Istri Dadakan Tuan Muda.

Istri Dadakan Tuan Muda.
kembali.


__ADS_3

FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.


HAPPY READING.


“kau tau jawaban ku,aku mencintai sekertaris wahyu.”


Nisa menoleh,menatap Mark tajam,tersirat kesedihan dan luka di dalam nya.


“em.Nis,ini dunia masalah akan datang silih berganti.menangis bukan lah sebuah dosa,memang nya kau tidak mau menunjuk kan pada dunia bahwa kau juga manusia?bukan wonder woman.”


Mark menatap prihatin ke arah nisa.sejak menikahi gadis ini dia belum pernah sekalipun melihat Nisa menangis,wanita itu selalu saja terlihat dingin di hadapan nya.


“aku tau,tapi aku cukup tangguh jika di banding kan wonder woman.”


Mereka berdua terkekeh bersamaan.


Aku belum tau wanita seperti apa yang aku nikahi ini.kenapa aku tidak pernah melihat nya menangis atau bersedih sekali saja.


Mark melanjutkan makan nya,sembari mengamati Nisa di hadapan nya.


Karena aku terlalu pandai berakting.


Nisa melirik ke arah Mark,seakan tau pemikiran laki-laki itu tentang nya.


***


Menjelang sore, sesuai dengan janji nya.nisa mengajak Mark untuk berkunjung ke pesantren milik Aisyah,wanita yang berkedok sahabat pada hal tidak lebih dari musuh di balik selimut.


"Nisa,Abi minta maaf atas nama Aisyah.dia terlalu banyak salah pada mu,hingga Allah menghukum nya.”


Nisa hanya mengangguk singkat,menatap Aisyah yang diam terpaku di tempat.


“apa kabar?.”nisa menyapa lebih dulu,hanya basa-basi.


“kenapa kau datang?ingin melihat ku menderita?.kenapa kau merenggut sekertaris Wahyu dari ku?!aku sangat mencintai nya!.”


Mark yang berdiri tidak jauh hanya diam mengamati.nisa tetap bersikap tenang,pada hal gadis di hadapan nya sudah berontak.


“aisyah,jangan seperti itu dek.abang yang meminta nya datang,kau pasti sangat ingin bertemu dengan nya bukan?.”


Yusuf berusaha menenang kan sang adik,mereka tengah berkumpul di ruang tamu rumah Aisyah.


Hanya Mark yang berdiri di luar,dengan alasan enggan.


“aku cukup prihatin dengan kondisi mu aisyah.aku benar-benar tidak menyangka wanita yang menghancur kan hidup ku bisa terpuruk seperti mu. sementara aku?aku hidup dengan bahagia dan juga sukses.”

__ADS_1


Nisa berujar santai,tapi berhasil menusuk hingga relung terdalam di hati Aisyah.


“ini semua karena kau!aku kehilangan segala nya!dasar wanita murahan.”aisyah mencaci caci.


“butuh cermin?aku memiliki banyak.”nisa menyeringai.


“kau! kenapa kau datang kemari?.”aisyah berteriak-teriak,tidak menyukai kehadiran Nisa.


“mas Yusuf yang meminta ku.jika tidak aku mana Sudi menjenguk wanita yang sudah merebut calon suami ku Irfan Luqman dan juga hendak merebut sekertaris Wahyu.”


“kau!.”Aisyah melayang kan sebuah gelas,hendak membentur Nisa.


Tapi,tubuh tegap laki-laki lebih dulu menghalangi.hingga gelas itu pecah seketika,Nisa terdiam di tempat, mendongak menatap Mark yang tengah menjadi tameng nya.


“jangan berani-berani nya menyentuh istri saya.”mark berujar geram, berbanding terbalik dengan Nisa yang tetap santai.


“dia?”aisyah tidak mampu melanjut kan kata-kata nya lagi.


“kaget?dia laki-laki yang sering kita bicara kan ada di hadapan mu sekarang.tapi dia resmi milik ku, pengusaha nomor satu yang kau idam-idamkan manjadi milik ku, aku tetap lebih unggul dari mu dalam segala hal.”


