
FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.
HAPPY READING.
“aku memesan kan cincin baru untuk kita.kau tau kan,saat menikah cincin itu di desain untuk ku dan Alicia,aku ingin membuat yang baru untuk mu.”
Mark bercerita dengan antusias, benih-benih cinta mulai muncul di hati nya untuk Nisa.
Tapi,gerakan jemari nya terhenti.menatap cincin berlian yang sudah lebih dulu bertahta di tangan Nisa.
“ini,dari sekertaris itu ya?”mark menatap iri ke arah cincin yang bertahta di jari manis Nisa.
“iya”nisa menjawab singkat.
Memang benar ada nya.sebelum sekertaris Wahyu meninggal dunia,ia memiliki niat melamar Nisa,dengan cincin berlian dan sepucuk surat yang akhir nya menjadi kenang-kenangan terakhir yang Nisa miliki.
Sebelum menghembuskan nafas terakhirnya.sekertaris Wahyu memberi kan cincin itu,menyampai kan niat tulus nya untuk menikah wanita pertama yang berhasil membuat nya jatuh cinta.
“aku bisa melepas nya?”mark bertanya ragu,tapi hati nya bersorak gembira mendapat anggukan dari Nisa.
“ini lebih indah”mark memandang penuh binaran ke arah cincin milik Nisa.
“pasang kan aku juga”mark merengek lucu,menyodor kan tangan nya.
Memutar bola mata malas,Nisa memasang cincin berinisial N ke tangan Mark.
“ini baru suami istri”mark bergumam lirih.
“nona,king meminta anda datang ke mansion, prince Renald ingin melatih suami anda.”salah seorang pengawal bayangan mendekat,memberi informasi terkini.
“kita pergi”ajak Nisa.
Akhir nya mereka semua pergi menuju mansion milik king mafia dragon white.
Bangunan dengan nuansa gelap,serta pengawal berjejer dimana-mana,menujuk kan identitas sebenar nya tempat ini.
“selamat datang princess.”semua anggota dragon white menyapa Nisa,begitu melihat pimpinan mereka keluar dari mobil.
“em”nisa ber-dehem singkat.
“kau datang sayang?”renald menyapa Nisa,merentang kan kedua tangan nya.
“jangan menyentuh nya.”mark mendelik tidak suka.
“cih!”renald berdecih.
“semua nya perkenal kan,dia suami dari black rose,Mark Celvin Asterio.jika ada yang berkhianat,kalian tau ganjaran nya.”
__ADS_1
Renald memberi pengumuman.black rose,jika masuk ke dalam lingkungan Mafia,hanya ada nama black rose.tidak ada panggilan Kim, ataupun Nisa, karena identitas Nisa terganti kan dengan nama black rose.
“selamat datang prince”semua anggota dragon white menyapa Mark.
“daddy menunggu.”
Nisa mengangguk.berjalan cepat ke dalam mansion,tangan nya masih memegang pistol.
“kau datang princess,di mana suami mu?”king mafia yang sedang duduk di ruang tamu, langsung bertanya tentang Mark.
“saya di sini king"Mark berdiri, membungkuk hormat.
“duduk lah princess,ada masalah penting yang harus Daddy bicara kan dengan mu.”
Nisa mengangguk,duduk di sebelah mark.
“seorang king Mafia meminta bantuan mu untuk menyelesaikan masalah nya.terjadi perang di daratan Eropa,mereka berfikir kau orang yang tepat.”
“tidak king!Nisa dalam bahaya,dia tidak bisa membunuh, bagaimana jika terjadi sesuatu?”mark menggeleng,memeluk tubuh Nisa.
“klan?”nisa tidak peduli dengan larangan Mark.
“angle of death.”
Nisa menyeringai, nama itu sudah tidak asing di telinga nya.
“aku akan membantu nya,kirim anggota terbaik dad”nisa menjawab yakin.
“ini lah dunia ku”nisa menoleh,menatap Mark yang tengah memandang ke arah nya penuh kekhawatiran.
