
loyer meramas buah dada kimy sedikit kencang lalu mencium tengkuk kimy,memang di sudut ruangan itu sedikit sunyi.
" kau mau apa" kimy berujar santai.
"tidak," jawab loyer
loyer menghadapkan wajah kimy padanya lalu menyatuka bibir mereka, mencium lembut kimy, walau pun tidak ada balasan dari kimy.
meramas ramas buah dada kimy satu tangannya dia gunakan membuka resleting kimy memasukkan tangan ke pundak kimy mengusap usap jari jarinya di pundak kimy.
tidak lama loyer melepas pagutannyaa pada kimy mengelap bibir kimy.melihat ke dalam mata kimy.kimy hanya melihatnya dengan pandangan santai.
lalu loyer mencium semula bibir kimy memasukkan tangannya dari balik gaun kimy.lalu menjalankan tangannya memasuki dalaman kimy.akhirnya loyer sampai pada benda padat dan sintal tiada halangan apa apa pun lagi.loyer memainkan ujung dada kimy guna jari jari nya.
" sudah, jangan terlalu jauh aku tidak ingin ada orang lain melihat tubuhku"" ujar kimy masih bersikap santai. menahan loyer melakukan lebih jauh.
sebenarnya kimy juga sudah menahan keras supaya tidak mendesah,kimy masih terlalu kesal bila mengingat loyer ada wanita lain di luar sana.
loyer menghentikan aksi nakal nya.menaikkan semula zip gaun kimy memperbaiki baju kimy yang berantakan karena ulahnya.lalu memeluk pinggang kimy menyimpan dagunya di bahu kimy. menatap lurus ke depan dengan wajah datarnya.
" aku ingin kau ikut denganku kembali ke kota M " loyer berujar dangan wajah datarnya tapi terdengar sangat tegas dan memaksa.
kimy masih dengan santainya." hm aku mau menyelesaikan dulu beberapa pekerjaanku,kau pulang la lebih dulu." ujar kimy sambil melihat kehadapan.
loyer melepaskan pelukannya pada kimy mendudukan tubuh kekarnya dengan santai sambil menyilangkan kakinya.mengambil sebatang rokok pada sakunya membakar lalu menghisapnya menaikkan sikunya di samping sofa menatap kedepan seperti kimy.
" saya tidak sedang meminta izin,ini perintah " ujar loyer tegas.loyer sudah kembali ke mood dinginnya.
kimy hanya mengangkat bahu acuh.
__ADS_1
kimy menghadap ke arah loyer yang terlihat dingin.
ck wajahnya memang menjengkelkan.baru saja dia mencumbuku bahkan meremas dadaku. tapi sekarang apa itu wajahnya cih! .batin kimy yang menatap loyer.
loyer mengalihkan pandangannya ke arah kimy,mata mereka saling bertemu." ada apa " tanya loyer datar yang melihat kimy menatap tak suka padanya.
" tidak " jawab kimy acuh.
loyer berdiri menarik tangan kimy ke dalam lif. kimy hanya diam mengikuti langkah loyer.
loyer memasuki mobil mengemudi sendiri mobilnya ke apartemen miliknya.sebelumnya dia sudah memberi tau steff kalau dia pulang sendiri.melalui pesan.
loyer menghentikan mobil miliknya di sebuah gedung yang tinggi dan megah,menggandeng tangan kimy menuju ke dalam gedung.loyer langsung melempar kuncinya pada satpam yang berdiri di loby.langsung sigap menangkapnya.
loyer membuka pintu apartemenya mengunakan nombor kodenya.lalu menarik kimy masuk ke dalam.
" apartemen siapa ni?.wau mewah banget, " ujar kimy yang kagum pada aprtemen itu.
"kenapa kita ke sini? tanya kimy.
"aku penat mau istirahat,jadi aku ke sini"ujar loyer.
kimy mendelik." kenapa membawaku,aku masih ingin di pesta kak leon" jawab kimy kesal pada loyer.
loyer menarik kimy ke dalam kamar miliknya.
"mau kemana lagi,"tanya kimy.
loyer membawa kimy ke kasur,membaring kan kimy dengan menolaknya pelan,menindih kimy lalu tanpa aba aba mencium bibir kimy membuka gaun kimy.
__ADS_1
saat ini kimy sudah polos tanpa sehelai benang di tubuhnya.
loyer menurunkan ciumannya ke leher jejang kimy. kimy masih diam tanpa perlawanan.
perlahan loyer mulai menghisap ujung dada kimy,kimy merasa darahnya berdesir.
" arrkkhhh" desah kimy.
nafasnya mulai memburu.
loyer tersenyum tipis melihat kimy yang mulai meresponnya.
loyer perlahan menurunkan tangannya ke selangkang kimy lalu bermain di sana
" arrrkkkkhhhh"" kimy mendesah yang membuat gairah loyer semangkin terpancing.
loyer membuka semua pakaian miliknya yang masih dia kenakan. akhirnya dia sudah polos. kimy yang merasa menyentuh sesuatu langsung mengalih kan pandangannya ke bawah, matanya membola saat melihat milik suaminya yang sudah menegang dan wau dengan saiznya.kimy buru buru menurunkan kakinya di kasur ingin melarikan diri.tapi dengan sigap loyer menangkapnya.
" kau mau kemana sayang " bising loyer di telinga kimy yang berada di dalam kukungannya.setelah loyer menindihnya.
kimy ngengir " kayanya aku kebelet pipis " bohong kimy sambil masih ngengir.
" oya, nanti saja" ujar loyer dengan suara beratnya.
loyer langsung melakukan aksinya.
malam itu kimy benar benar kecapean karena benar benar di gempur habis habisan dari pukul 9 sampai dini hari pukul 3.
...****************...
__ADS_1
keesokan paginya kimy sudah bangun mendudukkan dirinya di kasur dengan wajah cemberutnya. loyer juga baru membuka matanya melihat kimy yang duduk dengan wajah cemberut.