
Begitu melihat Irene, Veloce langsung menaikkan ujung alisnya, dia bergerak maju ke depan mendekati Perempuan itu.
"Ohhh aku bertemu menantu masa depan ku"
Wanita itu bicara dengan nada yang dingin dan datar, menatap Irene untuk beberapa waktu.
"Akhirnya aku menemukan sosok asli mu disini setelah 21 tahun berlalu"
Ucap wanita itu lagi.
"Kau benar-benar pandai mengecoh orang lain dengan sosok kembar di rumah keluarga De Albemarle, Tayron"
Veloce fikir Tayron cukup pintar membuat drama untuk mengecoh banyak orang, pura-pura membuat berita kehamilan kembar dua putri dari keluarga Xavier, membuat bingung banyak orang dengan kelahiran mereka.
Dikala mereka fokus pada gadis di keluarga de Albemarle, siapa sangka sosok asli Irene berada di keluarga lainnya.
Semua benar-benar tipuan sempurna.
Bahkan mereka mencari gadis tersebut tanpa tahu yang mana sebenarnya Irene,lucu nya Theodore bahkan pandai bersandiwara mengecoh banyak orang.
Dia patut memberikan Perempuan itu apresiasi terbaik nya.
Begitu Veloce bergerak mendekati Irene, dua orang datang bagaikan bayangan, bergerak cepat persis seperti angin dan kini tiba-tiba berada tepat di sisi kiri dan kanan Veloce, menatap Irene secara seksama.
Alih-alih takut atau mundur, Irene terlihat diam, menatap semua orang itu satu persatu.
__ADS_1
Veloce berusaha menaikkan Jemari nya, tiba-tiba sebuah belati berwarna emas muncul dari tangan nya dengan gerakan cepat.
"Aku ingin tahu, apakah pack leader Mavericks sama seperti putra ku?"
Ucap wanita itu sembari meletakkan belati tersebut di pipi Irene.
Irene terlihat menaikkan ujung alisnya, wanita itu pikir perempuan itu akan mundur dan takut tapi tiba-tiba saja Irene memajukan wajahnya, membiarkan belati tersebut mengenai wajah cantik nya dalam hitungan detik.
Sttttttt
Secara perlahan belati tersebut melukai pipi Irene, membuat bola mata semua orang membulat dengan sempurna, mereka jelas terkejut dengan apa yang terjadi.
Bagaimana Irene bisa dengan santainya membiarkan wajah cantiknya terluka dengan sayatan yang begitu mengerikan hingga mengeluarkan darah segarnya.
Di ujung pintu Mavericks yang baru hadir seketika menghentikan langkah kakinya saat dia menyadari satu goresan memanjang tahu-tahu mengenai wajahnya.
Oh shi..t.
Umpat Mavericks sambil menyentuh pipinya yang berdarah.
dia langsung menatap kearah istri nya dan seorang wanita di hadapan istri nya tesebut.
Mavericks secepat kilat bergerak mendekati Irene, dengan gerakan cepat laki-laki itu langsung meraih lengan Veloce dan menghantam Wanita tersebut dengan gerakan kasar.
Ssrtttttttt.
__ADS_1
Brukkkkk.
Seketika belati yang ada di tangan Veloce lepas dari genggaman nya, Wanita tersebut terlihat terkejut, dua orang disisi kiri dan kanan nya ingin menyerang balik Mavericks, tapi secepat kilat Tayron dan istri nya menahan gerakan kedua orang itu dan Menghantam kedua orang itu dengan tubuh mereka.
"Apa? Ibu?"
Maverick jelas tercekat saat menyadari wajah wanita yang dia Serang tersebut.
"Dia bukan ibu mu"
Agatha bicara cepat.
Seketika Mavericks menoleh kearah Ibu nya, bola mata laki-laki itu terbelalak kaget.
"What? ada apa ini?"
Ketika dia bertanya penuh kebingungan, Irene secara perlahan bergerak kedepan mendekati Veloce.
"Apa kita masih harus memadu kekuatan atau berusaha untuk mencari cara untuk menyelesaikan masalah?"
Tanya Irene sambil menatap Veloce untuk beberapa waktu.
Tiba-tiba secara perlahan luka di wajah Irene menghilang dengan sendirinya.
Veloce jelas menatap tidak percaya dengan apa yang dilihat nya saat ini, dia lalu menoleh kearah Mavericks, luka di pipi laki-laki tersebut secara perlahan ikut menutup dengan sempurna.
__ADS_1
Hah...?!.
Wanita itu fikir dia benar-benar telah menemukan pack leader dimasa depan Putra nya.