
FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.
HAPPY READING.
“nisa,hiks hiks jangan pergi!.”mark menghambur ke brankar,memeluk tubuh gadis di hadapan nya dengan sangat erat.
“ya Allah jangan ambil dia dari ku.sekertaris itu pasti berbohong kan?dia tidak mungkin mengambil mu dari ku.”
Mark terus terisak,tangis nya pecah.
“em.”
Mark menoleh mendengar lenguhan dari sosok yang sedang di peluk nya,mata nya memicing.
“nisa,kau baik-baik saja?kau masih hidup?”dengan tangan bergetar, Mark menangkup pipi Nisa, memandang mata yang mulai mengerjap pelan itu.
“dada ku sesak mark”nisa bergumam lirih,dada nya sesak karena Mark menindih nya.
“maaf,aku bahagia kau selamat.hiks,aku takut kehilangan mu, sekertaris itu bilang akan membawa mu pergi”mark terisak kencang, menatap Nisa dengan sendu.
Dia kenapa sih?seperti orang gila saja.
Nisa mengeryit bingung.akhir nya setelah melewati masa kritis,Nisa bisa sadar kembali.
“nona Kim,anda sudah sadar?”sekertaris Steven menerobos masuk,tatapan nya benar-benar penuh dengan kekhawatiran.
“em"Nisa hanya melirik sebentar.
“jangan pergi lagi,aku takut”mark duduk di ujung ranjang, menggengam tangan Nisa sangat erat.
“hahaha”lucas,Bern dan Ken tertawa keras di ujung sana.hal langka sedang terjadi,untuk pertama kali nya mereka melihat king of businessman tengah menangis.
Nisa bangun,duduk dengan bersandar kan pada headbord ranjang.dada nya masih terasa sedikit sesak, karena itu Nisa memilih untuk duduk.
“aku takut,jika kau tidak mau membuka mata mu lagi”mark memeluk Nisa,terisak di ceruk leher berbalut jilbab milik sang istri.
Kakak benar-benar mencintai kakak ipar ternyata.Ken.
Oh astaga,cinta macam apa yang kau perlihat kan pada suami jisso blackpink ini.lucas meratapi nasib nya.
Mark benar-benar mencintai mu ternyata nona,aku akan mundur.bern.
“aku tidak kemana-mana”nisa menjawab lemah, melirik ke arah lain.
“kau benar-benar tidak pergi kan? aku benar-benar takut Nisa.”
Nisa memaling kan wajah nya,bingung dengan sikap Mark yang berlebihan menurut Nya.
__ADS_1
Untuk beberapa detik pandangan Nisa dan sekertaris Steven bertemu.mengulas senyum di wajah pucat nya,Nisa menyapa laki-laki yang sangat mencintai nya itu.
“apa kabar?kau pasti datang mendengar kondisi ku bukan?”tebakan Nisa tidak pernah salah, sekertaris Steven selalu paling depan jika tentang nya.
“saya baik nona,tebakan anda selalu benar”jawab nya.
Sial,aku sedang mengkhawatir-kan nya tapi dia malah mengobrol dengan laki-laki lain.
Mark mendengus.tapi mata nya terbelalak melihat darah merembes keluar dari pakaian Nisa.
“astaga,jahitan mu terbuka!”mark panik sendiri,pada hal Nisa hanya diam dengan tenang.
“keluar!”mark berteriak,membuat semua orang keluar.
Menyikap baju pasien yang di pakai Nisa,Mark lebih dulu memberi kan sedikit obat bius,sebelum menjahit luka sang istri.
“apa Daddy tau keadaan ku?”nisa bertanya.
“em,aku sudah mengurus Alicia”mark ber-dehem,masih fokus dengan kegiatan yang sedang ia jalani.
“kau kambuh lagi kan?sampai kapan Nisa?.kita ke psikiater saja ya?mental mu tidak sehat sekarang, biar Lucas mengurus mu.”mark menghela nafas,tangan nya menggengam tangan Nisa erat.
