
Seychelles Island
Victoria
Seketika Leandre membuka bola matanya ketika dia mendengar namanya disebut dari kejauhan.
laki-laki tersebut diam untuk beberapa waktu, sejenak Leandre memperhatikan warna langit yang mulai menggelap.
Dia terlihat seperti sedang memanggil sesuatu di atas langit sana untuk beberapa waktu hingga akhirnya sesuatu benar-benar melesat turun menukik dari atas langit.
Sang eagle nya bergerak cepat nyaris menghantam laki-laki tersebut, tapi Leandre secepat kilat menghantam burung tersebut dengan kekuatan nya.
Hingga akhirnya burung itu seolah-olah masuk ke lingkaran bola kristal yang menggulung sosok nya dan berputar-putar di udara.
"Berikan berita nya"
Saat Leandre berkata begitu, secara perlahan sang Eagle nya mengeluarkan sesuatu dari balik bola matanya, Leandre menatap dan memperhatikan berita yang akan di sampaikan oleh sang burung eagle Milik nya.
Sejenak Leandre menyentuh bola kristal yang mengelilingi eagle, seolah-olah dia bergerak masuk ke dimensi lain untuk beberapa waktu.
Ssrttttttttt
Plasshhh
Leandre yang semula berada ditempat nya seolah-olah berpindah ke dimensi yang berbeda.
__ADS_1
Bisa dilihat sekelebat bayangan dimana beberapa orang bergerak membawa kereta, memindahkan seseorang menuju ke sebuah tempat yang gelap dan jauh.
Sesosok gadis yang terlelap tidak berdaya, menggunakan pakaian indah bagaikan seorang putri raja yang tubuhnya dikeliling berbagai macam cahaya.
Laki-laki tersebut langsung kembali ke tempat asalnya dalam hitungan detik Begitu saja.
Seketika senyuman licik Leandre mengembang dengan sempurna bersamaan Eagle langsung memecah bola kristal yang mengelilingi tubuh nya, memilih melesat terbang ke atas dan menghilang begitu saja di bawa oleh angin memecah langit menggelap dengan sempurna.
Tiba-tiba Leandre langsung bergerak dengan cepat membalikkan tubuhnya, dia langsung bergerak menuju kearah depan sembari menarik sebuah senjata di atas meja.
"Tuan?"
Seorang laki-laki menundukkan kepalanya.
Ucap laki-laki tersebut kemudian dengan senyuman mengerikan nya."
Alih-alih menjawab ucapan Leandre, laki-laki yang menundukkan kepalanya tersebut terlihat sedikit mengejang.
Dia menatap punggung Leandre dengan jutaan kekhawatiran.
Begitu Leandre menghilang, laki-laki itu secepat kilat bergerak menuju ke arah lantai atas dengan cara tergesa-gesa.
Laki-laki itu meraih sebuah lilin dan melangkah menaiki tangga satu persatu, membiarkan tubuh sedikit ringkih nya dengan tongkat di tangan kirinya terus bergerak menuju kearah atas.
Seolah-olah berlomba-lomba dengan waktu laki-laki tersebut berguman pelan.
__ADS_1
"Leandre bergerak maju, sampaikan pada raja kegelapan, dia bergerak maju"
Berkali-kali dia mengulangi Kalimat yang sama sejak tadi.
Hingga akhirnya saat laki-laki tersebut tiba di lantai paling atas, seketika dia menghentikan langkah nya, dia sejenak mematung untuk beberapa waktu hingga akhirnya bola mata laki-laki tersebut mengeluarkan warna merah menyala bagaikan monster yang begitu mengerikan.
Selang beberapa detik tiba-tiba sosok tersebut mengubah diri nya menjadi seribu kepingan kaca berwarna hitam.
Ssrttttttttt
Prangggg
Dan kemudian dari yang berupa ribuan kepingan kaca tahu-tahu berubah menjadi ratusan kelelawar berwarna hitam pekat bermata merah.
Secepat kilat sosok itu berterbangan, bergerak dengan cepat memecah arah, seolah-olah sudah di atur untuk bergerak menuju ke arah dimana seharusnya dia bergerak saat ini.
Melewati ceroboh asap yang ada di atas sana dan bergerak memecah langit malam.
Di ujung sana, dibagian hutan dua pasang bola mata menatap kepergian para kawanan kelelawar.
"Ikuti sekarang juga"
Ucap salah satu dari mereka kepada teman yang ada di samping nya.
__ADS_1