
mall terbesar di kota A milik keluarga anderson.
loyer dan kimy sedang duduk di kursi mall sambil menunggu mereka sahabat sahabat kimy dan sahabat sahabt loyer.loyer memakai masker dan kacamata,loyer malas jadi pusat perhatian apa lagi semua orang tau siapa loyer.
" hai kim " panggil dinda.mira.dan bella.
" selamat siang tuan muda " sapa ke tiga gadis itu.
di anggukkan oleh loyer.
"hm, kenapa kalian lambat sekali" ujar kimy pada mereka bertiga.
" di jalan tadi macek.maklum masih ujung minggu. "
jelas mira.
tidak lama ketiga sahabat sekali gus bawahannya loyer juga datang.
ting ponsel kimy menerima pesan.
( kimy maaf ya kaka tidak dapat datang, kaka harus buru buru kembali kekota B ada masalah di perusahan kaka.).
( okey hati hati di jalan kak.)
balas kimy.
mereka semua berjalan jalan di mall..
sebenarnya loyer dan stef tidak terlalu menyukai keraian.tapi karena kimy mengajak loyer.loyer yidak tega menolak ajakan kimy,apa lagi wajah kimy yang antusias.
"makan yuk, dari tadi keliling tidak ada satu pun yang di beli.. lapar, sudah jam 1 juga ini " ujar mira.
" ya jom kita makan di sana aja." ujar bella yang dari tadi diam.bella memang sedikit pendiam.
mereka semua sedang asik dengan makan siangnya.
tidak lama terdengar suara cempreng seorang gadis
__ADS_1
" kimyyyyyyyy my angelllll" teriak gadis itu di rumah makan yang ada di mall tempat mereka semua makan siang.teriak STEFFANI NADINA.sahabat kimy sekali gus satu perguruannya.steffani ada la gadis ceria sedikit norak. penampilannya tidak terlalu jauh dari kimy. fani anak pengusaha sukses tapi tidak ada yang tau identitasnya sama seperti kimy.
" steff " panggil kimy. steff asisten loyer langsung memandang kimy,menaikkan satu alisnya.
kimy langsung nyengir " hehe maksudnya steffani." ujar kimy nyengir pada steff asisten loyer.
fani dan kimy langsung berpelukan. "dari mana aja sih angel.. gue nyari lo kemana mana tau ngak " ujar fani masih memeluk kimy.
"gue ada kok di sini , ngapain loh di sini?"tanya kimy.
" anak anak kita meninggal" ujar fani sambil nangis.
anak anak ?? fikir mereka semua yang ada di meja makan.
merekeka semua memandang kimy dan fani dengan pandangan yang sulit di artikan.
" lo bunuh anak anak gue lo? "tuduh kimy memarahi fani.
mereka semua melongo.kimy punyak anak? fikir mereka semua.loyer menatap kimy dingin.
" tu si kampret pecicilan memberi nya racun.kebetulan gue lagi tidak di rumah" sambung fani.
" si kampret bajingan itu ternya dia masih hidup" ujar kimy geram.
"ya la masih hidup,emang kapan lo bunuh dia" kesal fani.
"ya udah la nanti kita beli lagi. " ujar kimy.
" tapi itu bibit unlimited kim " ujar fani sedih.
" ya udah lo pegi aja sama pak joko,toh bibit unggulnya juga unlimited."ujar kimy santai.
" ih kimy kok bawa bawa pak joko sih" fani kesal pada kimy.
" kim lo udah punya anak ?" nimbrung dinda yang dari tadi penasaran.
" apa? anak ? "serentak kimy dan fani lalu mereka saling pandang.
__ADS_1
buahahahahahahha
kimy dan fani tertawa terbahak bahak.
" jadi kalau bukan anak yang dari tadi kalian bicarakan apa? " tanya mira yang penasaran.
" lobster " ujar mereka bersamaan di ujung tawa kimy dan fani.
kimy pun mengenalkan mereka semua pada fani.
terakhir stef dan fani saling pandang.stef memandang fani dingin, .
" k*nd*m?" tunjuk fani pada stef.
" jaga ucapanmu kaca mata pink kecil" ujar stef datar.
" enak aja kecil,itu ukuran yang pas menggemaskan,jaga ya bicara loh ******"ceplos fani tanpa rasa malu.
" k*nd*m ?" ujar will
"kaca mata pink kecil ? " ujar xan mereka saling pandang dan tertawa terbahak bahak. ini pertama kali mereka melihat ada wanita tidak takut pada stef yang di juluki singa lapar.
" kalian udah saling kenal ? " tanya kimy pada fani.
" tidak " jawab fani dan steff bersamaan.
" wah, kompak jangan jangan kalian jodoh " ujar kimy.
"najisssss dia itu pria yang suka celap celup sana sini di hotel "ceplos fani tanpa dosa. stef menatap nyalang pada fani. tatapan steff sangat mengerikan.xan dan will saling pandang dan menelan ludah mereka dengan susah payah melihat tatapan steff.mereka tau siapa stef sampai di juluki singah lapar , anti wanita. na ini tuduhan fani.arhhh.
" steff " tegur loyer menatap stef.loyer juga tau dengan tatapan stef.
" tuan muda saya akan kembali kekantor." ujar steff dengan wajah merah menahan amarahnya.di angguki loyer.lalu langsung beredar kekantor.padahal masih akhir pekan.
...***************...
...*...
__ADS_1