Istri Tawanan Tuan Mavericks

Istri Tawanan Tuan Mavericks
Tak seperti yang dia harapkan


__ADS_3

Ditengah kegelapan langit malam, dua sosok gadis terlihat berlarian keluar dari club malam xxxxxxx dengan kekuatan penuh dan nafas yang tersengal-sengal.


Tidak peduli bagaimana keadaan di belakang, sisi kiri dan kanan Mereka, tujuan utama mereka saat ini adalah menjauh dari tempat tersebut dan menjauh dari orang-orang yang mengejar mereka.


Alea berlarian bersama sang kakak, menembus dingin nya malam keluar dari club xxxxxxxx dengan cara berlarian sekuat tenaga nya.


Dia pada akhirnya memang berhasil menyusup masuk kedalam klub malam tersebut, menyelamatkan sang kakak perempuan dan mencoba kabur dari sana.


Diantara kejaran para rentenir dan para pengawal berbadan Kokok, Alea dan kakak nya terus berlarian menerobos jalanan di antara pekat nya langit malam dan suara teriakan yang saling bersahutan memekakkan telinga.


"Berhenti..."


"****** kecillll"


"Dapatkan mereka dan seret kedua-duanya kemari"


Teriakan demi teriakan terdengar samar-samar di belakang sana, model peduli Aulia dan kakaknya memilih untuk menutup telinga, mereka saling berpegangan tangan sekuat tenaga dan berharap bisa segera keluar dari sana secepatnya.

__ADS_1


jika mereka berhasil keluar mungkin dia akan membawa kakaknya pergi jauh dari tempat tersembunyi pergi jauh dari kota itu, baginya Prancis bukan lagi tempat yang baik untuk mereka berdua.


"Alea ini bukan keputusan yang bijak"


Kakak perempuan nya berkata dengan tubuh gemetaran.


"Bijak atau tidak nya aku tidak tahu, tapi bagi ku ini sudah keputusan yang tepat, kak"


Ucap gadis itu masih terus menggenggam erat tangan sang kakak.


Alea berusaha menoleh kebelakang sambil terus menerobos jalanan, beberapa orang terlihat mengejar mereka.


Dia terus menyakini diri jika semua akan berhasil dan baik-baik saja.


Tapi bukankah kadang kenyataan tak seindah rencana?.


Rupanya nasib buruk berpihak pada nya, ketika mereka melakukan pelarian di lorong sempit area pinggiran ruko yang menjulang tinggi menghimpit mereka, seketika mereka tertangkap oleh kawanan anak buah yang telah membeli sang kakak.

__ADS_1


Oh tidak....


Alea terlihat berusaha menetralisir perasaan nya.


"Hahahahahha kemarilah sayang"


Salah satu dari ke tiga orang itu tertawa terbahak-bahak menatap Alea dan kakaknya.


"kak mari memecah arah"


Alea sengaja meminta memecah arah, dia Fikir dengan memecah arah, dia bisa mengalihkan perhatian orang-orang itu dari kakak nya.


Secepat kilat Alea mendorong tubuh kakak nya agar menjauh, dia memancing orang-orang itu agar mengejar nya.


Dan persis seperti kemauan Alea semua berjalan sesuai dengan apa yang dia fikirkan.


Alea memang mampu bertarung, ketika mereka dibawa menggunakan mobil entah kemana, dan gadis itu mampu menyelamatkan sang kakak untuk melarikan diri entah kemana, namun dia terjebak didalam mobil yang rem nya tidak berfungsi dengan baik menuju ke arah tepian jurang perbukitan pinggiran kota Paris.

__ADS_1


"noo….tuhan jangan lakukan ini"


Dipekat nya kegelapan malam, gadis itu tampak panik, berusaha untuk mengendalikan mobil itu agar bisa berhenti sesui kemauan nya namun rupanya dia tidak bisa mengendalikan mobil itu hingga sebuah Hantaman keras memukul sudut pagar jalanan dan dia terperosok kebawah bersama mobil itu hingga lenyap masuk ke dalam sungai averon yang mengalir deras tanpa ampun diiringi suara petir yang menggelegar dan deru hujan yang tidak mau berhenti membasahi bumi.


__ADS_2