“aku hanya ingin kesembuhan mu.”
Diam,Nisa belum beraksi sedikit pun.pandangan nya menerawang,Nisa memang tempramen.emosi nya sering naik tanpa sebab, karena itu jiwa pisikopat nya memberontak.
Nisa masih mengontrol diri dan jiwa nya walau tidak sepenuh nya, setidak nya tangan Nisa masih suci,belum membunuh siapa-siapa.
“nisa,apa hanya Yusuf yang mampu membuat emosi mu stabil?”mark bertanya,tau seluk-beluk sang istri dengan baik.
“aku tidak tau.berhenti lah berusaha Mark,aku sudah berusaha lebih dulu,dan hasil nya tetap sama.”nisa menyerah,berserah pada takdir yang Tuhan berikan.
Mark memejam kan mata.dada nya terasa sesak,Nisa tetap lah Nisa gadis keras kepala yang ia temui beberapa tahun lalu.
“kau tidak sendiri,ada aku bersama mu.mari, hadapi semua ini bersama-sama.”
Nisa mengangguk,senyum lebar terukir di bibir nya.
Aku akan menikung mu di sepertiga malam nanti,menjadi pemilik mu yang sebenar nya.
Mark mengulas seringai.
Malam harinya.
Sekertaris Steven kembali datang dengan membawa jus jeruk kesukaan Nisa,dan martabak manis yang cukup sulit di dapat kan di sini.
“selamat malam nona kim.”
__ADS_1
Mark menatap tajam ke arah Steven yang baru datang.mark semakin merapat kan diri pada Nisa,takut sang istri di ambil oleh laki-laki lain.
“malam”nisa menjawab.
“duduk lah kak Steven,jangan sungkan”ken mempersilah kan sekertaris Steven untuk duduk di sebelah nya.
Ceklek.
“oh astaga honey?!”renald memekik khawatir,menatap bingung kondisi Nisa sekarang.
“honey,are you oke?”renald bertanya bingung,menelisik tubuh Nisa dari atas hingga bawah.
“kau!”renald berteriak penuh emosi.
“apa kabar kak,lama tidak bertemu?.”
Renald menetralisir emosi nya, karena mendengar suara laki-laki yang sama beberapa tahun yang lalu, laki-laki yang sangat mencintai sang adik.
“kau?sedang apa di sini?”bukan nya menjawab,Renald malah bertanya balik.
“aku tau,pasti kau datang untuk menemui Kim kan?.aku tau seberapa cinta nya diri mu pada nya,kau pasti segera datang mendengar kabar dia tidak baik-baik saja bukan?.”
Menjawab pertanyaan sendiri.nisa berdecak melihat salah satu kakak angkat nya ini.
Mafia macam apa yang begitu menyayangi ku ini.
Nisa menggeleng pelan,nenyesela jus jeruk kesukaan nya.
“iya,anda benar kak”jawab sekertaris Steven, hubungan nya dengan Renald memang cukup dekat.
“ah,calon ipar idaman.aku mendukung mu untuk menjadi suami adik ku, singkir-kan laki-laki tidak berguna itu.”renald terang-terangan menyindir Mark.
“aku berguna,aku akan menjaga Nisa dengan baik”mark mendengus,menempel kan kepala nya di lengan Nisa.
“cih!atau kau jadi suami kedua Kim saja”saran bodoh yang langsung membuat heboh, meluncur dari bibir Renald.
“uhuk”nisa langsung tersedak.
“setuju!”bern,Lucas dan Ken berteriak secara bersamaan.
“kak”nisa menyipit,menatap tajam ke arah Renald, menepuk-nepuk dada nya karena sesak.
“honey,kau baik-baik saja?”mark menatap Nisa khawatir, mengelus pelan punggung sang istri.
“kau tertarik?jika kau tertarik,aku akan membicara-kan nya pada daddy,ayah dan papa Kim?”renald bertanya antusias,dia sangat ingin menjodoh-kan Nisa dengan Ken.
# Like,komen and vote.
__ADS_1