Istri Tawanan Tuan Mavericks

Istri Tawanan Tuan Mavericks
Sedikit menegang


__ADS_3

Disisi lain


Mavericks Dan Irane


Begitu pintu terbuka mereka tiba-tiba berada di tempat yang begitu asing untuk mereka, bayangkan bagaimana bisa mereka berada di sebuah hamparan Padang rumput yang tidak mereka kenali sama sekali.



Irene Jelas mengerut kan keningnya, dia fikir mesin pemindah waktu pasti telah salah memindahkan mereka saat ini, perempuan tersebut buru-buru menoleh kearah suaminya.


Mavericks ikut menoleh ke arah Irane, laki-laki tersebut tidak kalah bingung nya seperti istrinya, dia pikir seperti mereka berada di tempat yang salah.


Profesor Xeroz jelas menempatkan mereka pada dunia yang mereka tidak kenali dan bukan ketempat Dimana Leandre dan Arane seharusnya berada.


"Ohhhh shi..t"


tiba-tiba Mavericks mengumpan saat dia melihat sebuah beruang berlarian ke arah mereka.


"Xerox..."


Dia berteriak kesal sembari menggenggam erat telapak tangan Irane sembari memejamkan bola matanya dan mencoba ber teleportasi secara spontanitas, dia tidak pernah melakukan hal tersebut sebelumnya dan hanya bermodalkan kenekatan mavericks Mencoba melakukan hal tersebut.


Dan sesuatu yang mengejutkan terjadi, mereka benar-benar telah berpindah ke satu tempat yang berbeda dari yang sebelumnya.


Lagi mavericks mengerutkan keningnya disaat dia membuka bola matanya dan seketika dia kembali sadar di mana mereka berada saat ini.


"Oh God"


Mavericks membulatkan bola matanya.


"Kita kembali menempuh perjalanan yang salah"

__ADS_1


Bisa-bisa nya sang istri bicara dengan nada yang Begitu ringan kearah mavericks.


Seolah-olah sama sekali tidak takut dengan apa yang terjadi, Irane terlihat mengembang kan senyuman nya.


mereka berada di tepian jurang air terjun yang begitu, bisa dibayangkan bagaimana posisi mereka saat ini, seolah tinggal menunggu kematian di mana mereka akan terjun dalam waktu tidak lama lagi.



Tiba-tiba sebuah hantaman gelombang besar menerjang tubuh mereka, mavericks secepat kilat menggenggam erat telapak tangan Irane, dia kembali memejamkan bola matanya dan kembali melakukan teleportasi.


Dan laki-laki tersebut kembali dengan cepat membuka bola matanya, dia mencoba memastikan di mana di posisi mereka saat ini, dia harap tidak lagi berada di antara satu pada dua tempat sebelumnya yang dia anggap begitu mengerikan.


"Oh shi..t"


Laki-laki itu kembali mengumpat saat sadar dimana mereka, buru-buru dia kembali memejamkan bola matanya dengan cepat.



Dia kembali mengumpat dan berusaha untuk melakukan teleportasi sekali lagi.


Dan lagi-lagi mavericks mengerut kan kembali keningnya saat mereka tiba-tiba berada di sebuah kapal.


Rasanya kapal tersebut sudah tidak asing lagi dan terasa begitu fenomenal di dalam pandangan nya.


"Oh my god"


Mavericks bicara dengan nada yang terjeda antara satu kalimat ke Kalimat yang lainnya.


"Ini adalah Titanic"


ya itu adalah kapal Titanic, di mana kisah pada film tersebut jelas terasa begitu epic dan sangat membuat sedih siapapun yang pernah menontonnya.

__ADS_1



Bola mata mavericks jelas berusaha mencari sang pemeran utama dari kisah film Hollywood terkenal tersebut.


Oh god, Begitukah wajah asli Jack dan rose?!.


Dia melihat dua sosok manusia yang tengah menikmati angin di depan moncong Kapal tersebut.


"Ckckkckc bayangkan bagaimana kecerobohan terjadi"


Mavericks mengumpat, irene kembali mengulumkan senyuman nya melihat ekspresi suaminya tersebut.


Sepersekian detik kemudian laki-laki itu kembali menggenggam erat telapak tangan istrinya dan dia kembali memejamkan bola matanya dan berusaha kembali melakukan teleportasi secepat kilat.


Jika belum juga tiba ditempat tujuan, Mavericks fikir terkutuk lah dirinya.


Ssrttttttttt


Plasshhh


Dan kali ini seketika tubuh mereka berada di sebuah hutan gelap yang begitu mengerikan.


Mavericks seketika menelan salivanya saat dia sadar seperti nya mereka hampir sampai ketempat tujuan mereka.


Dia masih menggenggam erat telapak tangan istrinya sembari bola matanya menata dan terus mengitari seluruh yang ada di hadapan mereka.


Mavericks baru akan bicara namun kemudian tiba-tiba sebuah tangan menyentuh bahunya dan mengejutkan dirinya.


Hahhh?!.


__ADS_1


Bayangkan sebuah musik menyeramkan dan membuat jantung berdetak dengan kencang di antara gelap nya Hutan Guadeloupe ditengah malam mencekam menjelang bulan purnama yang semakin mendekati waktu nya.


__ADS_2