
FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.
HAPPY READING.
Renald terisak kencang mengingat semua cerita Nisa pada nya.terpatri jelas bagaimana gadis itu sangat berbinar ketika berbicara tentang laki-laki yang dia cintai, sekertaris Wahyu.
Dan sekarang,kematian sekertaris Wahyu menjadi Boomerang dalam kehidupan Nisa.
Paru-paru Nisa juga semakin lemah,sebagai seorang kakak Renald merasa bersalah.
“Kak,maaf aku tidak bisa menjaga Nisa dengan baik”rendy mendekat.
“Tidak ini bukan salah mu,garis Takdir yang menentukan.”tangan Renald mengepal.
“nisa pasti akan menyalah-kan Amerra nanti nya,aku tidak mau Nisa hidup dalam dendam, terutama pada Amerra”rendy menyampai kan harapan nya.
“kita berfokus pada kesembuhan Nisa saja.”
Flashback on.
Nisa memandang ke arah kaca, penampilan nya untuk seorang desainer cukup berantakan.
“honey!”
Tok.tok.
Mark menggedor-gedor pintu toilet,suara nya terdengar sangat panik.
Ceklek.
“honey!”mark segera mendekap tubuh Nisa sangat erat.
“its oke,jangan bersedih.kau tidak sendiri,ada aku di sini”mark mengelus punggung Nisa yang bergetar karena tangis nya.
Aku iri pada nya,dia selalu bisa mengambil perhatian mu.pada hal dia sudah tidak ada di dunia ini lagi,aku benar-benar cemburu pada mu sekertaris Wahyu.
“mark”nisa bergumam lirih.
Nisa menelusup kan kepala nya di dada bidang mark.terisak di dalam dada bidang Mark,ada tangisan yang benar-benar menyayat hati.
“aku lelah mark.”nisa menatap Mark dengan pandangan sendu,ada rasa sakit telah dan segala nya.
“kita obati dulu ya?”mark mengobati Nisa lebih dulu.
“aku ingin bicara dengan mu nona asterio.”
__ADS_1
Saat hendak keluar dari restauran,Kevin tiba-tiba menghampiri Nisa.
“istri saya sedang lelah,anda bisa pergi”mark merangkul pinggang Nisa,memeluk nya posesif.
“hanya sebentar saja mr.asterio”kevin tetap Keukeh ingin berbicara dengan Nisa.
“hanya sebentar.”
“honey!”mark menggerutu tidak terima,tapi sebuah sentuhan di lengan nya, berhasil membuat nya tenang.
***
Di sini lah Nisa dan Kevin berada,di sebuah taman di dekat restauran.mark dan Amerra menunggu di restauran, karena Kevin ingin membahas sesuatu yang bersifat privasi.
“aku ingin kau memaaf kan kami Nisa.”nisa melirik sejenak,belum beraksi sedikit pun.
“jangan pernah membenci ku ataupun Amerra.karena aku tidak pernah menuntut Wahyu untuk berada di sisi ku,ataupun berkorban demi diri ku.”kevin menoleh,menatap Nisa dengan pandangan bersalah.
“aku lebih dulu bertemu dengan nya, keluarga Juliano juga keluarga nya,mungkin itu juga alasan Wahyu rela mengorban kan nyawa nya.”
Kevin terus berceloteh tanpa peduli wanita di sebelah nya tidak bereaksi apapun.
“aku masih mencintai nya”hanya itu yang keluar dari bibir Nisa.
“aku tau,tapi jangan terlalu berlarut Nisa,Wahyu tidak akan pernah bahagia.”kevin menjawab.
Kevin merogoh saku kemeja nya,mengambil sebuah surat yang masih terlihat rapih, karena di jaga dengan baik.
“dia mengata-kan aku harus menjaga mu dengan baik, mengawasi mu agar kau berada di tangan laki-laki yang tepat.”