Kenapa sedari dulu kau suka sekali menolong orang lain dan membiar kan hidup mu dalam bahaya terus.
Mark menghela nafas,dia tau Nisa selalu berkutat dalam bahaya.
“aku akan ikut dengan mu”mark meyakinkan diri,Mark yakin dia sudah jatuh cinta pada Nisa,dan tidak akan membiar kan wanita itu berjuang sendirian.
“ini bahaya!”suara Nisa naik satu oktaf.
“aku tidak mungkin membiar kan mu sendirian,kau istri ku”mark tetap keukeh untuk ikut Nisa.
“tuan,anda bukan orang berpengalaman,dunia bawah sangat sulit.”sekertaris Jhon menggeleng tidak setuju.
“dad,kita memiliki banyak anak buah,jangan Kim dia terlalu lemah untuk itu.”
Dor.
Sebuah tembakan melesat tepat di sebelah telinga Renald.
__ADS_1
“jaga bicara mu”nisa berujar dingin,tangan nya mengepal erat.
“kita akan membicarakan nya nanti.kim,kau pasti belum istirahat,ajak suami mu dan beristirahat lah.”
King mafia dragon white menyela, karena jika Nisa dan Renald sudah berdebat,pasti banyak peluru yang berhamburan keluar nanti.
“tidak bisa Daddy! ini harus segera di selesai kan!”jiwa jahil Renald tidak berhenti, dia akan selalu seperti ini.
“nisa,sudah ayo beristirahat.”mark menahan tangan Nisa yang hendak menarik pelatuk.
Kamar dengan nuansa putih menyambut Mark,kamar berdesain minimalis yang menjadi milik Nisa selama ia menginap di Mansion ini.
“kau sering bertengkar dengan Renald?”mark meletakan kepala nya di bahu Nisa,sebuah hobby baru untuk nya.
“hem”nisa ber-dehem.
“usap kepala ku, akhir-akhir ini aku kurang istirahat”meletakan tangan Nisa di atas kepala nya, menggoyang senang karena sang istri menuruti perintah nya.
“kau beruntung di kelilingi ayah-ayah yang menyayangi mu”mata Mark berubah sendu,masih menikmati usapan lembut di kepala nya.
“aku,sama sekali tidak pernah mengerti kasih sayang seorang ayah yang sesungguh nya.”
Nisa menoleh,belum menghenti kan usapan di kepala mark.netra nya menatap ke arah Mark,yang tengah memandang sendu ke arah depan.
“daddy tidak peduli pada mu?”jiwa perhatian yang dulu di simpan rapat-rapat oleh Nisa, akhir nya keluar juga.
“em,dia tidak peduli pada ku.sedari dulu,aku tidak pernah merasa kan kasih sayang seorang ayah yang sesungguh nya.daddy tidak pernah peduli pada ku, sedikit pun.”
Mark menelusup kan kepala nya di ceruk leher Nisa yang masih terhalang jilbab.
“aku sedih.”berbicara dengan nada yang di buat sesedih mungkin,Mark berharap mendapat simpati dari Nisa.
“hiks,hiks. Peluk aku!”
Drama lagi.mark memeluk Nisa erat, mencari kesempatan dalam kesempitan.
Mata nya memejam,merasa kan usapan lembut di punggung nya Belum berhenti.nisa masih mengusap nya,dengan gerakan pelan.
“tidur lah”nisa berbisik lirih di telinga Mark.
Aaaa,aku semakin mencintai mu pada akhir nya.
Mark mengerat kan pelukan nya,rasa hangat dan juga cinta mengalir pelan.
Mark sadar, wanita yang sudah menjadi mempelai pengganti, sekarang juga mengganti kan posisi Alicia Elizar di hati nya.
Deru nafas Mark mulai teratur.secara perlahan,Nisa membaring kan Mark di ranjang,meletakan kepala nya di bantal.menarik selimut,Nisa tertegun memandang laki-laki yang sudah menjadi suami nya.
__ADS_1
“mimpi indah”nisa mengelus kepala Mark,sebelum beranjak dari ranjang.
#like, komen and vote.