ISTRI UNTUK TUAN MUDA DINGIN

ISTRI UNTUK TUAN MUDA DINGIN
Sakit jantung


__ADS_3

Lalu dinda menyentuh dada bidang leon.mencondongkan tubuhnya pada leon lalu bertanya dengan polos nya.


"kaka sakit jantung?"tanya Dinda khawatir.sambil meraba raba dada kiri leon.


Ya. sakit jantung dinda.karena tingkah mu ini.aku bisa gila.!!!.kenapa anak ini polos sekali.batin leon yang menahan nafas oleh tingkah dinda yang merabanya.dinda mungkin lupa kali ya.kalau leon itu pria normal.


" ak aku tidak apa apa dinda." ujar leon terbata bata menahan tangan dinda yang terus merabanya.


"benar kak?" tanya dinda mendekatkan wajahnya ke wajah leon.dinda sama sekali tidak sadar tingkahnya pada leon membuat leon akan berhenti bernafas sebentar lagi.


Leon seperti orang bodoh saat ini.leon mengangguk menjawab dinda.


"yakin kak?" tanya dinda sambil menarik tangannya dari tangan leon yang menahannya tadi lalu kembali meraba dada leon.


"kita ke rumah sakit aja kak.kalau kaka masih terasa sakit."saran dinda terus meraba leon.


Tolong siapa pun.bawah gadis ini dari hadapanku.aku tidak mau khilaf untuk kedua kalinya.teriak leon dalam hati.


"dinda tadi katanya kamu lapar.ayo kita makan.soalnya aku juga sudah sangat lapar"ujar leon berusaha keras agar tidak gugup. Sambil tersenyum pada dinda.


"tidak apa apa ni makan di sini?" tanya dinda yang sudah memperbaiki duduknya.


"tidak apa apa dinda"ujar leon lega dalam hati karena dinda sudah sedikit menjauh.

__ADS_1


"kaka mau makan apa kak? " tanya dinda.


" makan kamu"ujar leon.bercanda.sambil tersenyum pada dinda.


"jangan dong kak.habis dong kalau aku di makan" balas dinda pada canda leon sambil tersenyum lebar.


Leon menarik ujung hidung dinda dengan lembut.lalu tersenyum pada dinda.


Mereka pun hentikan canda mereka lalu mulai memesan makanan.dinda pun mulai makan di samping leon.sewaktu makanan mereka sudah tiba.


Leon tidak memakan makanannya.leon terus memandang wajah cantik dinda.dinda yang merasa leon terus memandangnya mendongak melihat leon.


"ada apa kak? "tanya dinda yang tidak sadar dengan tatapan Leon.


"kak coba deh"dinda mengarahkan sendok nya yang berisi makanannya untuk menyuapai leon.leon dengan senang hati menyambutnya.


"bagaimana kak? Enakkan?tanya dinda antusias


Leon tersenyum "ya enak."ujar leon.


Mereka pun melanjutkan makan dengan canda tawa mereka.kadang juga saling menyuapi.selesai mereka makan.mereka pulang ke mension leon.


...****************...

__ADS_1


Mension leon.


" arhhhh capek.. " ujar dinda menjatuhkan tubuhnya pelan ke kasur leon.


" apa kau sangat capek dinda.mau aku pijit?"tawar leon.


"Tidak kak.aku hanya ingin tidur sebentar"ujar dinda tersenum pada leon.


"ya sudah. Tidur la."ujar leon lembut mengusap perut dinda. seperti biasa.


Meteka sama sama diam.leon yang Tadinya duduk juga membaringkan tubuhnya di samping dinda.


Aku penasaran dengan gadis ini.semenjak kejadian di kantor itu.dia berubah.apa ada sesuatu yang aku lewatkan?.batin leon memandang wajah tenang dinda.


Leon tiba tiba mengingat pak suarto supir dinda.


Aku coba tanyakan pada pak suarto nanti.batin leon.


Tidak lama Leon mendengar hembusan nafas yang teratur.leon mengecup pucuk kepala Dinda lalu turun kelantai bawah untuk memcari pak suarto.


Leon menyuruh pelayan memanggil pak suarto.


Saat ini leon di ruang keluarg mendudukkan tubuhnya di sana.sambil menunggu pak suarto.

__ADS_1


__ADS_2