Istri Dadakan Tuan Muda.

Istri Dadakan Tuan Muda.
di balik layar.


__ADS_3

FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.


HAPPY READING.


“aku hanya ingin membunuh seseorang.”


Renald dan king Mafia Dragon white terbelalak kaget mendengar jawaban Nisa.


“kau bermaksud membunuh kakak mu?”suara dingin mengintimidasi,king mafia memang bersikap tegas kepada anak-anak nya.


“anggap saja begitu”nisa mengendikan bahu acuh, selalu tenang di mana pun.


“tidak dad, Kim berbohong sekarang.aku yang memulai nya, karena aku tidak mau latihan sendiri.”renald mengelus lengan Nisa,menyelamat kan adik nya.


Hukuman dari king Mafia Dragon white memang tidak main-main,dia akan menyuruh kedua anak nya itu berlari keliling halaman seluas 1 km sebanyak 100 kali.


Renald sudah biasa karena dia mafia.tapi, Nisa Renald tidak akan membiar kan sang adik terkena hukuman.


Terutama fakta karena Nisa memiliki riwayat paru-paru lemah,berlari sedikit saja sudah ngos-ngosan.


“berbohong?Daddy mengenal adik mu dengan baik Renald”king Mafia Dragon white menatap Nisa tajam.


“dad,aku akan mewakil kan Nisa, menjalani hukuman nya dengan senang hati”renald pasang badan.


“kim,jangan lupa kau masih memiliki ku sebagai kakak.aku akan menepati janji ku kepada abang mu,dan kakak angkat mu tuan muda Kim,untuk menjaga mu.”


Nisa hanya mengangguk pelan.tatapan nya berubah dingin,Nisa tidak tau harus berkata apa-apa pada Renald.


“keluar lah!”perintah king mafia.


Semua anggota dragon white mengangguk.sebelum berlalu pergi,dengan rasa penasaran yang menggebu-gebu.


King mafia mengeluar kan pistol yang selalu ia bawa,menodong kan nya tepat di depan dahi Nisa.


“kau tau kesalahan mu hari ini princess?”tanya king mafia dingin.


“aku tau”nisa menjawab lemah.


“dad, Ayo lah kami hanya bertengkar seperti biasa,kenapa harus marah seperti itu sih?.kim hanya bercanda tadi,mana mungkin dia tega membunuh kakak nya yang tampan ini kan?.”


Renald pasang badan, melindungi Nisa dengan tubuh nya.jika dalam kondisi mendesak seperti ini,Renald akan berbicara panjang, walaupun asal-asalan.


Aku harus melindungi Nisa,dari kemarahan daddy,dia belum pernah bahagia.


Begitu lah isi otak Renald sekarang.

__ADS_1


“menyingkir ren,adik mu harus di beri pelajaran”king mafia menggeser tubuh Renald dari hadapan Nisa.


Diam,dan tenang.nisa seakan tidak takut dengan kemarahan king mafia pada nya,dia berusaha bersikap acuh,walau ada pistol yang siap menembus kepala nya sekarang.


“kau mau membunuh kakak mu? kakak yang selama ini berada di sisi mu?”tanya king Mafia.


“daddy mengenal ku”nisa hanya menjawab singkat.


Aku mengenal mu dengan baik princess,ini bukan diri mu.sebenar nya ada apa?kenapa kau sedari tadi tidak menyangkal tuduhan ku?.


King mafia menghela nafas,semakin menekan kan ujung pistol ke dahi Nisa.


“aku bisa membunuh mu kapan saja princess,kau bisa meninggal di tangan ku”king mafia mengancam.


“lakukan, agar aku bisa membuktikan apa benar sekertaris Wahyu sudah tiada”nisa menjawab acuh,mata nya masih dingin.


Menghela nafas,king mafia menurun kan pistol nya, menyadari perubahan sikap Nisa yang signifikan.


“Princess ada apa?”king mafia mengelus lembut jilbab Nisa.


