ISTRI UNTUK TUAN MUDA DINGIN

ISTRI UNTUK TUAN MUDA DINGIN
Akhirnya leon tau


__ADS_3

Pak suarto buru buru menghampiri leon di ruang keluarga.dia kira dia membuat kesalahan.karena tumben tuannya memanggilnya di jam sore hari.


"a ada apa tuan muda?" tanya pak suarto sedikit terbata.


"ah.santai saja pak.saya hanya ingin bertanya beberapan soalan."ujar leon tersenyum tipis pada pak suarto.walau pun leon di kenal dengan karakter pendiam.tapi dia selalu tersenyum pada supir mau pun pelayannya.tapi tetap saja mereka ketakutan jika menghadapi situasi seperti ini.yang di panggil secara tiba-tiba.


Pak suarto mengangguk tersenyum pada tuannya.


"pak suarto.apa selama pak suarto selalu menghantar nona keluar rumah.apa bapak pernah melihat sesuatu yang aneh pada nona.atau semacam apa lah.yang di luar biasanya.?"tanya leon pada suarto.


Pak suarto terlihat berfikir sebentar.


"ya tuan. Saya sudah ingat. Kalau tidak salah nona baru 1minggu tinggal di sini.semasa dia mengajak saya keluar. Sewaktu sedang melewati kantor anda tiba tiba nona menangis lalu meramas dadanya.selepas itu dia menyuruh memutar mobil kembali ke mension.dan tidak jadi membeli barang tuan"jelas pak suarto semasa diam diam melihat nonanya di kaca spion yang Dinda tidak sadar.


Leon berfikir. "pukul berapa pak suarto pergi hari itu?"tanya leon.


"sewaktu tuan muda akan pulang makan siang tuan"ucap pak suarto yang masih mengingatnya.

__ADS_1


Deg!


Leon tersadar.itu waktu laura datang kekantornya sewaktu dia akan pulang untuk makan siang. laura tiba-tiba memeluknya di parkiran dekat mobilnya.


Tiba tiba pak suarto bersuara lagi.


" ada lagi tuan.sewaktu nona muda tinggal di sini sekitar beberapa bulan.kami melewati sebuah hotel bintang lima.nona tiba tiba menangis dan menyuruh patah kembali lagi ke mension.saya diam diam memperhatikan nona muda dari kaca spion."jelas lagi pak suarto.


"dan saya selalu diam diam melihat nona menangis di balkon kamar tuan muda.dari bawah tanpa nona tahu." beritahu pak suarto.


Ya dinda memang sering menangis di balkon saat memandangi foto ibunya.lalu mengingat rumah tangganya yang cukup berantakan.


Hati leon bagai di sambar petir.hatinya terasa tercabit cabit.membayangkan selama dinda hidup dengannya selalu memendam kesedihan tanpa dia sadari.


Leon ingat sekali malam pertengkarannya bersama dinda.sewaktu dinda menuduhnya menghabiskan waktu bersama wanita di luar sana.


Tapi leon belum peka dengan maksud dinda.

__ADS_1


Leon menaiki kamarnya saat sudah mendengar penjelasan pak suarto.


Leon manghampiri dinda di kasur lalu mengusap lembut wajah lelap dinda.


"maafkan aku yang tidak peka.aku kira kau membenciku karena aku telah merusak hidupmu.maafkan aku."gumam leon sendu mengecup pucuk kepala dinda.


...****************...


Meja makan.


Saa ini dinda dan leon sedang duduk di meja makan untuk makan malam.leon terus memandang dinda.sampai membuat dinda salah tingkah.


"ada apa kak? "tanya dinda yang sudah sangat canggung terus di tatap oleh leon.


Leon tersenyum lalu menggeleng.ternyata hatiku telah benar benar di miliki gadis kecil ini.batin leon


Ada apa dengannya.dia sangat aneh.tidak tau apa kalau terus di tatap seperti itu,bisa mati canggung aku di meja makan ini.aaaa ini juga jantung tidak bisa di ajak kerja sama.kenapa seperti ingin keluar dari tempatnya sih.batin dinda kesal pada jantungnya yang terus berdetak kencang.

__ADS_1


Mereka pun makan dengan tentang.selesai makan dinda membantu pelayan membersikan meja makan.


"dinda sudah. kamu naik.jangan terlalu lama berdiri nanti kamu capek biar pelayan yang membuat itu." larang leon menolak lembut dinda dari belakang ke hadapan anak tangga.


__ADS_2