Nisa menerima selembar surat yang di sodor kan Kevin,sama seperti surat yang di beri kan sekertaris Wahyu pada nya dulu, sama-sama tulisan tangan nya.
Selamat siang tuan muda.
Ini saya, sekertaris anda.
Jika terus sesuatu pada saya nanti, saya titip satu hal, nona Nisa.
Anda harus memantau nya dan memastikan bahwa dia berada di tangan laki-laki yang tepat.
Entah lah,tapi saya merasa waktu saya sudah tidak lama lagi, karena itu saya meminta anda untuk menjaga nya.
Pasti kan dia bertemu dengan laki-laki yang sudah saya pilih kan,sang penjaga amanah.tetap berada di sisi nya,saya mohon tuan muda.anda harus tetap di sisi nya sampai nona Nisa menemu-kan pengganti yang tepat.
Saya sangat mencintai nya, tapi anda tetap prioritas utama saya.keluarga Juliano sudah banyak berjasa bagi kehidupan saya,anggap saja itu balas Budi.
__ADS_1
Tapi,sebagai teman dan juga saudara, saya meminta satu hal,jaga nona Nisa apapun yang terjadi.
Jika dia berbuat salah, anda jangan membenci nya.hati nya sangat lembut,namun mudah pendendam.
Jaga lah cinta pertama dan terakhir saya tuan muda,anda adalah orang kedua yang dapat saya percaya untuk menjaga nya.
Berjanji lah pada sahabat anda ini,anda pasti akan menjaga nya bukan?.
terima kasih banyak.
Deg.
Dalam sekian detik nafas Nisa tercekat.
Kau masih peduli pada ku apap un yang terjadi.aku sangat mencintai mu, terima kasih karena sudah peduli pada ku sedari awal.andai takdir tidak mempermain kan kita,aku pasti akan bahagia di sisi mu.
Nisa menghela nafas panjang, menghapus air mata nya yang mengalir sebelum berdiri.
“selamat tinggal,semoga ini pertemuan kita yang terakhir.”nisa berbalik,memberi kan salam perpisahan pada Kevin.
Setelah mengembali kan surat itu kepada Kevin,Nisa melangkah mendekat ke arah Mark yang sudah menunggu nya di dekat mobil.
“honey,semua nya baik-baik saja.jadi,jangan khawatir oke?ada aku di sisi mu.”Di dalam mobil,Mark menggengam tangan Nisa dengan sangat erat.
“aku tau,dulu hanya satu yang ada di fikiran ku,secepat nya menyusul sekertaris Wahyu.tapi, sekarang aku tidak bisa egois, karena ada kau di sisi ku”ujar Nisa pelan.
Aku tidak bisa egois,jika aku pergi dengan cepat bagaimana dengan Mark?dia suami ku,dia sangat mencintai ku.aku akan tetap bertahan Mark, karena ada kau di sisi ku.
Nisa bimbang.menggigit bibir bawah nya,ada sesuatu yang mengganjal di hati Nisa sekarang.
“kau bukan egois,kau terlalu menghayati peran mu yang terlihat baik-baik saja”mark menggeleng.
tangan nya menggengam Nisa, memberi semua yang Nisa ingin kan,termasuk kasih sayang dan juga cinta.
Malam hari.
Mark memandang sendu ke arah ranjang di mana Nisa tengah tertidur lelap.
“kak,kau memikir kan sesuatu?”ken yang duduk di sebelah Mark ikut termenung.
“dia tidak mencintai ku”jawab Mark.
“kakak ipar ya?semua butuh proses Mark.dari sudut pandang ku,luka karena kematian kekasih nya masih membekas,tugas mu sekarang adalah membalut dan mengobati nya lebih dulu.aku yakin secara perlahan,kakak ipar akan mencintai mu.”
Lucas memberi kan semangat,senyum Nya terulas berusaha meyakinkan Mark.
__ADS_1
# like, komen and Vote.