
Mayotte
Leandre secepat kilat mencapai gerbang kastil yang ada di hadapannya, beberapa orang secepat kilat mendekati laki-laki tersebut dan meraih kuda yang digunakan oleh Leandre.
mereka langsung menundukkan kepala mereka kepada laki-laki tersebut, menatap Leandre yang membawa seorang gadis dengan cepat menuju ke arah dalam.
Seolah-olah tahu siapa yang dibawa oleh tuannya, dua pelayan perempuan secara kilat bergerak ke depan menuju ke kamar utama milik Leandre.
"Dimana dia?"
Nada suara Leandre terdengar memecah keheningan malam, bisa orang-orang lihat bagaimana khawatir nya laki-laki tersebut saat membawa gadis yang tidak berdaya di tangan nya itu.
Gadis itu terlelap persis seperti putri tidur, terlihat begitu indah dan cantik namun tidak berdaya sama sekali.
Begitu Leandre membawa perempuan itu jelas saja membuat seluruh bola mata memandang nya, apalagi ini pertama kalinya laki-laki tersebut terlihat begitu khawatir terhadap orang lain.
Mendapatkan pertanyaan Leandre tadi, dua perempuan tersebut buru-buru menjawab secara bersamaan.
"Tuan Ozzie telah menunggu didalam"
mendengar jawaban kedua perempuan tersebut cukup membuat Leandre puas, laki-laki tersebut terus dan kamu juga ada kamar miliknya.
begitu dia tiba di kamar mewah yang bagian depan nya rata-rata berukir kan emas serta batu permata di sekitar nya itu, dua pelayan tersebut langsung membuka pintu kamar tersebut dengan gerakan cepat, Leandre langsung meletakkan tubuh Arane ke atas kasur mendominasi berwarna emas tersebut.
Seorang laki-laki dengan cepat menundukkan kepalanya, menunggu Leandre dan memastikan tuannya sudah meletakkan gadis tersebut keatas kasur.
Dia terlihat diam saat Leandre tiba-tiba saja mengarahkan sebuah belati ke arah gadis tersebut.
Laki-laki itu mengejang, mencoba menahan nafasnya.
Tiba-tiba Leandre menarik tangan gadis tersebut dan....
Ssrtttttttt
"Tuan...?"
Dua pelayan Leandre seketika tercekat.
__ADS_1
Darah segar mengalir dari lengan gadis tersebut, selang beberapa waktu lengan Leandre juga mengalami hal yang sama.
Oh shi..t.
Leandre mengumpat sejenak, kemudian laki-laki tersebut secepat kilat menutup lengan kirinya dengan telapak tangan nya.
Bisa dilihat sebuah cahaya menerkam tangan nya dan ketika Leandre membuka telapak tangan nya, secara perlahan luka tersebut menghilang.
"Jadi begini rupa nya"
Guman Leandre pelan.
Dua pelayan tersebut jelas langsung menutup mulut mereka dengan kedua belah tangannya karena terkejut dengan apa yang terjadi barusan.
Leandre terlihat mundur beberapa langkah, laki-laki di hadapannya dengan gerakan cepat dia langsung memeriksa denyut nadi Arane.
Cukup lama hingga akhirnya laki-laki tua itu berkata.
"Mereka sengaja memberikan racun bunga Oleander, membuat gadis ini tenggelam ke alam bawah sadar nya dalam jangka yang telah di sesuaikan"
Laki-laki dihadapan Leandre bicara cepat sambil menundukkan kepalanya, dia cukup takut menyampaikan hal tersebut pada laki-laki tersebut, cukup takut jika-jika nyawa nya melayang karena salah bicara.
"Apa?"
Wajah cantik gadis tersebut terlihat tidur dengan begitu nyenyak, seolah-olah tidak peduli siapa pun yang ada dihadapan nya, gadis itu terus tenggelam di alam bawah sadar nya, terlihat begitu asik bermain dan bermimpi didalam alam mimpi nya.
Leandre mendekati dirinya pada gadis tersebut, mencoba menyentuh lembut wajah nya.
Tangan kokoh laki-laki tersebut mengelus lembut wajah gadis itu untuk beberapa waktu, menikmati keindahan wajah tersebut.
Anggaplah dia gila karena memberontak pada Black shadow, tapi dia tidak Sudi memberikan gadis itu pada sang kegelapan.
Sejak awal seolah-olah hati nya berkata, ada yang tidak beres dengan perintah sang kegelapan, hingga akhirnya dia menyadari soal sesuatu jika mereka seakan terhubung bersama.
Yah ketika salah satu diantara mereka terluka maka yang satu akan ikut terluka, jika satu merasa kesakitan maka yang satu akan merasakan hal yang sama.
Arane adalah pengendali nya.
Jika black shadow mendapat kan Arane, maka sang kegelapan akan dengan mudah memerintahkan dirinya dan mengendalikan nya sesuai kemauan nya.
__ADS_1
Leandre Seketika menggeram sambil dia mengeratkan rahang untuk beberapa waktu.
"Bagaimana cara membangun kan nya, Ozzy?"
Tanya laki-laki tersebut sambil terus menatap wajah Arene.
Laki-laki tua yang dipanggil Ozzy tersebut jelas diam sejenak.
"Ini sedikit melampaui batasan dan takut menimbulkan resiko besar, Tuan"
Ucap laki-laki itu pelan.
Leandre langsung menoleh kearah laki-laki tua tersebut.
"Katakan"
Ucap Leandre kemudian.
"Tapi...'
"Kau tidak mendengarkan ku? katakan"
Ulang Leandre lagi dengan sedikit tidak sabaran.
"Anda dan putri Arane harus masuk ke dalam penyatuan di malam bulan purnama, tapi itu akan beresiko tinggi mengakibatkan sang kegelapan merasakan keadaan nya, Black shadow jelas akan marah karena anda mendapat kan darah suci nya dan sang kegelapan bisa jadi menemukan dimana tempat persembunyian kita pada saat ini"
Mendengar ucapan sang penasehat nya seketika membuat Leandre membulat kan bola matanya.
"Apa?"
"Itu adalah satu-satunya jalan"
Ucap laki-laki itu lagi.
*****
Catatan \=
Judul nya balik ke ISTRI TAWANAN TUAN MAVERICKS.
__ADS_1
Readers banyak yang bingung dengan judul berbahasa Inggris makkk🤧🤧🤧🤧🥺🥺🥺.