
FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.
HAPPY READING.
Mark bertanya-tanya di dalam hati.menatap Nisa yang hanya diam tidak bergeming, bahkan ketika sang papa menatap nya tajam.
"Ada yang ingin kau jelas kan?"papa menatap Nisa dengan pandangan menyelidik.
"Tidak"acuh.
"Nisa.kau tau kan papa mu ini seperti apa?kata kan yang sebenar nya, bagaimana bisa kau tiba-tiba menikah dengan laki-laki ini?"papa melirik ke arah Mark.
Sial, ternyata papa nya lebih menyeram-kan.
Mark menelan Saliva nya kasar.nyali yang ia junjung tinggi-tinggi mendadak menciut melihat tatapan papa nya yang lebih menakut kan.
"Tanya kan sendiri pada nya pa"Nisa menjawab santai,menegak jus jeruk Favorit Nya.
"Kau memaksa putri ku?"Papa mengalih-kan pandangan nya ke arah Mark.
"Tidak mungkin kan kalian saling mencintai?.saya kenal baik putri saya,dia bukan tipe yang mudah jatuh cinta"
sebagai Seorang papa,tentu saja papa sangat mengenal sosok putri nya.
Sifat pemberontak, bahkan dingin dan juga killer yang di miliki Nisa tentu berada di dalam pengawasan papa nya.
"Tidak ada cinta di mata kalian"
Mark tersentak,berbeda dengan Nisa yang hanya tersenyum sangat tipis terkesan tidak peduli.
"Ma,Nisa istirahat dulu"Nisa berdiri dari duduk nya, melangkah menuju lantai tiga, tepat di mana kamar nya berada.
Sekarang suasana berubah semakin dingin,Mark menegak kan tubuh nya,bersiap untuk berkata sejujur-jujurnya kepada sang ayah mertua.
"Sekarang jujur lah,kenapa kau menikahi putri ku?"tatapan penuh intimidasi tidak bisa di elakan.
__ADS_1
"Itu pa..."
"Saya bukan papa mu,kita tidak memiliki hubungan apa-apa sehingga kau berhak memanggil saya papa, panggil jenderal"potong papa cepat.
"Baik Jendral"Mark menegak kan tubuh nya,mengambil sehelai tissue,guna menghapus keringat dingin yang keluar di wajah nya.
"Bukan nya kau akan menikah dengan kekasih mu?model itu.lalu kenapa kau mendadak menikahi Putri ku?jangan kata kan bahwa kau hanya menjadi kan nya pengantin pengganti"
Suara tegas terdengar dari bibir papa.masih sibuk dengan tatapan tajam ke arah Mark, mengintrogasi laki-laki yang sudah sah menjadi menantu nya.
"Maaf"Mark menunduk,tidak mampu menepis tuduhan yang di beri kan papa pada nya.
Tanpa basa-basi,papa berdiri dari duduk nya.melayang kan sebuah tinju tepat di pipi Mark, walupun sudah tua tinju itu berhasil membuat Mark tersungkur di lantai.
Pipi mulus Mark berubah membiru,di tambah darah segar yang keluar dari bibir.
"Kau benar-benar pria breng*sek!berani sekali kau memaksa putri ku!"papa semakin berteriak keras.
"Maaf jendral,tapi saya berjanji akan menjaga putri anda dengan baik"Mark berujar pelan, sembari sesekali meringis kesakitan.
"Dia bukan seperti yang kau lihat selama ini"Mark mendongak, menatap heran ke arah papa mertua nya.
"Dia bukan gadis yang kuat seperti kelihatan nya.Paru-paru nya lemah sedari lahir, kondisi tubuh nya juga sangat lemah,bahkan di bawah rata-rata,mental nya juga.”
Papa menerawang.mengingat semua kondisi putri bungsu nya itu,membuat dada laki-laki tua itu terasa berdenyut nyeri.
"Dia pura-pura kuat, karena tak ingin dunia menganggap nya lemah.Takdir tidak pernah membiar kan putri kecil ku itu bahagia,selalu ada hal yang merenggut kebahagiaan Nya"
Mark terdiam.dapat ia lihat,raut wajah papa mertua nya berubah sendu.ada luka dan kesedihan yang tidak dapat di pendam nya sebagai seorang ayah.
"Hidup mempermain kan putri ku.pernikahan nya pernah gagal karena sahabat nya merenggut mempelai laki-laki Nya,dia pernah menikah sebagai istri kedua dan rahim pengganti,tapi sebagai seorang ayah aku lalai,ternyata jauh sebelum itu ia mencintai laki-laki lain.”
Sejenak papa menjeda, mengambil nafas bersiap mengulas semua nya sedari awal,luka yang sebenar nya ingin beliau simpan rapat-rapat.
"Untung nya laki-laki itu mau membantu putri ku,dengan mengirim nya ke Korea.berkat laki-laki itu,Nisa bisa membangun karir yang bagus.tapi,karir tidak cukup,dengan bantuan laki-laki yang sama Nisa berhasil bercerai dengan suami nya"
__ADS_1
Mata papa berkaca-kaca.satu cerita lagi yang berhasil memporak-porandakan hati dan hidup putri bungsu nya.
"Tapi takdir berkata lain, laki-laki itu tewas.dia seorang sekretaris yang sangat mencintai tuan muda nya bahkan melebihi cinta nya pada putri ku.sekertaris itu mengorban kan nyawa nya untuk istri tuan muda nya.tanpa memperduli kan,hati putri ku yang hancur melihat laki-laki yang di cintai nya meregang nyawa di hadapan nya"
Nisa,hidup mu benar-benar miris.
Mark hanya mampu berujar di dalam hati.
"Jendral.apa itu yang menyebab-kan trauma mendalam pada Nisa?"Mark bertanya yakin, karena ia menebak itu lah penyebab nya.
"Em"papa mengangguk singkat.
"Dia Putri kesayangan ku, karena itu aku titip dia pada mu"Jendral berujar dengan sangat pelan.
"Pada ku?"Mark bergumam lirih,antara percaya dan tidak percaya.
"Iya.aku memang Belum mengenal mu ataupun tau siapa kau.yang ku tau,kau hanya suami putri ku,jika Putri ku sudah memilih mu dan menyerah-kan hidup nya pada mu aku percaya kau laki-laki yang pantas menjaga nya"
Mark terdiam.tidak menyangka papa mertua nya itu sangat percaya kepada keputusan Nisa,tanpa menelisik lebih dulu apa yang sebenar nya terjadi.
"Aku percaya pada putri ku, karena dia selalu benar mengambil langkah"membaca keraguan di mata Mark,papa menyela,memberi kan sedikit pengertian.
"Dia tidak pernah mengambil keputusan yang salah.jika dia salah mengambil keputusan,artinya dia siap terluka kapan saja.dia sosok yang benar-benar tangguh,butuh ombak besar agar bisa meruntuh kan pertahanan nya"
Mark semakin terdiam,Nisa benar-benar sosok yang tangguh,dan dia sudah melihat itu.
Nisa tidak pernah menangis di hadapan orang lain.dia selalu bisa memendam kesedihan nya seorang diri,meluap kan nya dengan cara nya sendiri,tanpa ingin orang lain tau.
"Kau harus berhati-hati berhadapan dengan nya.dia cantik tapi juga memati-kan,sekali kau berbuat kesalahan fatal selama nya dia akan membuat mu menyesal"
Papa memberi peringatan,agar menantu bungsu nya ini tidak berbuat hal-hal fatal yang bisa membangkit kan jiwa iblis Nisa.
"Baik Jendral"jawab Mark pelan.
# like,komen and Vote para readers.
__ADS_1