
fani dan oma ladiras memang dekat. ladiras ada lah sahabat nenek nya fani dari papinya tapi sudah meninggal. masa fani lahir nenek ladiras selalu membawa fani kecil ke mensionnya. kalau nenek steff tidak ke kota A.mengunjungi steff.
steff sudah berusia 6 tahun semasa fani lahir. saat fani berusia 10 tahun dia ikut bibinya tinggal di kota B.tapi tetap fani selalu pulang kekota C dan tetap mengunjungi mension oma ladiras.steff dan fani tidak pernah bertemu.dan nama yang di guna fani juga adalah nama yang di berikan oleh oma ladiras.karena memang oma ladiras berniat menjodohkan fani dengan steff.
kembali ke ruang keluarga.
" jadi ini yang namanya fani." ujar dilla mommynya loyer.karena memang dia juga datang di pernikahan steff dengan suaminya dan tuan anderson. xan will tidak bisa datang karena sibuk mengurus perusahan loyer.sedangkan loyer sendiri sibuk menemani istrinya keluar masuk rumah sakit. apa lagi kimy selalu sakit perut semenjak usia kandungannya sudah memasuki usia 3bulan.
" iya tante. maaf tante siapa ya? " tanya fani yang memang tidak mengenal dilla.karena fani membesar di kota B jadi wajar kalau dia tidak mengenal dilla.tapi fani tau kalau suaminya memang di besar kan sahabat ibu suaminya.karena pernah di beri tahu sama oma.
" jangan panggil tante panggil saja mommy.saya mommynya loyer juga mommynya suami kamu steff,"ujar dilla lembut.
" kamu masih kuliah? atau kerja fani? " tambah mom dilla.
" anak ini mana pandai kerja dilla.. dia ini penjelajah negara" jawab maminya fani.kesal sama anak nya yang tidak mau bekerja membantu papinya di perusahan.mami nya fani juga sahabat dengan dilla.
" ya betul itu dilla anak ini tau nya kemana mana main judi saja"ujar oma menimpali.
__ADS_1
" ck, oma fani itu pandai main judi juga oma yang ajar. kenapa sekarang oma memojokkan fani sih." ujar fani kesal.
" ck, kau selain pembuat onar,kau juga kuat membantah" ujar oma.
steff di sebelah fani geleng geleng melihat istrinya berdebat dengan oma dan maminya.
fani berdiri " mana ada menangnya dua lawan satu.mana sama ibu ibu rempong lagi." ujar fani kesal menaiki kamar steff.lalu berbaring di kasur steff di tengah tengah merentangkan tubuhnya.
tidak lama steff juga naik.karena di paksa sama omanya.
steff masuk ke kamarnya menghampiri kasur yang ada fani. lalu menepis kaki fani.
" ck, sama saja sama oma. " kesal fani mengambil semua bantal.satu di kakinya dua di kepalanya tiga di pelukannya.steff geleng kepala melihat gaya fani.
steff menarik bantal di kaki fani.
" itu punyaku kenapa kau mengambilnya." kata fani pada steff.
__ADS_1
steff tidak peduli pada fani steff berbaring menatap langit langit. fani berbaring membelakangi steff sambil bermain game.
" besok kita kembali kekota M " ujar steff yang tiba tiba bersuara.
" kita? aku masih ingin di sini sama oma. kau pulang saja dulu " ujar fani masih sibuk bermain game.
" aku tidak boleh kesini menjemputmu lagi. apa lagi aku sangat sibuk di perusahan nanti" balas steff .
" aku bisa kesana sendiri. " kata fani santai.
steff melihat pundak fani dengan tatapan tajam.fani yang merasa tidak ada balasan dari steff langsung berbalik.fani melihat steff yang memicingkan matanya kearahnya.
" apa kau tidak boleh menurut saja tanpa membantah.apa kau mau menambah pekerjaanku lagi?"steff berkata dengan nada sedikit meninggi masih menatap tajam pada fani
"kenapa kita tidak tinggal di sini saja sih sebentara. aku masih ingin di sini" ujar fani kesal pada steff.
" jangan mengaturku fani. aku suamimu menurut saja." ujar steff marah.
__ADS_1
fani langsung diam. menutup matanya.dengan kesal.
...****************...