
" apa kau tau apa yang aku lihat di mata kimy tuan loyer." ujar fani memandang serius mata loyer
loyer juga memandang fani.
" sebuah harapan besar di matanya, di mana dia menjadikan mu tempat untuknya pulang,aku sangat bahagia akhirnya dia memiliki tempat untuk dia jadikan rumah baginya. aku tidak perlu lagi takut akan bahayanya dia di dekatku. " fani berhenti bicara lalu memegang dadanya menangis pilu.
xan will steff loyer iba melihat gadis itu.
" tapi kenapa ? "ujar fani memandang mata loyer."kenapa kau menyakitinya, tidak kah kau tau betapa sulitnya aku membuatnya tersenyum. kenapa, sekarang apa yang harus kita lakukan kalau dia mengetahui keadaannya. aku membencimu tuan muda loyer. aku ingin sekali membocorkan kepala mu guna senjata api ku." ucap fani menangis pilu.
" katakan padaku,apa yang harus kau lakukan bila dia tau kalau dia harus membuang anaknya untuk keselamatannya" ujar fani.
" kau gagal menjadi seorang suami " tambah fani
deg !
sakit. hati loyer sangat sakit.benarkah aku gagal.batin.loyer
steff menatap iba pada fani.dia tidak tega melihat fani menangis seperti itu.
ada apa dengan hatiku,kenapa aku sakit melihat gadis bar bar ini.aku harus buang perasaan ini, ingat steff kau sudah mau menikah.batin steff mengalihka n pandangannya dari fani.
...****************...
malam hari tinggal loyer dan kimy di dalam kamar vip itu. kimy duduk menyandar sedikit.loyer masih diam di sebelah kimy setelah orang orang 5minit lalu baru pulang.
loyer memberanikan diri menggenggam tangan kimy lalu menatap dalam mata kimy.
" aku minta maaf karena mengabaikanmu. aku tidak berniat menyakitimu.ku mohon jangan marah lagi padaku. aku terlalu takut kehilanganmu. aku benar benar takut malam itu.dimana hanya terlambat sikit saja aku sudah kehilanganmu.
aku mencintaimu kimy.dari awal aku melihatmu di markas aku sudah mencintaimu." ujar loyer memandang dalam mata kimy.
kimy akhirnya membalas mata loyer.
mata kimy berkaca kaca.kimy langsung memeluk loyer.loyer juga membalas perukan kimy erat.
"aku sangat merindukanmu,kenapa kau mengacuhkanku.aku sangat merindukanmu "ujar kimy menangis dalam pelukan loyer.
" aku janji aku tidak akan mengacukanmu lagi. aku janji tidak akan meninggalkanmu lagi aku janji " ujar loyer meyakinkan kimy sambil masih memeluk kimy.
__ADS_1
" maafkan aku karena membuatmu khawatir " ujar kimy.sendu.
loyer menangkup wajah kimy " aku yang salah sayang, aku tidak peka padamu.aku yang minta maaf." ujar loyer menyesal.
loyer mengecup bibir kimy sekilas.
" aku lapar " ujar kimy tersenyum pada loyer.
loyer membalas senyuman manis kimy "baik la kau mau makan apa ? " tanya loyer tersenyum manis pada kimy sambil mengusap kepala kimy.
deg !
deg !
deg !
" indah " ujar kimy
" indah? apa yang indah ? " tanya loyer pada kimy heran.
" wah ternyata kamu sangat tampan. ini pertama kali selama bertemu kamu. melihat kamu senyum "ucap kimy tersenyum manis memuji loyer .
" suka banget tapi jangan selalu senyum atau tertawa bisa diabetes aku " canda kimy.
loyer menarik hidung kimy." ada ada saja kau. "ujar loyer.
" tapi kenapa wajahmu? "sambil memegang wajah loyer.
"tidak apa apa."jawab loyer.
" jangan bilang ini ulah gadis tengik bar bar itu" loyer hanya tersenyum." ck aku sudah mengagaknya." ujar kimy kesal pada fani.
"aku memang pantas mendapatkannya.dia terlalu menyayangimu. aku mengerti perasaannya." ujar loyer mencium dahi kimy.
" eh tadi katanya mau makan hm "tambah loyer mengusap pipi kimy.
" apa saja yang penting dari kamu? " ucap kimy menggoda loyer.
loyer tergelak " kau sudah pintar menggombal ya.? " sambil menarik hidung kimy lembut.
__ADS_1
malam itu mereka menghabiskan dengan becanda tawa bersama.
...****************...
pagi hari di ruangan kimy.semua keluarga berkumpul bersama. becanda tawa.loyer juga tersenyum sambil menyuapi kimy makan.
" ck ck ck dunia bagai milik berdua. yang lain nyamuk" ujar fani bersandar di pintu menyilang tangannya.
" iri bilang. makanya kawin sono "ucap kimy balas candaannya fani.
fani tersenyum pada kimy. lalu berlalu mendudukan dirinya di sofa dekat steff. merebut teh steff di tangannya lalu meminumnya. semua orang melongo melihat fani.steff hanya menatap fani dengan datar. steff yang tau sikap fani hanya diam.xan dan will saling pandang lalu tersenyum.
" fani apaan sih main ambil air orang aja" ujar maminya fani.
fani hanya mengangkat bahu acuh.
"oya papi pulang nanti petang fani "ujar darwin papi fani.fani mengangguk.
" kapan kau pulang fani, tinggal tiga minggu kamu menikah. jangan buat ulah ya " ujar mama fani mengancam.
fani hanya mengangkat jari tengah dan jari telunjuknya.membentuk nol.
mendengar fani mau nikah steff tiba tiba menatap fani yang sedang menikmati tehnya dengan pandangan yang sulit di artikan.kenapa hatiku sakit mendengar gadis bar bar ini mau nikah,padahal aku juga mau nih.batin syeff.masih memandang fani.
" serius mi? fani mau nikah? emang ada gitu yang mau nikah sama dia" ujar kimy pada maminya fani.
maminya fani mendekat pada kimy lalu mengusap sayang kepala kimy. " sayang,makanya cepat sembuh jadi bisa datang ke pernikahan si tenggil itu."ujar mami fani tersenyum pada kimy. sarah yang melihat maminya fani begitu mengayangi anaknya terharu dalam hatinya.
" mi sebenarnya anak mami itu aku apa kimy sih mi? kok mami selalu lembut sama kimy kalau sama aku ketus mulu " kesal fani pada maminya.
"ck diam kamu anak tengil,siapa suruh kamu pembuat onar. dan ingat oma sudah mengirim rifki kemari untuk menemanimu selama di sini? " ujar mami fani tegas pada fani.
byurr
fani menyomprotkan air teh nya mendengar penuturan maminya.
" no mi no !! no !! jangan mi. aku bukan anak kecil no mi " ujar fani panik. orang orang di ruangan itu tersenyum melihat fani dan maminya berdebat.
...****************...
__ADS_1