ISTRI UNTUK TUAN MUDA DINGIN

ISTRI UNTUK TUAN MUDA DINGIN
cemburu


__ADS_3

"auww.apaan sih kim."kesal fani karena kimy memukul kepalanya.


"ngapain lo kecentilan ama asisten steff.ingat lo itu udah nikah"ujar kimy sambil mendudukkan dirinya di kursi begitu pun steff dan loyer.


"ck,"decak fani lalu kembali memakan makanannya.


kimy menggeleng melihat fani yang langsung tidak menawari mereka makan atau minum.


"nape lo?"tanya fani


"benar benar ya lo fan.nawarin kek"jawab kimy kesal.


"eh ela... bukan ngak mau nawarin ya.tapi takutnya nanti gue nawarin.gue lagi yang harus bayar. gue engak punya uang soalnya."canda fani tersenyum pada kimy.


kimy menggeleng."miskin amat lo fan.emang suami lo ngak ngasi lo uang"ujar kimy kepo.


"beri kok "ujar fani santai lalu memakan makanannya.


"nah tu ada... " kata kimy


"ya.tapi itu kan uang suami ku.bukan uangku.lagian kan suami lo tajir pake banget lagi...."ujar fani menaik turunkan alisnya.


mereka bertiga menggeleng melihat tingkah fani.lalu mereka bertiga memesan makanan.tidak lama makanan mereka datang.lalu mereka bertiga makan dengan tenang.sedangkan fani yang sudah selesai makan.sibuk dengan gamenya di ponselnya.


tiba tiba terdengar suara pria asing dengan bahasa asing.

__ADS_1


" Hi aren't you Stefani?"


(hai bukan kah anda steffani?)tanya pria yang berwajah bule dan tampan.


fani mengangkat wajahnya menatap pria itu.sedangkan steff menatap tajam pria yang menyapa istrinya dengan menepuk bahu fani.


fani mengerjit" Who is it? do I know you?"


(siapa ya? apa saya mengenal anda)tanya fani menggunakan bahasa asing juga pada pria itu.


pria itu tersenyum pada fani." Do you really not remember me?"


(apa kau benar benar tidak nengingatku?)ujar pria itu.


"Introduce me the regelius doctor who treated you while you were in a coma in the city X"


(kenalkan aku dokter regelius yang merawatmu ketika koma di kota X)ujar pria itu mengulur tangannya.


fani ingin menyambut tangan dokter itu tapi steff menatap horor ke arah fani.fani yang melihat tatapan horor steff. tidak jadi menjabat tangan pria itu.lalu menangkup kedua telapak tangan nya di depan dada.sebagai hormat.


" What are you doing in this city, Doctor Regelius?" (apa yang anda lakukan di kota ini dokter regelius?)


dokter itu tersenyum hangat pada fani yang membuat steff ingin membocorkan kepala pria itu menggunakan senjata api di balik jasnya.


" I visited my friend''s house in this city. Are you completely healed?"

__ADS_1


(saya berkunjung ke rumah teman saya di kota ini.kau sudah benar benar sembuh?)tanya dokter regelius.


fani yang melihat wajah steff sudah benar benar tidak bersahabat.fani memutuskan perbincangan mereka.


" As you can see I have completely recovered. And sorry doctor I need to go to the toilet"


( Seperti yang anda lihat saya sudah benar benar sembuh.dan maaf dokter saya ingin ke toilet)ujar fani berbohong.lalu dokter regelius juga pamit undur diri.lalu fani melangkah menuju toilet.


saat fani keluar dari toilet steff sudah tidak ada di meja.mana dia? kenapa dengan wajahnya tadi.batin fani mendudukkan dirinya melihat kimy yang msih memakan makanannya di temani loyer.


"apa maksud dokter tadi fan? lo pernah koma? "tanya kimy sambil menunduk pura pura tidak tahu tentang fani.


fani jadi gelagapan.karena fani juga tidak tahu kalau waktu itu kimy terbangun dan mendengar semua ceritanya.


kimy yang tidak mau sahabat baiknya itu jadi tidak enak padanya mengubah topik pembicaraannya.


"fan gue pulang dulu deh.soalnya udah capek gue duduk dari tadi"bohong kimy lagi sambil tersenyum hangat.


ahh lega..batin fani.


"ya udah.jaga kesehatan lo."jawab fani membalas senyuman hangat kimy.


mereka pum beredar dari sana.fani juga kembali ke apartemen steff.steff sudah ada di mobil menunggu Loyer dan kimy.tidak tau kenapa steff panas melihat fani dengan pria tadi.


steff dan fani memang sama sama belum menyadari perasaan mereka berdua.

__ADS_1


__ADS_2