ISTRI UNTUK TUAN MUDA DINGIN

ISTRI UNTUK TUAN MUDA DINGIN
# flash back dinda dan leon #


__ADS_3

kota B


di mension leon


usia kandungan dinda sudah 4bulan.dinda tidak boleh tidur kalau leon tidak mengusap usap perut dinda itu berlaku sudah sebulan yang lalu.


seperti malam ini.dinda sudah dari tadi gelisah bolak balik tidak bisa tidur..tidak lama terdengar pintu terbuka.


cklekkk !


leon naik ke kasur langsung berbaring di sisi dinda menaikkan kepala dinda di lengannya lalu mengusap usap perut dinda.


"maaf aku lama.ada pekerjaan yang harus aku selesaikan." ujar leon lembut pada dinda.dinda hanya mengangguk.


sampai kapan hubungan ini seperti ini. dekat tapi tidak menyatu. jauh tapi tidak terpisah.batin leon menghela nafas berat.


seperti apa hatimu padaku.aku lelah terus seperti ini. kenapa kau harus baik padaku kalau kau mencintai wanita lain.ibu aku lelah.batin dinda sendu memikirkan rumah tangganya.

__ADS_1


selama mereka menikah kesalafahaman dinda terus berlanjut pada leon.dan leon sendiri tidak tau apa yang membuat dinda bersikap seperti itu.


(* FLASH BACK *)


setelah leon kembali ke perusahan selepas makan siang bersama dinda.leon lembur hinggal pukul 10malam.


saat leon kembali dinda sudah tidur. leon pergi membersihkan dirinya lalu menaiki kasur.leon tidak main main dengan perkataannya pada malam pertengkaran hari kemarin pada dinda. kalau dia mau dinda harus belajar menerima keberadaannya.


dinda yang merasa ada sesuatu menimpanya langsung membuka matanya.perlahan dinda merasa yang menimpanya adalah sebuah tangan kekar yang memeluknya dari arah belakang.dinda yang memang masih trauma.langsung segera ingin memindahkan tangan kekar itu.


tapi saat dinda mengangkat tangan itu berniat ingin memindahkannya. tiba tiba leon mengeratkan tangannya yang melingkar di perut dinda tanpa menyakiti calon bayi mereka.


" kenapa begitu. kita jalani saja seperti biasa." ujar dinda pada leon.


" tidur la dinda. apa kau tidak lelah terus bertengkar denganku." ujar leon.masih terus berusaha bersabar.


leon mengusap usap perut dinda yang berusia 3bulan.

__ADS_1


" apa bayi kita baik baik saja." ujar leon pada dinda yang terus meungusap usap perut dinda.


" erm " dinda menjawab singkat


leon menarik nafas dalam lalu kenghembus dengan sangat pelan.


perlahan.dinda mulai nyaman dengan sentuhan leon. dinda mulai lelap lagi.


leon yang merasa dinda sudah lelap mengangkat sikit kepalanya melihat dinda.saat tau dinda sudah lelap.leon merapikan anak rambut dinda. menatap dalam wajah dinda dari samping.


" sebegitu tidak sukanya kah kau padaku dinda. sudah 3bulan lebih kita hidup bersama. tidak ada kah secebis rasamu untukku. sedangkan rasaku padamu semangkin hari semangkin berkembang, apa kah aku harus egois terus memaksamu di sisiku kalau kau tidak mencintaiku. aku lelah dengan semua ini dinda." gumam leon menatap sendu dinda.


keesokan paginya dinda yang baru bangun melihat leon yang sedang memasang dasinya sendiri.tapi dinda diam saja.entah mengapa tiap kali dinda ingin melakukan sesuatu, seperti melayani leon sebagai suaminya dinda kembali sakit hat. apa lagi jika mengingat perkataan ' suami ' bagi dinda suami macam apa yang mencintai wanita lain.


apa lagi jika dinda mengingat semua kehidupannya yang awalnya tenang saja.tapi setelah kejadian leon memperkosanya semua berubah.


apa lagi jika dinda mengingat dengan senangnya leon menghancurkan hidupnya lalu menjalin hubungan dengan wanita lain.hati dinda mangkin terasa perih.

__ADS_1


...****************...


__ADS_2