih menantu sah keluarga ini.


“jaga bicara mu Jared,orang asing tidak di perlu kan di rumah ini”ken berujar penuh ketegasan.


Jared melayang kan tatapan tajam pada Ken,tampak nya perdebatan sengit akan mulai terjadi.


“diam! tidak ada yang boleh berbicara di meja makan.”suara tuan besar Asterio mengintruksikan semua orang untuk diam.


Kakak ipar dimana kau sekarang?kak Mark sangat berantakan sejak kepergian mu.


Ken berdiri dari duduk nya.semenjak kepergian Nisa dari Mansion Asterio,semua nya kembali dingin.


Terutama Mark, laki-laki itu menghabis kan hampir seluruh hari nya di kantor,berkutat dengan banyak nya pekerjaan.


“dad,apa kau sudah menyebar anak buah mu untuk mencari keberadaan Kim?”nyonya besar Asterio bertanya.


“sudah,tapi tetap saja Kim menghilang tanpa jejak.”tuan besar Asterio menyandar kan tubuh di sofa.


“kalau begitu,biar kan Jared ikut membantu.”elis buka suara,meminta anak angkat kesayangan nya membantu.


“iya dad,kau tau sendiri kan jaringan ku di luar maupun dalam negeri banyak,aku yakin bisa menemukan Kim dengan cepat.”


Jared berperan menjadi anak yang sangat baik,dia ingin ikut mencari keberadaan Nisa.


“kita harus cepat menemukan nya,Mark semakin tidak terkendali.”mata nyonya besar Asterio mengembun,melihat sendiri bagaimana perubahan sikap Mark.


“kau benar, putra kita semakin tidan terkendali.”jawab tuan besar Asterio.


Satu penghalang sudah tersingkir kan dengan sendiri nya,hanya tinggal membunuh Mark semua nya akan selesai.


Tanpa semua orang sadari, seseorang menyeringai sinis karena tencana nya berhasil.


Menyingkir kan Nisa,tanpa perlu bersusah payah.


***

__ADS_1


Di dalam mobil.


Mark menyandar kan tubuh nya pada jok,menghela nafas berkali-kali.


Raut wajah nya berubah dingin,membaca deretan tranding di media sosial, tentang hilang nya Kim ae-ra dari industri fashion dan juga industri tarik suara,yang melambung kan nama nya.


“maaf tuan,saya belum dapat menemukan keberadaan nona Kim.”sekertaris jhon berujar penuh rasa bersalah.


“sebenar nya apa pekerjaan mu Jhon!”bentak Mark, menendang kursi kemudi tempat Jhon duduk.


“saya sudah menyebar kan anak buah saya di segala penjuru tuan, tapi tetap saya tidak bisa menemukan Nya.”sekertaris Jhon memang sudah menyebar kan banyak anak buah,untuk mencari Nisa.


“lalu kenapa sampai sekarang belum ketemu!dasar tidak becus.”mark memaki.


Mobil terus melaju Dengan cepat,membelah kepadatan ibu kota di negara A.


Begitu sampai di Asterio group,Mark masuk dengan langkah tergesa-gesa.raut wajah yang penuh dengan amarah,membuat semua karyawan langsung membungkuk hormat,sembari memejam kan mata karena ketakutan.


“selamat pagi Mr Asterio.”sapa para karyawan.


Mark terus melangkah tergesa-gesa,dalam fikiran nya hanya di penuhi satu hal,yaitu Nisa dan Nisa.


“sial,kenapa mereka tidak becus mengepel lantai sih!Jhon pecat mereka semua!.”mark berteriak karena hampir terpeleset.


Itu kan salah sendiri anda tuan,pada hal sudah ada papan peringatan awas lantai basah,tapi anda tidak melihat nya.


Sekertaris Jhon menggeleng pusing,semenjak kepergian Nisa Mark benar-benar membuat nya bertambah pusing.


Nona Kim,anda kemana sih?.


Batin sekertaris Jhon miris.


“jhon!dasar lamban!apa yang kau lamun kan sih!.”bentak Mark kesal.


“maaf tuan,saya sedang berfikir dimana keberadaan nona kim.”jawab sekertaris Jhon apa ada nya.


“dasar kau!berani sekali kau memikir kan istri ku!dia hanya istri ku jangan pernah memikir-kan nya sekalipun!.”


Dari dalam lift presedir, Mark berteriak keras, memaki-maki Jhon,meluap kan emosi Nya tanpa tau tempat.


“kau harus lebih mendisiplinkan karyawan!pinta mereka bekerja dengan baik.bagaimana bisa kau tidak becus bekerja Jhon!apa semua nya harusaku sendiri yang turun tangan!. sementara pekerjaan ku banyak,dasar tidak becus!."


bentak max,kesal.menatap tahan ke arah sekertaris Jhon.


# like komen and vote ya readers kesayangan author bidadari ayah.

__ADS_1


__ADS_2