
leon sudah sampai di mensionnya menuruni mobinya melangkah memasuki mension.
" tuan sudah kembali ? " tanya bik ami.
" ya bik. dinda mana ? " tanya leon.
" nona ada di kamarnya tuan. tadi nona keluar rumah tuan " ujar bik ami.memang leon menyuruh bik ami atau pak suarto memberitahunya kalau dinda keluar mension.mengingat dinda yang hamil muda leon khawatir dengan keadaannya.
" ya sudah bik saya ke atas dulu "leon berlalu dari sana.
" ya tuan " bik ami.
leon memasuki kamar.leon melihat dinda yang lelap menghampiri dinda duduk di sisi kasur sambil mem perhatikan wajah imut dinda.
dinda tiba tiba membuka matanya. karena belum sepenuhnya sadar tapi samar samar melihat wajah leon menatapnya.
reflex dinda kaget langsung menjauh hampir terjatuh dari atas kasur kalau leon tidak menarik tangannya.
seperti itu lah dinda selama menikah selalu was was pada leon. karena masih trauma dengan tragedi itu.
" kau tidak apa apa,maaf aku mengagetkanmu."tanya leon khawatir.
" ah tidak" ujar dinda langsung meninggalkan leon yang masih memandangnya.
" dia kenapa " gumam leon sebab melihat wajah dinda yang sendu.leon mengikuti dinda turun ke meja makan.
mereka mulai memakan makanan siang mereka sesekali leon melirik dinda yang tidak seperti biasanya.
" kau dari luar? " tanya leon berbasa basi memecah keheningan di antara mereka.
dinda hanya mengangguk tapi masih menunduk. sambil memakan makana nya.
__ADS_1
leon menghela nafas atas respon dinda.
" besok kita pergi menemui dokter kandungan,aku sudah menghubungi dokternya. dokter itu juga yang akan menangani mu nanti sampai kau melahirkan " ujar leon panjang lebar pada dinda.
dinda masih menunduk lalu mengangguk." terima kasih " hanya itu yang keluar dari mulut dinda.
fuhhh!! ada apa dengan gadis ini.batin leon frustasi menghadapi sikap dinda yang tiba tiba menjadi sangat berbeda.
...****************...
kota A
di sebuah danau yang indah tampak seorang gadis yang termenung jauh di kursi dekat danau itu.
tiba tiba seseorang pria menyodorkan minuman di samping gadis itu.
gadis itu menoleh ke samping melihat pria itu yang mendudukkan tubuhnya di samping gadis itu.
ya mereka adalah xan dan bella.
" aku selalu melihatmu duduk di sini dan termenung jauh,apa kau punya masalah? " tanya xan melihat ke wajah cantik bella.
" tidak semestinya kita harus bercerita tentang privasi pada orang asing." ujar bella datar.
hahahaha
xan tergelak mendengar bella mengatakan orang 'asing' padahal mereka sudah beberapa kali bertemu sewaktu bersama kimy dan loyer.
bella hanya menatapnya datar.
" ayolah kita sudah beberapa kali bertemu bella" ujar xan pada bella.
__ADS_1
" kau boleh cerita padaku kalau kau memiliki masalah." tambah xan memandang wajah cantik bella.bella hanya diam memandang lurus ke danau.
ada apa dengan gadis ini,beberapa kali pertemuanku dengannya,aku melihat banyak kesedihan di matanya yang di tutupi wajah datarnya.batin xan.
...****************...
kantor loyer.
" tuan sebentar lagi kita akan memantau lokasi tapak yang akan kita bangun mall itu tuan "
" jam berapa kita berangkat " tanya loyer masih sibuk menandatangani berkas berkasnya.
" jam makan siang tuan " jawab steff
loyer menganguk.
drrtt
drrtt
ponsel loyer berbunyi.
(" hello "jawab loyer.)
(" kau di mana " )tanya kimy.
("kantor ") jawab loyer singkat
ck dasar kulkas.batin kimy.
hai u all salam kenal ☺️✌️
__ADS_1