Nisa berkata dengan sombong.


"Kau.”aisyah semakin berteriak tidak kendali.


"Mas,aku sudah datang sesuai permintaan mu.tapi tampak nya Asiyah sedang menikmati karma nya, assalamualaikum.”


***


Keesokan hari nya.


Nisa tengah bersiap-siap,mereka akan segera kembali pagi ini, menuju negara A.


Begitu tiba di bandara,mama yang memang mengantar langsung memeluk erat tubuh putri bungsu nya.


“sayang, berbahagialah nak di sana.mama berharap kau bisa menemukan diri mu yang sebenar nya,jangan lupa shalat dan tetap taat kepada suami mu.”


Nisa mengangguk,melerai pelukan nya oada sang mama.


“dia laki-laki baik nak.mark pasti akan menjaga mu, walaupun mama tau tidak ada cinta di mata nya untuk mu,tapi mama yakin suatu saat cinta itu akan datang dengan sendiri nya.”


Mama menggenggam tangan Nisa,memberi kan beberapa nasehat.


“tidak ada laki-laki baik yang masih memikir kan wanita lain di saat ia bersama istri nya.”


Nisa menjawab singkat,sebelum berlalu pergi dari sana.

__ADS_1


Pesawat lepas landas menuju negara A.di sepanjang perjalanan Nisa sibuk dengan pekerjaan nya yang semakin hari semakin menumpuk.


“kenapa kau tidak menuruti perkataan ku saja untuk naik jet pribadi?”mark tidak henti-henti nya mengeluh.


“diam lah.”nisa menjawab singkat.


Perjalanan belasan jam di lewati begitu saja.mereka berdua sudah tiba di kediaman Asterio.


“ada apa?”nisa mengeryit melihat ekspresi sekertaris Jhon yang sangat aneh pada nya.


“nona alicia ada di dalam.”


Nisa hanya mengangguk acuh.


“El ada di dalam?”mark bertanya.


“iya, walupun kondisi nya tidak stabil,nona Alicia Elizar tetap ingin menemui anda.”jawab sekertaris Jhon,sembari mengamati sekitar.


Nisa berjalan lebih dulu masuk ke dalam.koper masih ia seret,benar saja di dalam Alicia Elizar tengah duduk dengan tatapan yang berubah sendu.


"Sayang,di mana Mark?”nyonya besar Asterio mendekat,mengelus lembut lengan Nisa.


“dia sedang berbicara dengan sekertaris Jhon.”nisa duduk di dekat Ken,tepat berhadapan langsung dengan Alicia Elizar.


“mark.”alicia Elizar bergumam sangat lirih,menatap laki-laki yang baru saja melenggang masuk.


“mark aku benar-benar merindukan mu.”


Mark diam, membiar kan Alicia Elizar menghambur ke dalam pelukan nya.fokus Mark Sekarang hanya pada Nisa,gadis itu duduk tenang seakan tidak terusik milik nya di ganggu.


“mark!"Nyonya besar Asterio bersuara,tidak menyukai sikap Mark.


“mommy kenapa?apa mommy tidak bahagia Alicia sadar?.”


Alicia Elizar memang belum mengetahui pernikahan Mark dan juga nisa.karena sedari awal, keluarga nya tidak memberitahu apapun termasuk keguguran yang baru ia alami.


“el,lepas.”


Semua yang di rencanakan oleh Mark seakan Buyar begitu saja.entah Kenapa permintaan dari papa Nisa untuk menjaga wanita itu menjadi beban sendiri.


“mark kenapa?kenapa kau melepas pelukan mu?kau tidak mencintai ku lagi honey?.”alicia Elizar bertanya dengan bertubi-tubi.


Kenapa dengan mu?kenapa kau menolak ku.


Mata Alicia Elizar sudah berkaca-kaca.penolakan ini adalah penolakan yang pertama dari Mark,biasa nya laki-laki itu selalu membiarkan Alicia Elizar berbuat sesuka hati.

__ADS_1


“kakak ipar tidak cemburu?”di sofa Ken sibuk membisikan kalimat provokasi kepada Nisa.


# like, komen and Vote


__ADS_2