
Villa loyer.
Kimy sedang di dapur berniat membuat beberapa cemilan untuk suami tercintanya.walaupun sudah di larang oleh pelayan tapi kimy malah menyuruh mereka berdiri dan berbaris di dekat pintu dapur.
Tidak lama terdengar deru mobil di halaman villa.
Kimy yang lagi sibuk di dapur melangkah keluar.
Kimy kira fani.ternyata mawar.alexa.dania.
" selamat siang menjelang petang nona muda " serentak mereka bertiga.
"ya siang.kenapa kalian kemari" tanya kimy.
" tuan muda meminta Kami kemari nona untuk menjaga anda.maaf kami terlambat tiba.karena ada beberapa urusan di markas sebelum kami kemari nona."
Jelas dania panjang lebar.
"owh tidak mengapa.kalian masuk la."balas kimy tersenyum pada mereka bertiga.
Hanya mawar saja yang banyak diam.semenjak dia tau kalau kimy ada istri tuannya.secara dia punya rasa pada tuannya.
Mereka bertiga pun masuk ke dalam villa.
Tidak lama terdengar ponsel kimy bergetar.
Drrtt
Drrtt
Drrtt
__ADS_1
* My beloved husband *
("Hello my beloved husband) jawab kimy dengan suara menggoda suaminya sambil tersenyum cerah.
Loyer terkiki mendengar suara istrinya.yang setiap hari selalu berhasil menggodanya.sangat jauh dari Kimy yang pertama kali dia temui.
("Hello also my beloved wife in my every breath.") balas loyer menggoda istrinya.sambil terkikik.
("gombal.") ujar kimy tertawa renyah mendengar rayuan maut suaminya.
Loyer di seberang pangggilan tertawa renyah mendengar istrinya mengatainya.
Xan Will dan Steff saling pandang.karena mereka saat ini berkumpul di ruangan loyer.
Xan dan will menahan tawa mereka mendengar rayuan yang di lontarkan loyer.
Mereka bertiga juga terkejut dengan tawa loyer yang tidak pernah mereka lihat.sedangkan steff geleng geleng.
gumam steff yang masih terdengar oleh mereka.
Kembali ke loyer dan kimy.
("sayang apa mereka sudah sampai?")tanya loyer lembut pada istrinya.
(" ya Honey. Baru saja.")jawab kimy masih dengan senyum yang mengembang.
("baik la.hari ini aku pulang sore.aku tidak lembur. Karena aku sudah sangat merindukanmu sayang")
("ck baru saja setengah hari sudah ngeluh.)protes kimy pada suaminya.yang akhir akhir ini terlalu malas.dan suka hanya di rumah saja menggodanya.
("ayolah sayang kenapa kau terus berusaha mengusirku dari rumah")balas loyer sambil menahan tawanya.
__ADS_1
("ck bagaimana aku tidak mengusirmu.kalau kau di rumah kau terus menggoda dan menggempurku.")kimy pura pura kesal pada suaminya.
("tapi kau suka kan sayang")goda loyer pada istrinya sambil tertawa.
("udah ah.kalau begitu aku mau masak daaa my perfect Husband ")ujar kimy dengan suara centilnya lalu menutup ponselnya.
"ck ck ck bucin akut."kata fani yang bersedekap sambil menyandar di pintu dapur melihat kimy.
Kimy menyengir."sejak kapan lo di situ"sambil memeluk sahabat baiknya itu.
" sejak lo ngebucinan ma laki lo."jawab fani mengejek kimy.sambil membalas pelukan kimy.
" ya ya ya. Ejek aja terus."ujar kimy tersenyum cerah
Fani menyentuh perut kimy yang mulai mebulat.
"Berapa bulan ini my angle"tanya fani tersenyum mengusap usap perut kimy.
"tiga bulan lebih."jawab kimy
"wah bentar lagi punya dedek baru dong" ujar fani tersenyum pada kimy
" ya gitu la.lo udah ada isi ngak?"tanya kimy beo.
" ck.ngomong apa sih. Baru juga nikah 3 hari udah nanya isi"ujar fani.
"lo.kok udah ada disini.emang suami lo ngak marah apa lo kesini? Secara kan suami lo tinggal di kota C." tanya kimy heran pada fani.
Mereka memang tidak ada yang tau siapa suami fani.sama halnya dengan steff mereka juga tidak tau siapa istri.
Fani hanya nyengir pada kimy.mana mau dia memberi tahu sekarang siapa suami nya bisa habis dia di tertawain oleh kimy.karena yang kimy tau fani sangat tidak menyukai Asisten suami nya itu.
__ADS_1