ISTRI UNTUK TUAN MUDA DINGIN

ISTRI UNTUK TUAN MUDA DINGIN
kerumah sakit


__ADS_3

masih .#FLASH BACK #


perlahan dinda menurunkan kakinya dari kasur saat akan berdiri tiba tiba.


" arkhh " teriak dinda memegang perutnya yang tiba tiba sakit.


leon yang ada di sana langsung panik menghampiri dinda.


" dinda kau kenapa? " ujar leon khawatir langsung mengangkat tubuh dinda naik semula kekasur.


" kau kenapa dinda.kita kerumah sakit ya" tambah leon khawatir.


" tidak aku tidak mau."ujar dinda yang masih memegang perutnya.


" ya sudah sini coba. " leon langsung mengulurkan tangannya menyentuh perut dinda lalu mengusap usap lembut.


beberapa saat dinda rasa sakitnya mulai reda.


" bagaimana ? masih sakit ? " tanya leon


dinda hanya menggeleng.


" ya sudah kau di atas sini saja nanti aku suruh pelayan mengantarkanmu sarapan" ujar leon


dinda tetap sama masih mengangguk sahaja.


hari pun berlalu. dan kini sudah malam.dinda bersiap siap untuk tidur. leon duduk di sofa dengan laptopnya. biasanya leon akan keruang kerjanya jika dia masih memiliki beberapa pekerjaan. tapi mengingat dinda tadi pagi leon memilih di kamar saja.


saat akan tidur dinda kembali memegang perutnya. tanpa suara.dinda tidak mau mengganggu leon.


tapi dinda tidak tau kalau leon selalu melihat kearahnya.leon yang sadar dinda kesakitan lagi langsung menghampiri dinda.leon langsung mengusap usap perut dinda.


dinda merasa sakitnya mulai reda.akhirnya leon membaringkan tubuh nya di samping dinda. lalu menarik kepala dinda.membaringkan kepala dinda di lengannya.


" kau mau apa ! " was was dinda pada leon.


" tidak mau apa apa dinda,hanya ingin membantumu. " ujar leon

__ADS_1


akhirnya itu lah yang berlaku tiap malam.seolah terbiasa. bahkan dinda tidak boleh tidur kalau tidak ada leon di sisinya.walau pun hubungan mereka tetap dingin.


selesai # flash back#


.


...****************...


keesokan paginya dinda sudah siap dengan gaun longgarnya.dinda ada pertemuan lagi bersama dokter hari ini.


" aku akan menghantarmu dulu lepas itu apa kau boleh mengikutiku dulu ke kantor." tanya leon yang masih bersiap.


dinda menyerjit." mau apa ke sana"tanya dinda.


" aku ada meeting sebentar. boleh? " tanya leon melihat dinda. dinda berfikir sejenak.lalu mengangguk.


...****************...


rumah sakit. dinda sudah selesai di periksa oleh dokter.


saat ini dinda dan leon sedang berjalan keluar. sesampai mereka berdua di pintu.ada seseorang memanggil dinda.


" kau,dinda kan? " tanya dokter muda itu.


" kak keenan " ujar dinda melihat kenan.


" ah iya kau! " kenan mengangkat tangannya ingin mengacak rambut dinda.tapi secepat kilat dinda menghindar.apa lagi ada leon di sana yang sudah berwajah datar. walau pun hubungan dinda dan leon dingin.tapi dinda tetap menjaga perasaan leon.


keenan dan dinda satu kampus.tapi kenan mengambil jurusan kedokteran. sedangkan dinda mengambil jurusan ekonomi. sewaktu kuliah di kota M. keenan sudah lama ada rasa pada dinda tapi dinda tidak tau.dan tiap kali ketemu dinda. keenan selalu mengacak rambut dinda.itu lah juga tadi dinda menghindar cepat dia tau apa yang akan keenan lakukan.


" apa yang kau lakukan di sini din? " tanya keenan.


" owh itu sa- "ucapan dinda di potong keenan


" kamu hamil din? "lalu melihat ke wajah datar leon.


" iya kak kee " ujar dinda tersenyum tipis.

__ADS_1


" kapan kau menikah dinda?" tanya keenan dengan wajah sedih.dan leon sadar itu.


" 3bulan lalu. apa kak keenan lakukan di sini? " tanya dinda mengalihkan pembicaraannya.


".aku di tugaskan sementara waktu di sini. " ujar keenan memandang dinda dengan pandangan yang sulit di artikan.


" keenan " panggil seorang wanita dari luar pintu rumah sakit.


" laras,apa yang kau lakukan di sini " ujar keenan dengan nada tidak suka.


" dinda," ujar wanita itu melihat dinda.mereka juga satu kampus.tapi.laras tidak suka dengan dinda.


" laras " ujar dinda dengan wajah santai.


" wah. kau hamil? jual tubuh di mana kau. ranjang siapa yang kau panjat." ujar laras tersenyum sinis.


laras memang sangat tidak menyukai dinda.karena keenan menyukai dinda.dan laras menyukai keenan dalam diam.


" ralat bukan ranjang lebih tepat nya gudang " jawab dinda santai.


" hahaha ternyata kau memang ****** murahan "ujar laras tertawa mengejek.


dinda mendekatkan wajahnya pada telinga dinda. "gudang kampus hangat "ujar dinda tersenyum miring mengejek laras.


" sialaaannnn !!! "teriak laras.


" hah ! kenapa kau marah? apa ada sesuatu yang menyinggungmu? ". ujar dinda skatmat laras tidak bisa berbicara lagi. laras hanya berdiri mengepal erat tangannya.


semasa di kampus kota M dinda selalu melihat laras masuk ke gudang bersama pria yang berbeda beda. karna penasaran akhirnya dinda mengikuti laras ternyata dia melihat sesuatu yang mengagetkannya laras sedang melakukan hubungan suami istri dan ke betulan laras juga melihat dinda waktu itu.karena laras sudah terlalu terbuai dia tidak peduli lagi dengan keberadaannya dinda.tapi di kampus itu tidak ada yang tau selain para lelaki yang biasa melakukannya bersama laras.mereka juga takut bercerita kesana kesini seperti apa laras.takut di keluarkan dari kampus.


dinda menepuk bahu laras lalu mendekatkan semula bibirnya ke telinga laras.


" sebaik apa pun kalau bangkai akan tercium juga nantinya." ujar dinda tersenyum penuh arti pada laras.lalu tanpa sadar menyatukan jari jarinya pada leon dan menarik leon pergi dari sana.


leon tersenyum tipis dinda menggenggam tangannya.


,

__ADS_1


...****************...


__ADS_2