ISTRI UNTUK TUAN MUDA DINGIN

ISTRI UNTUK TUAN MUDA DINGIN
tuduhan kimy dan fani


__ADS_3

pagi hari masih di kota C.


."tuan apa hari ini kita kembali?"tanya steff pada loyer .mereka saat ini berada di kamar hotel.


" ya, kita langsung saja ke kota A, kita hadiri pernikahan leon. jam berapa keberangkatan mereka"tanya loyer pada steff


dia sudah tau kalau kimy juga kembali hari ini ke kota A.


" jam 9 tuan"jawab steff.


...****************...


restoran yang tidak jau dari bandara.


terlihat dua pria melangkah masuk ke dalam restoran dengan gagah bertubuh kekar dan langkah panjangnya,menggunakan jas mewah.tidak lupa kaca mata hitamnya.


dia adalah loyer dan staef mereka sengaja makan di dekat bandara supaya bisa memantau kimy.


tidak lama masuk dua orang gadis cantik kebetulan mereka juga masuk di restoran yang sama.


loyer dan stef melihat mereka berdua masuk dan duduk bersebelahan dengan mereka.tapi gadis gadis itu tidak perasan.


" lo mau pesan apa kim" ujar fani gadis bar bar.


" apa aja lo pesan samain aja. " ujar kimy sibuk dengan tab nya.tidak lama makan mereka tiba.gadis itu makan dengan diam.


" kim lo ngak pernah hubungi suami lo."ujar fani sambil menyuapi makanannya yang tinggal sedikit.


" no aja gue ngak punya " ujar kimy cuek campur kesal.


" nape tu muka "ujar fani yang melihat perubahan di wajah kimy.

__ADS_1


" ck kau bikin hilang selera makan saja menyebut makhluk itu sih." ujar kimy kesal.


" napa emang lo, lo ngak rindu ama suami ganteng dingin lo itu."ujar fani menggoda kimy.


" ck palingan juga lagi asik bersama wanita di atas ranjang melakukan pertontonan yang sering di lakukan oleh si bian tidak tau malu itu " umpat kimy panjang lebar.


uhuk


uhuk!


loyer tersedak mendengar tuduhan kimy padanya.sontak kedua gadis itu melihat ke arah meja mereka.loyer buru buru menutup wajahnya ,sedangkan stef langsung memandang arah lain menyembunyikan wajahnya juga.


gadis ini!! bserani dia menuduhku. jaga kau! batin loyer geram dengan tuduhan kimy.


" ah ngomong apa sih kim, tuan loyer itu terkenal tidak pernah di sentuh wanita,bahkan itu bukan lagi rahsia umum kim. " ujar fani.


" yakkk atau jangan jangan.....sambung fani lagi meggantung ucapannya.


" apa sih fan bikin jantungan saja" kesal kimy.


stef yang lagi minum langsung.


uhuk


uhuk


berani gadis bar bar ini mengatakan sesuatu yang akan memperpendek umurnya.geram stef mencengkram gelas miliknya.


sedangkan loyer sudah emosi setengah mati menahan geramnya.pada gadis gadis itu.


" asisten sialan? nape lo benci amat kayanya ama asisten steff?" ujar kimy penasaran pada temannya itu.

__ADS_1


" steff? itu nama asisten sialan celap celup itu? " ujar fani bertanya pada kimy


" ya kalau tidak salah namanya steffano alvin kayanya. la kok sama ya nama ellu,steffani nadina.


yah jangan² jodoh lagi " kimy berucap menggoda fani.


" apa lo bilanggg jodoh? najiss.. dia itu celap celup sana sini. mana mau gue...uwekkk " reaksi mau muntah fani.


apa gadis sialan ini sadar apa yang dia ucapkan celap celup.batin stef mengatupkan giginya menahan geram.


" lo jangan ngasal tuduh lo" ujar kimy tidak percaya.


" gue lihat sendiri kok dia beli ****** satu kotak. dan lagi dia memegang dada gue " ujar fani kelepasan.langsubg membekap mulutnya.


kimy memandang fani dengan pandangan yang sulit di artikan." asisten stef memegang dada lo?"fani menutup mulutnya sambil geleng geleng.


loyer yang mendengar ucapan fani.mengarah kan pandangannya pada steff.sedangkan yang di tatap hanya bermuka datar sambil meminum kopinya.


tidak lama terdengar suara nyaring


" STEFFANI NADINA DARWIN !!!"


"semua yang ada di sana mnengadahkan pandangannya ke arah siska maminya fani.


" mami " ujar kimy dan fani bersamaan.


baru saja fani ingin melarikan diri, tapi secepat kilat maminya sudah berada di sebelah fani menarik telinganya.


" ahk ahk mami, apaan sih sakit tau "ujar fani cemberut telinganya di tarik maminya.


" mau kabur kemana lagi kau anak nakal," ujar mami siska geram dengan tingkah anaknya yang sering kabur.

__ADS_1


" apaan sih mi lepas ngak " ujar fani kesal pada maminya.


...****************...


__ADS_2