
abian tersenyum cerah pada fani mendengar ucapan fani." ck " decak fani memasukkan senjata nya semula.
tidak tau sudah berapa lama ruangan itu sunyi. kimy dan fani tidak perasan keberadaannya loyer dan stef. tiba tiba terdengar suara wanita teriak teriak.wanita itu di seret masuk ke dalam ruangan tempat mereka lalu ke lima pria itu mulai memaksa mencium wanita itu secara bersamaan.
" arkhhh jangan ku mohon " teriak gadis itu menangis histerius.
fani dengan sikap bar bar nya bukan mengiba malah memikirkan nasib milik gadis itu kalau di gilir.
" wah kim kira kira kalau gadis itu di gilir kaya gimana ya miliknya itu? " ujar fani ceplas ceplos .
" ck mana gue tau " ujar kimy kesal dengan pertanyaan fani.
" palingan juga hancur " jawab abian santai sudah memakai bajunya.
" what? " pekik fani.
kimy mengangkat bahu acuh
" wah kesian banget bajunya udah di buka tu bagai mana kalau dia masih perawan.ancur dong masa depannya." ujar fani ceplos.
" ya udah sono tolongin aja ." ujar bian asal.
"yakkkk" teriak fani pada mereka. serentak ke 5 pria itu mengarahkan pandangannya pada fan.
" loh pada mau gilir tu anak nanti ancur loh miliknya nyirrrr...." teriak fani.
" kenapa loh mau gantiin dia ? " ujar pria itu tersenyum mesum pada fani.
__ADS_1
"wah senyum apaan tu" ujar fani." boleh "lanjut fani lagi
fani menghampiri ke 5 pria itu lalu
buk
buk
buk
arrkkhhh
teriak pria pria itu babak belur.
" eh buset pake tu baju loh " ujar fani pada gadis itu.ke 5 pria tadi sudah tidak sadarkan diri semenjak di hajar sama fani.
" makasih kak hiks " ujar gadis itu.
" siapa nama lo? " ujar fani.
" namaku anna kak "jawab gadis itu menunduk.
" udah ngak usah takut kita ngak jahat kok " ujar kimy mengusap rambut gadis itu.
" kenapa lo ada di sini ,pakai di paksa lagi " ujar fani.
" tante dan om jual anna pada rentainer untuk lunasin hutang" gadis itu mangkin menunduk.
__ADS_1
" la terus lo mau pulang kemana dong ? " ujar abian yang dari tadi sibuk menghisap rokoknya.
anna takut mendengar suara bariton abian, karena dia masih trauma selepas di lecehkan tadi.
" udah kau tidak perlu takut padanya.walau dia ini cassanova sejati,dia orangnya baik kok, kita seperguruan dengannya,kita juga tumbuh bersama." ujar kimy yang faham ketakutan gadis itu. anna mengangguk.
" fan lo bawa anna pulang apartemen.gua ada hal dengan bian sebentar. " ujar kimy menyuruh fani.
" ya udah yuk, " ajak fani menggandeng anna.
" tunggu siapa nama kaka kaka "ujar anna
" yang ini kimy,aku fani,dan yang ini abian ".ujar fani menyebut nama sahabatny." ya udah yuk."
mereka berlalu dari ruangan itu.
" jadi bagaimana " ujar kimy tenang menghisap rokoknya selepas menghidupkan sebatang lagi.
" ya lo benar ada mata mata di perusahan lo,cuma masih abu abu gue belum bisa nemui dalangnya " ujar abian bersedekap dada menyilangkan kakinya sambil memandang ke arah kimy.
" dan gue juga sempat ngelihat pak tua itu bertemu dengan salah satu bawahan mafia dari negara M, setelah gua selidiki ternyata salah satu dari anak buah suami loh."
" maksud lo tiger hunter? " tanya kimy memastikan.
" emang suami loh ada berapa, kan cuma satu, tuan muda loyer dari keluarga anderson itu."ujar abian sambil menggeleng melihat kimy.
...****************...
__ADS_1