Istri Tawanan Tuan Mavericks

Istri Tawanan Tuan Mavericks
berkhianat diam-diam


__ADS_3

Mendengar Leandre berkata berikan dia pada ku, seketika membuat laki-laki penunggang kuda dikereta Arane mengerut kan keningnya.


"Tapi..?!"


Dia terlihat ragu-ragu, dia fikir apa yang sebenarnya tengah Leandre fikirkan saat ini, seharusnya mereka bergerak ke arah utara untuk membawa Arane dan memberikannya pada black shadow.


tapi tidak tahu kenapa tapi Leandre seolah-olah menampilkan ekspresi yang sedikit mencurigakan untuk dirinya.


"Apa kau tidak mendengar kan perintah ku? berikan dia pada ku"


Ucap Leandre dengan nada yang sedikit penuh penekanan.


Melihat ekspresi marah yang ditampilkan laki-laki tersebut jelas membuat sang penunggang kereta menelan salivanya.


Dia tahu sekali Leandre marah maka Kematian jelas akan menghantam diri nya.


Alih-alih membantah pada akhirnya laki-laki tersebut membiarkan Leandre mendapatkan tubuh Arane sesuai keinginan nya.


Leandre langsung berpindah ke kereta kuda dan mengambil alih untuk membawa kereta tersebut dengan cepat.


"Aku akan bergerak lebih dulu"

__ADS_1


Ucap laki-laki itu kemudian langsung menarik kaki kekang kuda nya dengan cepat.


Sang laki-laki penunggang kereta terlihat diam, berusaha mengejar kecepatan Leandre diikuti beberapa para penunggang kuda lain nya.


Seketika suara tapak kaki kuda saling bersahutan diantara gelapnya malam dan angin berhasil menerpa kulit wajah dan badan.


Leandre terus mempererat kekangan tali kudanya, sembari bola matanya terus menatap fokus ke arah depan dan sekali dia melirik ke arah kiri dan kanannya.


cukup lama mereka saling mengejar waktu hingga tiba-tiba dari arah berlawanan beberapa orang berdasarkan anak panah ke arah 2 penunggang kuda yang bekerja melindungi Leandre dan Arane.


Hiiiikkkkkkkk


Brakkkkkkkk


Leandre seketika semakin mempercepat langkah kuda nya sedangkan orang-orang nya terlihat langsung berbalik arah dan mulai waspada serta berusaha menyerang balik Lawam juga bahkan musuh mereka.


bisa Leandre lihat ketika panah kembali melesat ke arah dirinya dan para anak buahnya, beberapa anak buahnya secepat kilat langsung menangkis anak panah tersebut dengan pedang mereka.


seketika pertarungan sengit terjadi di antara lawan dan Pihak Leandre, suara pedang saling beradu antara satu dengan yang lainnya juga suara adu pukul juga terdengar hingga ke ujung gelap nya angin malam.


Sang penunggang kuda tadi ikut memutar arah dan memberikan perlawanan, ikut beradu pedang dan mencoba melindungi sang tuan nya dan Pack leader nya dengan sekuat tenaga nya.

__ADS_1


Leandre terlihat melirik kearah belakang sejenak seolah-olah laki-laki tersebut telah memperhitungkan waktu dengan baik sebelum nya.


Dalam hitungan detik tiba-tiba laki-laki tersebut masuk kedalam kereta kuda, meraih tubuh gadis yang ada didalam sana yang terlelap dengan sempurna tanpa banyak bicara.


Leandre mengangkat tubuh gadis tidak berdaya tersebut dengan gerakan yang cepat, membàwa nya keatas tubuh nya persis seperti seorang pengantin laki-laki yang membawa sang pengantin perempuan nya.


Dan seperti sebuah angin tiba-tiba....


Ssrttttttttt


Plasshhh


Seketika Leandre membàwa Arane persis seperti bayangan, bergerak dengan cepat memindah posisi mereka berdua seolah-olah mereka tengah melakukan teleportasi secepat kilat dari satu tempat menuju ke tempat yang lainnya.


Membuat orang-orang disana jelas langsung membulatkan bola mata mereka begitu saja saat sadar Leandre menghilang membawa apa yang di inginkan oleh sang kegelapan.


Oh shi..t.


Brakkkkkk


Sang penunggang kuda baru saja mengumpat diiringi boleh sebuah hantaman besar yang menerjang tubuh nya tanpa ampun.

__ADS_1


Beberapa orang-orang yang tadi nya masih selamat seketika ikut tumbang bersama.


Mereka baru sadar jika Leandre baru saja melakukan pemberontakan dan mengkhianati Sang Black shadow secara diam-diam.


__ADS_2