Menggeleng.nisa enggan bercerita, pandangan nya menunduk,ada beban berat yang ia simpan sangat rapat di hati nya.


“jangan seperti ini Kim,kau masih memiliki kami, kau tidak sendiri”renald mengelus bahu Nisa pelan, menyalur kan kekuatan.


“princess tatap Daddy sayang?ada masalah?.”


“honey,are you oke?”renald masih memaksa.


“no.”nisa menggeleng pelan.


“cerita princess ada apa?”king mafia menyentuh pipi Nisa, meminta sang putri bercerita semua nya.


Menggeleng,Nisa berlalu pergi dari sana menuju lantai atas,di mana kamar nya berada.


Mengunci pintu, tubuh ringkih itu bersandar pada pintu.pandangan nya berubah kosong,dengan kaca-kaca yang mulai menghiasi nya.


Aku menyerah,aku lelah ya Allah.


Tubuh Nisa merosot ke lantai,tangan nya mengepal erat.nisa memeluk lutut nya,sembari terisak kencang.


“hiks,sumpah aku tidak berniat berkata kasar pada mu Mark, hiks,hiks.aku lepas kendali,ya Allah ya Rabb maaf aku tidak bermaksud melukai perasaan Mark,aku lepas kendali.”


Nisa meremas kepala nya frustasi.selalu seperti ini,Nisa mirip seseorang berkepribadian ganda.


“obat?obat ku dimana?.”nisa mencari-cari obat penenang nya.

__ADS_1


setelah mendapatkan nya,Nisa menghela nafas, memegangi dada nya yang sesak.


Dia lemah, selama ini dia memang berpura-pura kuat di hadapan dunia.pada hal mental dan tubuh nya sangat lemah, terutama mental nya.


Andai aku tidak kuat,mungkin sekarang aku sudah gila.


Nisa terisak kencang.terbiasa menangis seorang diri,membuat nya mampu menahan air mata di hadapan orang banyak.


Di luar,Renald menghela nafas ketika isakan tangis terdengar di telinga nya.


“sampai kapan kau seperti ini princess?Mark benar-benar tidak bisa menjaga mu”renald mengepal geram,sebelum pergi dari sana.


Rumah sakit xxx.


Mark tengah terbaring lemah di ranjang,dengan selang infus yang menancap di punggung tangan nya.


Dia sudah sadar beberapa detik yang lalu,hanya saja enggan membuka mata nya sedikit pun.


Mark membuka mata nya begitu menyadari sesuatu yang hangat menyentuh dahi nya.


Mark menyeringai,ternyata Renald sedang menodong kan sebuah pistol di dahi nya.


“kau mau mati?”renald menekan kan pistol nya.


“kau lagi?sebenar nya ada masalah apa kau dengan ku?”mark berujar santai,tubuh nya masih terlalu lemah.


“kau bermasalah dengan ku sejak kau menikahi adik ku”renald berujar dingin.


“nisa lagi?”mark bangun dari tidur nya,duduk bersandar pada ranjang.


“lagi?kau memang laki-laki bodoh mark”renald mengumpat, mencengkram kerah baju pasien yang di pakai oleh Mark.


Plak.


Renald menampar Mark mengguna kan pistol kesayangan nya,jika tidak ingat laki-laki di Hadapan nya adalah suami dari Nisa, mungkin sejak awal Mark tiada di tangan nya.


“kenapa kau terus menyakiti adik ku hah?!apa salah nya pada mu?!.di sini kau lah yang salah, karena kau memaksa nya masuk ke dalam hidup mu”cengkraman di kerah Mark semakin mengerat.


“andai dia tidak bertemu dengan mu,mungkin hidup nya akan Baik-baik saja,dan mental nya tetap normal.”


Renald berteriak keras, menggores kan pisau di lengan Mark,hingga darah mengalir dari sana.


“kau membuat nya hampir gila Mark.apa itu yang kau bilang mencintai nya? kehadiran mu hanya menyiksa mental dan hati nya!.”


Brak.

__ADS_1


# like, komen and vote.


__ADS_2