Istri Muda Tuan Cipto (Pelunas Hutang)

Istri Muda Tuan Cipto (Pelunas Hutang)
Bagian 49 : Orang Tuaku Kemana?


__ADS_3

Agus melupakan segala kekesalannya dan kambali fokus pada misinya untuk membuat Alisa senang hari ini.


###


Tok...


Tok...


Tok...


Suara ketukan pintu pada rumah orang tua Alisa, namun tidak ada jawaban dari dalam rumah tersebut.


Alisa menjadi khawatir dan gelisah. Agus yang masih berada di dalam mobil nampak mengernyitkan alisnya memperhatikan gadis itu dari jarak jauh.


"Ayah? Ibu?. " Teriak Alisa, berpikir suara ketukan pada pintu saja sepertinya tidak cukup.


Tok...


Tok...


Sekali lagi Alisa kembali mengetuk pintu tersebut, hingga tiba-tiba Agus muncul di belakangnya.


"Alisa, kenapa?. " Tanya laki-laki itu terlihat penasaran


"Ini loh mas Agus, nggak ada yang nyaut dari dalam rumah, Alisa juga udah coba manggil tapi nggak kayaknya nggak ada orang di dalam." Balas Alisa, raut wajahnya nampak semakin gelisah.


Takut jika sesuatu terjadi pada orang tuanya.

__ADS_1


"Nggak ada jawaban?. " Tanya Agus lagi, Alisa mengangguk dan mulai berteriak lagi.


"Ayah... Ibu? Alisa pulang nih?. "


Tetap saja tidak ada jawaban dari dalam rumah tersebut. Hingga Agus mencoba masuk melalui jendela samping rumah yang terlihat rapuh dan mudah untuk di hancurkan.


Brak


Terdengar suara dinding yang hancur karena Agus menendang dinding jendela tersebut.


Alisa langsung berlari ke arah sumber suara dan mendapati Agus sedang mencoba masuk melalui jendela tersebut.


"Mas Agus? . " Tegur Alisa.


"Tenang aja, nanti aku perbaiki jendelanya yang terpenting sekarangkan ngecek isi rumah kamu. " Jelas Agus.


Laki-laki itu akhirnya berhasil masuk lalu dengan cepat membuka pintu utama agar Alisa juga bisa ikut masuk ke dalam rumah itu.


Alisa mengikuti ucapan laki-laki itu dan mulai melangkahkan kakinya masuk ke dalam rumah gubuk yang hampir 1 bulan ia tinggalkan itu.


Rumahnya kosong, bahkan barang-barang orang tuanya pun sudah tidak ada di dalamnya.


"Rumahmu kosong Alisa. " Ujar Agus, setelah memeriksa ke berbagai sudut ruangan..


Alisa juga melakukan hal yang sama, pertama-tama gadis itu memeriksa kamar orang tuanya, tidak ada apa-apa disana kecuali ranjang yang sudah setengah rusak dan tidak ada kasur di atasnya, lalu sebuah lemari lapuk yang sudah tidak layak pakai.


Alisa memeriksa lemari tersebut dan menyadari semua pakaian orang tuanya sudah tidak ada disana, dengan panik Alisa berlari keluar dari kamar tersebut dan masuk ke dalam kamarnya sendiri.

__ADS_1


Kosong. Kamarnya sudah tidak ada apa-apa lagi. Bahkan ranjang besi tempatnya tidur juga sudah tidak ada di kamarnya.


"Ayah.. Ibu.. Kemana kalian?. " Pekik Alisa merasa heran, sedih, gelisah, panik bercampur menjadi satu.


Padahal baru beberapa menit yang lalu ia merasa sangat senang karena akhirnya bisa pulang dan menengok ibu dan ayah tirinya walau hanya sebentar.


"Alisa?. " Tegur Agus yang kini sudah berisik di belakang gadis itu.


Alisa menatap kosong pada sisi kamarnya. Hatinya hampa, rasanya gadis itu ingin menangis.


"Mas, orang tuaku kemana?. " Ujarnya Alisa, nada suaranya terdengar bergetar.


Agus menggeleng-gelengkan kepalanya.


"Mas Agus juga nggak tau Alisa. " Ujar laki-laki itu.


"Gimana kalau kita bertanya ke tetangga kamu aja?. " Saran Agus kemudian.


Alisa yang mendengar itu merasa ada secercah harapan untuk mengetahui dimana keberadaan orang tuanya sekarang.


"Ah iya, ya Ampun Alisa sampai nggak kepikiran, ya udah yuk mas kita bertanya ke tetangga, semoga salah satu di antara mereka ada yang pernah ngeliat orang tua Alisa.


Mereka berdua bergegas keluar dari rumah tersebut dan berjalan ke rumah tetangga yang jarak rumahnya paling dekat.


" Ya Allah semoga ayah sama ibu baik-baik aja. " Ujar Alisa, berharap orang tuanya tidak terlibat masalah lagi.


"Tenang Alisa, kita cari tau dulu. " Ujar Agus mencoba menenangkan.

__ADS_1


Gadis itu tidak menggubris pikirannya terlalu kacau untuk mencerna ucapan Agus dengan langkah cepat Alisa mengetuk salah satu rumah tetangganya.


Bersambung...


__ADS_2